Perlukah UP3AI Punya Ruangan Sendiri ??

Perlukah UP3AI Punya Ruangan Sendiri ?? (Mevi/Perspektif)

Darussalam-Fakultas Ekonomi dan Bisnis memiliki bangunan yang digunakan sebagai pusat kegiatan serta aktivitas mahasasiswa yang bernaung dalam organisasi mahasiswa baik UKM, HMJ maupun BEM dan DPM. Bangunan tersebut diberi nama Student Center, namun mahasiswa lebih sering menyebutnya Sekber (sekret bersama).

Student Center merupakan wahana pengembangan minat, bakat, dan aktivitas mahasiswa. Tidak hanya dijadikan sebagai tempat “nongkrong”, Sekber sudah selayaknya rumah kedua bagi setiap mahasiswa yang aktif berorganisasi, dengan kata lain sekber juga merupakan tempat bagi ormawa (organisasi mahasiswa) dalam menjalankan kehidupan organisasinya di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Bicara mengenai Ormawa dan sekret nya, seperti yang kita ketahui bersama bahwa kepengurusan ormawa yang bernaung di fakultas ekonomi dan bisnis baru saja berjalan sekitar seminggu, sejak acara pelantikan kepengurusan yang baru. Semua ormawapun mulai menjalan kan program program kerja nya dalam setahun ini. Namun di sela-sela itu beredar kabar bahwa bakal ada “teman” baru yang akan ikut mengisi sebuah ruangan yang ada di sekber. Yakni UP3AI (Unit Pengembangan Program Pendamping Mata Kuliah Agama Islam). Namun apakah hal ini benar?  mengingat UP3AI bukan lah merupakan bagian dari sebuah Ormawa.

Mengenai hal ini Rais Mukhayar selaku ketua BEM memberi tanggapan bahwa tidak mengetahui hal ini karena tidak adanya konfirmasi dari pihak UP3AI sendiri namun sudah mendapat penjelasan dari pihak Wakil Dekan II Ridwan, S.E, MM bahwa hal ini merupakan tuntutan dari pihak UP3AI Universitas agar UP3AI memiliki ruangan sendiri.

“Mengenai hal ini tidak ada koordinasi juga, BEM baru tahu setelah orang-orang itu (UP3AI) bersih-bersih sekret di sebelah sana, padahal sekret tersebut sudah di tetapkan untuk menjadi sekret barunya DPM (Sekret kosong yang ada di sebelah BEM yang kini sudah di tetap kan menjadi sekret DPM)” jelas Rais.

Hal ini pula perlu dipertanyakan apakah berita tersebut  merupakan keputusan sepihak? Mengingat bahwa tidak adanya koordinasi maupun konfirmasi langsung kepada pihak mahasiswa.

Seberapa pentingkah UP3AI mendapatkan ruangan sendiri di pihak Student Center sedangkan di sisi lain masih ada ormawa yang lebih membutuhkan ruang gerak lebih luas untuk giat beraktivitas, dikarenakan ruang yang tidak layak ataupun akibat kekecilan. Mengingat UP3AI sendiri bukan lah merupakan sebuah ormawa, jika hal ini memang terjadi lalu apakah Student Center benar-benar dibangun sebagai pendukung, penunjang dalam kegiatan organisasi mahasiswa atau hanya sekedar nama.

Muhajir Paloh juga memberikan pendapatnya saat dijumpai oleh tim perspektif dan  menanyakan hal yang sedang hangat tersebut (14/02) ”Jadi sebaiknya pihak dekanan mengajak mahasiswa untuk berdiskusi, keputusan yang benar itu bagaimana. Jika memang student center kita ini luas dan sekret kita ada yang kosong, maka ini merupakan hal yang benar untuk di lakukan, namun mengingat kondisi kita ada ukm dan himpunan yang mungkin sekret nya masih sempit dan perlu perluasan, ini namanya sebuah diskriminasi. Dan terkait urgensi kenapa UP3AI ini perlu sekret, ini masih menjadi tanda tanya bagi mahasiswa.”

