WALHI Hadiri Seminar “Kondisi Bumi”

IMG_0734

Darussalam – Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup (UKM PA-LH) METALIK Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah kembali menggelar seminar yang bertemakan “Kondisi Bumi dan Hasil Temuannya” di Balai Sidang Fakutas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Kamis (21/4/2016). Dalam seminar dan diskusi kali ini, turut menghadirkan pemateri dari UKM PA-LH GAINPALA UIN Ar-Raniry dan UKM PA-LH ALASKA Al-Muslim dan dari pihak Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (WALHI) Aceh.
Pemateri MAPALA UIN Ar-Raniry memaparkan tentang kejahatan yang ada disekitar hutan itu sendiri, kerusakan hutan yang disebabkan oleh salah satu faktornya yaitu illegal logging. Sekaligus memaparkan hasil temuannya selama expedisi yang dilakukan di daerah Aceh Jaya yang menemukan enam temuan yang menunjukkan bukti terjadinya illegal logging. Selain itu, ia juga menegaskan jika kerusakan alam tidak hanya disebabkan oleh illegal logging, tetapi juga karena adanya penangkapan satwa liar. “Saya sangat mengharapkan keikutsertaan pemerintah dalam hal memerhatikan kondisi hutan saat ini”, tegasnya.
“Saya beserta team expedisi menemukan ekosistem yang masih stabil di Blang Pandak, Tangse. Tidak dijumpai penambangan, dan tidak adanya penebangan liar”, papar Reza Palawi dari pihak UKM PA-LH METALIK. Ainul Mardhiah selaku perwakilan WALHI Aceh menyampaikan materinya tentang status lingkungan hidup Aceh, kondisi alam Aceh dan peran untuk melestarikan alam dengan baik, mengingat sering terjadi banjir dan longsor yang sebagiannya akibat ulah manusia.
“Semoga kedepannya kita semua dapat menjaga alam sekitar. Karena manfaat yang terdapat didalamnnya sangatlah besar dan juga sangat diharapkan uluran dan kepedulian pemerintah agar hutan dapat terjaga dan tidak terjadinya jual belikan hutan”, tutur salah satu panitia. (Febi)

Editor: FAA