Pernyataan Sikap Atas Tindak Kekerasan Terhadap Pers Mahasiswa

(Dok: Pikiran Rakyat)

BANDUNG – Kekerasan polisi terhadap wartawan di Kota Bandung kembali terjadi. Kali ini menimpa salah seorang wartawan kampus LPM Suaka UIN Bandung, Muhammad Iqbal. Dalam rilis yang diterima, Iqbal sedang meliput aksi demontrasi penggusuran tanah Taman Sari di Balai Kota Bandung sepekan yang lalu (Kamis 12/4).

Pada saat dilakukan intimidasi oleh anggota polisi, Iqbal telah mengaku dan menunjukkan kartu identitasnya sebagai seorang jurnalis, namun upaya tersebut hanya dianggap angin lalu oleh anggota polisi yang imbasnya kamera tetap dirampas hingga dilakukan pemukulan. Penghalangan tugas jurnalistik terlebih lagi dengan melakukan perampasan alat kerja kamera dan pemukulan merupakan pelanggaran bagi kemerdekaan pers. (pikiranrakyat.com)

Hal ini tentu mengganggu kemerdekaan pers yang telah diakui dan dijamin dalam undang-undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan Undang-undang Nomor 40 tahun 1999 tantang Pers.

Sontak tak menerima hal ini kembali terjadi, sejumlah jurnalis menggelar aksi damai mengecam kekerasan yang dilakukan oknum polisi. Aksi damai itu digelar di Taman Vanda, Kota Bandung, sehari setelah kejadian tersebut (Jumat 13/4).

PERNYATAAN SIKAP

Atas dasar tersebut, atas nama Solidaritas Pers Mahasiswa Se-Indonesia menyatakan sikap:

  1. Mengecam keras tindakan pemukulan terhadap jurnalis pers mahasiswa LPM Suaka UIN Sunan Gunung Djati Bandung dan masyarakat sipil yang dilakukan oleh aparat kepolisian.
  2. Menuntut Kepolisian Republik Indonesia untuk menghormati dan melindungi jurnalis yang tengah melakukan tugas jurnalistik sesuai dengan undang-undang yang berlaku.
  3. Menuntut Kepolisian Republik Indonesia untuk mengusut tuntas kasus kekerasan terhadap jurnalis LPM Suaka dan masyarakat sipil.
  4. Menuntut Kepolisian Republik Indonesia mengevaluasi kembali aturan dan penerapannya terkait perlindungan terhadap masyarakat sipil yang tengah melakukan aksi demi menyampaikan aspirasinya.

Demikian pernyataan sikap ini dibuat atas dasar keprihatinan kami terhadap tercorengnya kebebasan pers oleh aparat penegak hukum. (Ta)

Salam Pers Mahasiswa!

 

Intip Keseruan Saturday Fever BESTEK

Intip Keseruan Saturday Fever (Eci/Perspektif)

Aceh Besar – UKM Bengkel Seni dan Teater (BESTEK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah menggelar Saturday Fever, Sabtu (21/4). Bertepatan dipantai Lhoknga, Aceh Besar begitu memanjakan diri dengan deburan ombak ditambah saat matahari tenggelam. Momen yang tepat untuk memanjakan diri diakhir pekan.

Tujuannya dibuat acara Saturday Fever selain menyemarakkan kembali aktivitas musik, juga untuk memasyarakatkan peran serta generasi muda dalam berkarya.

Beberapa band lokal Aceh diantara nya, Angkabias, Lovandra, buddys’bo dan lainnya tampak memeriahkan suasana. Hal itu terlihat dari begitu ramainya pengunjung yang berdatangan.