Jika  Student Center memang dibangun dan dimaksudkan untuk mahasiswa, lantas mengapa dijadikan tempat buangan bagi mereka yang membutuhkan ruangan. Tutuplah telinga dan mulailah mendengarkan satu suara bijak didalam. Apakah UP3AI perlu ruangan sendiri disini ?? (Sal, Frz)

Persatuan Jurnalis Kampus di Banda Aceh Adakan Workshop

Pembukaan workshop yang diselenggarakan oleh Persatuan Jurnalis Kampus (Sulthanah/Perspektif)

Banda Aceh – Maraknya konten hoax di media sosial maupun media online mengundang keprihatinan banyak pihak, termasuk dari kalangan Lembaga Pers Kampus dan Mahasiswa. Berangkat dari keprihatinan itu, Persatuan Jurnalis Kampus (PJK) Banda Aceh menggelar Workshop di Aula Pascasarjana Universitas Muhammadiyah (15/2) dengan mengusung tema “Peran Pers Kampus dan Mahasiswa dalam Menghadapi Hoax”. Acara ini diselenggarakan atas kerjasama dari Humas Aceh dan beberapa Lembaga Pers Mahasiswa diantaranya LPM Perspektif FEB UNSYIAH, LPM Lensa UNMUHA, UKPM Sumberpost UIN AR-RANIRY, dan UKM Pers Detak Unsyiah.

Ghifari Hafmar selaku ketua pelaksana menambahkan “Bahwa hoax tidak lagi jadi isu di daerah tapi sudah menjadi isu nasional. Hoax dibuat oleh orang pintar yang jahat dan yang menerima ialah orang baik yang bodoh, sehingga kita semua harus memberantasnya.”

Acara ini juga turut mengundang beberapa narasumber diantaranya Kurniawan S. SH., LL.M yang merupakan Dosen Fakultas Hukum Tata Negara Unsyiah, Sulaiman selaku Kabid Pengelola Informasi dan Dokumentasi dan juga Maimun Shaleh selaku Wartawan Senior.

“Hoax, ia menipu sesuatu seolah-olah sesuatu itu ada. Dalam perkembangannya hoax lebih banyak digunakan dalam aspek politisi, dimana banyak digunakan untuk menyerang atau menimbulkan luka dipihak tertentu. Jadi tujuan hoax itu sebagai alat propaganda atau alat pencitraan diri untuk menciptakan sesuatu yang tidak sebenarnya ada,” jelas Kurniawan S, SH., LL.M  kamis (15/2).

“Jika dilihat dari kacamata islam kita dapat melihat bahwa hoax selalu berisi tentang hal yang bersifat menyebarkan kebencian. Dalam surah Al-Hujurat ayat 6 yang maknanya jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu. Hoax ini musibah nasional yang apabila tidak diberantas akan menimbulkan masalah yang besar,” sambung Kurniawan.

Sedangkan menurut Maimun Shaleh mencegah hoax adalah salah satu cara menyelamatkan bangsa. “cara mengenali hoax dengan mudah ialah yang pertama lihat judul berita yang sudah pasti bombastis dan akhir berita pasti tertulis sebarkan atau viralkan, kurang lebih seperti itu. Kepalanya bikin panas dan di kakinya minta dipanaskan lagi. Itulah hoax,” pungkasnya.

Lebih lanjut, Sulaiman Kabid Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PID) Polda Aceh ikut menambahkan perihal hoax yang semakin membesar di masyarakat. “Pihak Polda Aceh telah mendapati beberapa kasus hoax yang beredar dan berhasil menyelesaikannya. Jadi tugas polisi adalah bagaimana kami dapat menangkis berita yang masuk ke media sosial yang ada, baik Internet, Youtube, WA, Instagram, Twitter, dan Facebook, kami setiap saat melakukan patroli untuk menjaga supaya Aceh ini aman. Maka disinilah kita harus berpikir kedepan bagaimana agar hoax ini tidak terjadi lagi, dengan kerja keras dari mahasiswa dan pihak-pihak lain,” tegasnya.

Acara yang dipandu oleh moderator Adi Warsidi, selaku ketua AJI Banda Aceh berlanjut dengan diskusi tanya jawab yang berlangsung selama 20 menit dan diakhiri dengan penandatanganan deklarasi bersama melawan hoax dari seluruh peserta yang hadir. (Mev)

UKM Metalik kembali selenggarakan kegiatan Mountain Expedition

UKM Metalik kembali selenggarakan kegiatan Mountain Expedition

Darussalam – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Metalik (Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan) kembali mengadakan kegiatan Mountain Expedition yang merupakan kegiatan rutin setiap tahunnya. Kali ini kegiatan akan dilakukan di Desa Kute Reje, Kecamatan Linge, Kabupaten Aceh Tengah dengan mengusung tema “The Leuser Ecosystem Expedition dan akan dilaksanakan pada tanggal 21 Januari – 9 Februari 2018.

Acara pelepasan siang tadi (20/1) dihadiri oleh Peserta Mountain Expedition sebanyak 7 orang, anggota Metalik, Perwakilan Organisasi Mahasiswa, dan Murkhana S.E, MBA selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis.

“Tujuan utama dari kegiatan ini adalah untuk membuka jalur baru di gunung yang terdapat di Desa Kute Reje serta menjalin komunikasi yang baik dengan warga sekitar. disamping ” Jelas Nurwais selaku ketua panitia

Penyelenggaraan kegiatan ini didukung penuh oleh pihak kampus serta diharapkan dapat membawa nama harum almamater.

“Kegiatan ini mendapat banyak dukungan dari berbagai pihak. Kami juga berharap terlaksananya kegiatan ini tak hanya sekedar sebagai kegiatan rutin tahunan biasa, tetapi juga dapat membangun relasi dengan dunia luar agar lebih maju kedepannya.” Tambahnya. (Za)

Hilang Satu Dekade, Saturday Fever “Terlahir Kembali”

Sempat Hilang Satu Dekade, Saturday Fever “Terlahir Kembali” di Lampineung (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – UKM Bengkel Seni dan Teater (BESTEK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah berhasil menggelar acara Saturday Fever pada Sabtu (8/4) kemarin. Setelah hilang satu dekade, Saturday Fever berhasil menghilangkan rindu pecinta musik di Kota Banda Aceh dengan mengangkat tema “Save Your Soul”

Acara yang berlangsung di pelataran parkir Stadion H. Dimurthala Lampineung ini diisi oleh sejumlah band lokal di Banda Aceh. Dengan penampilan ala Street Music Performance ini pun dikunjungi oleh ratusan pengunjung.

Saturday Fever yang merupakan acara tahunan BESTEK ini diadakan sebagai panggung unjuk gigi dan ajang silaturrahmi antar band lokal di Banda Aceh. Sebelumnya, Saturday Fever sempat terhenti selama satu dekade lamanya.Acara yang biasanya di gelar di Kantin Kampus Ekonomi Unsyiah ini dilahirkan kembali di pelataran parkir Stadion H Dimurthala Lampineung

Selain itu, LPM Perspektif juga mengadakan mini photo exhibition selama acara berlangsung dengan menampilkan foto-foto terbaik hasil jepretan anggotanya. Sejumlah pengunjung juga terlihat antusias untuk melihat foto-foto karya anggota LPM Perspektif.
Sejumlah band lokal seperti KEY P.A.D dan Britoters yang merupakan band bentukan BESTEK pun turut memeriahkan acara ini. Acara berlangsung meriah ini pun dihadiri oleh sejumlah foodtruck yang menjajakan sejumlah makanan dan minuman yang dapat dinikmati selama acara berlangsung.

Iwan Adha yang merupakan ketua pelaksana Saturday Fever pun berharap dengan adanya acara ini dapat menambah pengalaman anggota BESTEK dalam hal Event Organizer

“Di acara ini kita coba angkat tema Save Your Soul yang berarti semua Genre music dapat ikut tampil dalam acara ini, tidak ada batasan genre yang ditampilkan dalam Saturday Fever kali ini” Ucap Iwan

Ketika ditanyai tentang acara Live On Stage BESTEK, Iwan mengaku belum bisa memastikan akan diadakannya acara tersebut di tahun ini. “Kalo masalah LOS (Live On Stage), kami belum bisa memastikan acara tersebut terlaksana di tahun ini. Tapi kami akan terus upayakan, Inshaa Allah LOS tahun ini jalan” tutup Iwan. (Jr/Perspektif)

EXCELLENT 2017 Resmi Dibuka

Laporan ketua panitia Excellent 2017 yang disampaikan oleh Julian Hidayat (Hasan/Perspektif)

Badan eksekutif mahasiswa (BEM) kembali adakan turnamen olahraga tahunan atau bertajuk Exhibition  Challenges of Economic Internal Sport (EXCELLENT), tahun ini BEM FEB Mengangkat tema “Feel The Solidarity”.

Acara pembukaan EXCELLENT dihadiri oleh seratusan mahasiswa dan mahasiswi deligasi dari setiap unit kegiatan mahasiswa (UKM) serta himpunan mahasiswa jurusan (HMJ) yang merupakan undangan dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)  FEB. Pembukaan EXCELLENT dibuka langsung oleh Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala.