BESTEK menjadikan pantai ini sebagai lokasi acara Saturday Fever tahun ini, tak kalah seru dengan Saturday Fever tahun-tahun sebelumnya. “Karena kalau di cafe, lapangan terbuka dan di daerah kota udah terlalu maintsream. Duduk nyantai di pantai lebih asik apalagi ada live musiknya,” ujar Ratu Richa Fachira selaku Ketua Panitia

Rangkaian acara tak hanya diisi dengan live musik, selain itu kita ada games untuk meramaikan acara. Selain itu juga mini galerinya bestek yang diramaikan oleh kelir-u dari music for who. (Ci&Zla)

Semarak Milad 10 Tahun Agroteknologi Ukir Cerita

Semarak Milad 10 Tahun Agroteknologi Ukir Cerita (Novy/Perspektif)

Darussalam – Sabtu (21/04), Himatelogi (Himpunan Mahasiswa Agroteknologi) menyelenggarakan acara dalam rangka ulang tahun agroteknologi yang ke-10.  Acara ini merupakan acara puncak dari serangkaian kegiatan yang sebelumnya sudah dilaksanakan. Kegiatan-kegiatan pra acara puncak diantaranya seperti pekan olahraga Himatelogi, Agro bazaar dan terdapat beberapa kegiatan lainnya. Dengan mengangkat tema “10 Years Agrotechnology Makes History” tersirat makna kilas balik terhadap perjuangan keras prodi agroteknologi.

Selain dalam rangka perayaan ulang tahun, acara puncak ini juga dilaksanakan untuk menciptakan rasa kebersamaan antara civitas agroteknologi, mempererat silaturrahmi serta mengenang kembali cerita-cerita lama sejauh agroteknologi berdiri. Keberlangsungan acara puncak ini tak lepas dari partisipasi dari berbagai pihak. Dari para panitia penyelenggara memberikan kontribusi terbaik agar acara ini terlaksana dengan baik.

“Selama jalannya kegiatan tidak ada hambatan yang terlalu berat, dan Insya Allah kami dapat melaksanakannya berkat usaha dari teman-teman dan yang terpenting bagi saya ialah doa,”ujar Zulhilmi selaku ketua Himatelogi.

Pembukaan acara sore tadi dihadiri oleh berbagai tamu undangan, mulai dari dekan fakultas pertanian, wakil dekan, staf tata usaha, seluruh ketua prodi dari fakultas pertanian, dan lainnya. Tak hanya mengundang pihak-pihak internal kampus saja, kepala dinas pertanian juga turut diundang dalam acara puncak ini.

Dari kegiatan yang diselenggarakan oleh Himatelogi ini, banyak hal yang ingin dimunculkan. Mulai dari kegiatan pra acara puncak sendiri, contohnya pada kegiatan “di balik padi” dengan terjun ke lapangan ke dalam masyarakat memberikan alternatif dan solusi mengenai dunia pertanian.

“Saya berharap acara ini berjalan dengan lancar, dapat diambil segala hikmahnya, dan untuk adik-adik kedepan dapat menjaga kekompakan, kebersamaan, karena inti dari setiap kegiatan itu adalah kompak, jika tidak akan sangat berat rasanya menjalankan sebuah kegiatan,”tutupnya. (Rj)

FIM Ajak Siswa Mtsn 2 Aceh Besar Jauhi Narkoba

FIM Ajak Siswa Mtsn 2 Aceh Besar Jauhi Narkoba (Reza/Perspektif)

Aceh Besar – Forum Indonesia Muda atau FIM mengadakan sosialisasi yang bertemakan “Narkoba : coba-coba yang membawa petaka” di Mtsn 2 Aceh Besar (21/4). Sosialisasi ini diikuti lebih dari 50 siswa/i Mtsn 2 Aceh Besar. Tujuan dari sosialisasi ini adalah untuk meningkatkan kepedulian dan kesadaran  anak-anak remaja saat ini akan bahaya dan ngerinya narkotika. Mengingat bahwa tingkat penggunaan narkotika pada saat ini sangat tinggi dan juga banyak dikonsumsi oleh anak-anak hingga remaja, terutama di Aceh Besar sendiri.

Sosialisasi ini dikhususkan bagi anak-anak dan remaja, karna usia yang rentan dan emosi yang labil dapat menjadikan mereka salah dalam mengambil keputusan. Sehingga tak jarang banyak remaja yang terjerat dalam hal-hal yang buruk dan negatif, seperti menjadi pengguna narkoba. Tentunya hal ini begitu disayangkan, mengingat bahwa mereka adalah generasi-generasi yang nantinya akan melanjutkan tongkat estafet dalam membangun negeri ini.

Melihat fenomena yang terjadi melalui Forum Indonesia Muda (FIM) bersimpati untuk ikut serta mengurangi tingginya angka pengguna narkotika, yaitu dengan memperkenalkan dan mensosialisasikan baik dari jenis, dampak, ciri pengguna, serta cara untuk mencegah agar tidak terjerumus ke dalam narokotika.

“Kegiatan ini merupakan kegiatan pertama yang kita lakukan, dan saya harap kedepannya dapat terus berlanjut sehingga dapat dijadikan komunitas, untuk mencegah dan melindungi generasi muda dari bahayanya narokoba,” ucap Teuku Riza Zuhilma Mully selaku Ketua Panitia.

Hal ini  merupakan kegiatan yang positif dan dapat dijadikan inspirasi bagi kaum kaum muda lainnya khususnya mahasiswa. Sebab peran mahasiswa sebagai agen of change yang mengharuskan mahasiswa untuk ikut serta menuju perubahan yang lebih baik. (AH & RN)

Jadwal Excellent Ganggu Jam Perkuliahan

Jadwal Excellent Ganggu Jam Perkuliahan (Syawal/Perspektif)

Excellent Sport, siapa yang tak kenal dengan pesta olahraga terbesar di kampus kuning tercinta. Event yang diprakarsai oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) ini merupakan acara rutin tahunan dan begitu dinanti masyarakat kampus ekonomi terutama bagi mereka yang memiliki hobi dibidang olahraga.

Terdapat beberapa cabang olahraga yang di pertandingkan mulai dari futsal, badminton, voli bahkan turnamen game online mobile legend.

Namun sejak dimulainya rangkaian kegiatan Excellent, ada hal yang cukup mengganjal dari pelaksanaan kegiatan ini terutama bagi peserta dan mahasiswa. Yakni jadwal pertandingan yang mengganggu perkuliahan.

Jadwal pertandingan dipadatkan sejak pukul 15.00 wib hingga pukul 18.00. Waktu tersebut tentunya cukup mengganggu jadwal perkuliahan. Terutama untuk para peserta yang ingin bertanding namun terhalang akibat harus mengikuti perkuliahan.

Seorang panitia yang tak mau disebutkan namanya mengaku bahwa jadwal ini disesuaikan agar dapat memberikan efisiensi waktu untuk beberapa kali jadwal pertandingan.

“Dengan dilaksanakan jam segitu, jadinya bisa dua kali main atau lebih dalam satu hari. Hal ini dilakukan agar pelaksanaan lebih cepat selesai,” paparnya

Selain itu, menurut pantauan tim perspektif pada saat pelaksanaan cabang olahraga voli yang berlangsung beberapa waktu lalu panitia pelaksana tampak belum bersiap di lokasi. Jelas saja hal ini cukup mengecewakan pemain yang sudah bersedia untuk mengikuti jalannya pertandingan dan mengakibatkan jadwal harus diundur.

Maka untuk hal ini tentunya sangat memerlukan keputusan yang cermat dari pihak pelaksana yang bertugas. Agar excellent berlangsung dengan baik mengingat kegiatan ini adalah ajang olahraga terbesar yang ada dikampus Ekonomi Unsyiah. (HT)

Mahasiswa Ekonomi Kurang Sadar Parkir

Mahasiswa Ekonomi Kurang Sadar Parkir (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – Kondisi parkir yang kurang memadai merupakan alasan terkuat atas kesemrawutan parkir. Minimnya rambu-rambu parkir juga mengundang keprihatinan agar pihak kampus lebih berbenah.

Kondisi parkir di depan gedung KPMG misalnya, kendaraan roda dua tampak memadati lokasi parkir setiap hari. Meski terdapat beberapa rambu yang menunjukkan area parkir, namun kebanyakan pengguna roda dua terlihat tidak peduli dengan keberadaannya.

Hal seperti ini tentunya mengundang rasa kecewa bagi pengguna motor lainnya, seperti kejadian sore tadi dimana sebuah sepeda motor yang ditidurkan dengan sengaja oleh seorang dosen akibat kondisi parkir yang menutup jalan keluar.

Agaknya hal ini dapat menjadi perhatian khusus dari pihak kampus agar dapat memberikan rambu yang jelas agar mahasiswa dapat memarkirkan kendaraan di zona parkir yang aman. (Jr)

EKA 15 Kembali Rebut Juara Futsal HISO 2018

EKA 15 Kembali Rebut Juara Futsal HISO 2018 (Syawal/Perspektif)

Banda Aceh – Setelah berlangsung selama kurang lebih 1 bulan itu, perhelatan Akbar HISO (Himaka Sport Olimpic), Minggu (15/04) ditutup secara resmi oleh Dosen Akuntansi Suazhari, SE., M.Si., Ak di Gelanggang Olah Raga (GOR) KONI Banda Aceh. Dalam kata sambutannya beliau melanturkan bahwa sportivitas adalah sebuah tujuan utama dalam pertandingan dan saya harapkan HISO kedepannya bisa lebih semarak dan lebih banyak lagi cabang olahraganya.

HISO (Himaka Sport Olympic) merupakan program tahunan yang dilaksanakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) ini menuai semangat tak hanya dari mahasiswanya saja. Namun dari dosen dan para alumni juga ikut memeriahkan acara ini dengan sukses.

Penutupan pekan olahraga ini dimeriahkan dengan penyelenggaraan final futsal di GOR Koni sore tadi. Para suporter yang memadati ruangan gelanggang olah raga  sangat bersemangat terlihat dari sorakan serta tepuk tangan dari masing dukungannya. Final futsal yang mempertemukan EKA 15 dan Demisioner A merupakan suatu persaingan yang sengit karena dari masing masing tim memiliki pemain yang memiliki telaten dan sigat dalam bermain.

EKA 15 Kembali Rebut Juara Futsal HISO 2018 (Syawal/Perspektif)

Ketiga kalinya bagi EKA 15 dalam pertandingannya memenangkan cabang olahraga futsal. Terakhir tahun 2017 mereka juga membawa piala megah itu. Dan tahun ini EKA 15 kembali mengambil nama dalam pertandingan yang diperkuat dengan skor 2:1. Gol pertama oleh Tuah arief dan gol kedua di tendang dengan dahsyat oleh Tahul. Adapun Juara II Futsal dimenangkan oleh Demisioner A dan juara III diberikan kepada Demisioner B.

Ketua panitia HISO 2018, Rizki Maulana Ibnu mengatakan bahwa seluruh rangkaian olahraga yang di perlombakan oleh HIMAKA ini terbilang sukses dilaksanakan. Penilaian itu muncul dari raut muka dan semangat yang dipancarkan para pemain dan supporter.

“Selamat kepada seluruh juara dari setiap cabang olahraga HISO 2018 ini, tetap jaya dan semangat untuk kedepannya. Semoga HISO selanjutnya dapat lebih baik dari ini,” tutup rizki dalam harapnya. (Wal)

Membentuk Karakter Wirausaha Dengan Enterpreneur Camp Program

Membentuk Karakter Wirausaha Dengan Enterpreneur Camp Program (Toso/Perspektif)

Darussalam – Kamis (12/4) UKM Inkubator Usahawan Muda Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB UNSYIAH) menggelar acara pelepasan Entrepreneur Camp Program. Acara yang mengangkat tema “Let’s Fight In The Real Business Competition” ini akan dilaksanakan di Takengon, Aceh Tengah pada tanggal 13-15 April 2018.

Entrepreneur Camp Program adalah sebuah kegiatan kunjungan wirausaha yang bertujuan untuk membentuk karakter wirausaha sekaligus memperdalam pengetahuan tentang berusaha. “Kami ingin mengetahui bagaimana suatu usaha itu berkembang dan berproses, bukan dari teori lagi namun dengan prakteknya,” ujar Warhamni selaku ketua panitia.

Peserta kegiatan ini terdiri dari anggota UKM Inkubator, alumni, dan beberapa anggota yang menjadi mentor.  “Yang paling penting ialah outputnya, bukan sekedar main-main tapi benar-benar belajar untuk meningkatkan keinginan menjadi seorang wirausaha,” tambahnya.

Dengan diadakannya kegiatan Entrepreneur Camp ini, diharapkan akan membawa manfaat positif yang besar bagi semua anggota UKM Inkubator yang turut berpartisipasi.

“Kegiatan ini sangat penting dan menjadi motivasi bagi anda, tanamkan dalam jiwa. Sampai anda benar-benar jadi pengusaha,” ketus Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FEB UNSYIAH di akhir acara pelepasan Entrepreneur Camp Program. (Mev, Tos)

Gaya Baru Economic Student Day

Gaya Baru Economic Student Day (Ayu/Perspektif)

Darussalam – Economic Student Day kini tergambar dari wujud fananya. Hari yang diamanatkan untuk mengenakan pakaian dinas harian (PDH) tak hanya sebatas itu saja. Hal baru yang telah didiskusikan sebelumnya pada rapat KBM (Keluarga Besar Mahasiswa) ekonomi kini menunjukkan lebih nyata fungsi dari masing masing lembaga dan UKM.

Tertuju pada nyata nya kegiatan itu, tampak pada aktivitas pagi senin lalu. Hari itu (09/04/18) langit yang cerah dan merekah menunjukkan pukul 10.00 WIB, sepoinya angin mengeringkan keringat yang melekat serta pepohonan tertata rapi dengan gugurnya daun dibalik gedung KPMG. Disanalah aktivitas berjalan.

Gaya Baru Economic Student Day (Syawal/Perspektif)

Economic Student Day adalah ajang bagi UKM khususnya untuk menampilkan apa yang mereka andalkan dan mereka miliki. Sebelumnya Kegiatan ini telah berlangsung pada hari minggu dengan terselenggaranya “Darling” atau sadar lingkungan oleh UKM PA-LH METALIK. Kegiatan tersebut mendapat respon positif oleh semua UKM serta HMJ yang berpartisipasi sebagai delegasi.

Terlepas dari itu, antusias mahasiswa dipagi senin kemarin tak kalah ramainya dengan penampilan yang memukau nan cetar. Tak lain dan tak bukan UKM BESTEK (Bengkel seni dan Teater Ekonomi). Yang telah memukau penoton dengan Riuhnya tepukan yang bergemong ditelinga. Penampilan yang memukau dengan alat petik serta alunan simphony menghiasi kantin tengah FEB Unsyiah kala itu.

Setelah alunan syair dan melodi bergeming ditelinga, tak mau kalah oleh itu. Dalam Kegiatan ini, UKM EOC (Economic Otomitif Club) juga ikut memriahkan acara dengan mengadakan service motor gratis yang disponsori oleh HONDA. Selain itu EOC juga memajang berbagai macam jenis motor, mulai dari motor Jadul hingga paling modern dimasa kini.

Tak jauh namun bersebrangan dari EOC, ada sebuah stand foto. LPM PERSPEKTIF sebagai UKM yang bergerak dibidang media turut memeriahkan Economic Student Day, lembaga ini memajang serta memanjakan mata oleh foto yang terpampang rapi dan unik dengan gaya foto yang berbeda pula. Tak ingin bersunyi senyap, UKM Perspektif juga menyediakan TV sebagai media pendukung dalam menampilkan video kegiatan.

Ekonomi juga memiliki UKM Usahawan Muda atau yang sering disebut INKUBATOR. Sebuah Lembaga yang memiliki nilai jual dalam berwirausaha. Dalam stand nya mereka menjual minuman serta marchindise lainnya. Berjarak lima langkah dari sana, kita temui Bazar buku milik UKM LDF Al-Mizan yaitu Lembaga Dakwahnya kampus ekonomi.

Selain mahasiswa yang antusias dengan terselenggaranya kegiatan ini, pihak dekanan juga mendukung kegiatan yang menuai manfaat serta hiburan bagi mahasiswa FEB Unsyiah. Bahkan Ketua BEM FEB 2018, Rais Mukhayar dalam langkah kakinya. Ia mengamati setiap kegiatan yang UKM lakukan. “Organisasi itu penting, maka dari itu dengan diadakannya kegiatan seperti ini menumbuhkan ukhuwah sesama lembaga dan mahasiswa dalam persaudaraan serta bagi mahasiswa yang belum bergabung agar tergerak untuk bergabung bahwasanya semua ini terkesan menarik dan banyak manfaatnya,” pungkas rais dalam harapnya. (Wal)

Keluarga Besar Ekonomi Bersama Bersihkan Kampus

Keluarga Besar Ekonomi Bersama Bersihkan Kampus (Foto:Syawal/Perspektif)

Darussalam – Manusia pada dasarnya menginginkan hidup bersih dan bebas dari semaknya tumpukan sampah.  Sebab “Kebersihan adalah sebagian dari Iman”. Begitulah kalimat yang menjadi motivasi manusia untuk terus hidup sehat dengan lingkungan yang bersih.

Berbicara mengenai kebersihan, minggu (08/04) UKM PA-LH METALIK FEB Unsyiah mengadakan kegiatan yang bernama “DARLING” atau Sadar Lingkungan”.  Acara ini merupakan agenda runtin, untuk tahun ini acara tersebut dilaksanakan diseputaran kampus Ekonomi dan Gedung PDPK. Pada pukul 10.00 WIB acara resmi dibuka oleh Bapak Murkhana,SE.,MBA selaku wakil dekan III FEB Unsyiah.

“Kegiatan ini yang penting dilakukan secara beretika dan bermoral dan tidak melakukan sesuatu yang mencemari kampus ini, Kami bangga dan kami dukung kegiatan ini,” papar beliau dalam sambutannya.

Dengan mengusung tema “Menjadikan FEB Unsyiah Bersih dan bebas sampah” turut mengundang keluarga besar FEB yang berasal dari UKM dan HMJ serta DPM dan BEM. Darling merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan pada kegiatan Economic Student Day.

Keluarga Besar Ekonomi Bersama Bersihkan Kampus (Foto:Syawal/Perspektif)

Kegiatan ini bertujuan untuk menyambung silahturahmi antar seluruh keluarga besar FEB Unsyiah serta menumbuhkan rasa peduli lingkungan pada kampus tercinta ini. Dikarenakan terlalu banyak sampah yang berserakan di kampus kuning. Hal tersebut pada akhirnya akan berdampak pada kesehatan mahasiswa/i dan civitas akademik yang juga berada dilingkungan kampus. Diyakini bahwa Darling merupakan wadah yang tepat dalam mewujudkan kampus yang lebih bersih, rapi, dan nyaman.

“Dengan keadaan kampus seperti ini, Kami sebagai UKM pecinta alam tidak nyaman. Karena kampus ini bukan hanya tempat belajar saja, Juga tempat kita tinggal apalagi kami mapalanya. Yang sering beraktifitas dengan alam maka kami juga harus menjaga alam kami,” pungkas syahrial selaku ketua panitia.

Dalam harapnnya, Ia mengatakan setelah berlangsungnya kegiatan Darling ini, mahasiswa-mahasiswa lebih sadar akan lingkungannya. Sebab jika bukan kita yang menjaga siapa lain. Jika lingkungan kotor akan menghambat terhadap keberlangsungan proses belajar dan akan terciptanya kondisi tidak nyaman.

Sadar lingkungan kuncinya. Mulai dari kita dan untuk kita. Sampah harus diminimalisir. Karena sanpah bukan warisan anak cucu kita. (Wal,Spm)