Acara pembukan EXCELLENT 2017 bertempat di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala berlangsung pada Selasa (4/4) dan dimeriahkan oleh penampilan Tarian Aceh yang dibawakan oleh UKM Seni Putroe Phang Universitas Syiah Kuala,

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa berharap dengan adanya acara ini terjalin silaturrahmi yang kuat sesama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

“Tujuan dari acara olahraga ini untuk menampilkan  bakat mahasiswa dan mahasiswi Fakultas Ekonomi serta mempersatukan tali silaturahim mahasiwa Ekonomi. Kami berharap dengan adanya ajang ini dapat menciptakan atlet – atlet Universitas yang akan dipersiapkan untuk Unsyiah Games Mei depan ” ucap Nazrul Anas selaku Ketua BEM FEB Unsyiah 2017 (FF/Perspektif)

UKM FEB BUKA STAND OPEN RECRUITMENT DI AREA HIJAU KAMPUS

UKM FEB Buka Stand Open Recruitment di Area Hijau Kampus (Jauhar/Perspektif)

UKM FEB Buka Stand Open Recruitment di Area Hijau Kampus (Jauhar/Perspektif)

Darrusalam – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah mengadakan Open Recruitment (OR) bagi mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan memnbuka stand bagi yang ingin bergabung di UKM sesuai bidang yang diminati. OR diadakan di Area Hijau Fakulats Ekonomi dan Bisnis selama 10 hari, dimulai pada tanggal 5 s.d 15 September 2016.

Setiap stand memiliki daya tarik tersendiri. Fakultas Ekonomi dan Bisnis merupakan fakultas dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang lebih banyak dibandingkan Fakultas lain yang ada di Universitas Syiah Kuala. Diantaranya yaitu UKM Lembaga Pers Mahasiswa Perspektif, UKM Inkubator Usahawan Muda, UKM Lembaga Dakwah Fakultas Al-Mizan, UKM Economict Otomotif Club (EOC), UKM Bengkel Seni dan Teater (BESTEK), dan UKM Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup METALIK.

Dibukanya stand UKM sendiri merupakan salah satu inisiatif dari hasil rapat KBM sebelumnya yang bertujuan untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam pengembangan soft skill melalui Organisasi Mahasiswa.

Open Recruitment yang diadakan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. PAKARMARU (Pendidikan Karakter Mahasiswa Baru) tidak melibatkan pihak Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas. Tapi kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. (Ftrdafya)

DEA 14 Rebut Gelar Juara Umum HISO 2016

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Perhelatan Akbar HISO (Himaka Sport Olimpic), Sabtu (30/4), ditutup secara resmi oleh Alumni Akuntansi H. Aminullah, Usman, SE., Ak., MM. di Stadion Mini Lambhuk dan dilanjutkan dengan kata-kata sambutan oleh ketua panitia Muhammad Ferdy Joely dan ketua Himaka Mujinarko Praja Manggala. Tak hanya mahasiswa, dosen dan para alumni juga turut berpartisipasi sebagai peserta dan pendukung suksesnya acara ini HISO (Himaka Sport Olimpic) ini.

HISO (Himaka Sport Olimpic) merupakan pekan olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) yang menghimpun mahasiswa/i tiga program studi, yaitu S1 Akuntansi, D3 Akuntansi dan D3 Perpajakan. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 23 April 2016 ini berjalan dengan sukses dan meriah.

Penutupan Pekan Olahraga ini dimeriahkan dengan penyelengaan Final Sepak Bola di Stadion Mini Lambhuk sore tadi. Para suporter yang memadati stadion Mini Lambhuk turut larut dalam keseruan partai final yang memertemukan Tim Demisioner dan DEF 14 yang begitu semarak dengan teriakan para penonton.Cabang Olahraga Sepak Bola ini dimenangkan oleh Demisioner yang diperkuat oleh Romy, Kautsar, Mufied, H. Aminullah Usman dengan skor 3:0 gol pertama oleh Fuad, gol kedua oleh Rully dan gol ketiga oleh Dika. Adapun juara II sepakbola dimenangkan oleh DEF 14 dan juara III disabet oleh tim EKA 14.

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Sekretaris Panitia HISO (Himaka Sport Olimpic) Muhammad Fachrizal, melaporkan bahwa seluruh rangkaiaan Pekan Olahraga Mahasiswa Akuntansi tahun 2016 telah sukses terselenggarakan dimana berbagai kegiatan perlombaan terlaksana dengan baik dan sukses.

DEA 14 yang keluar sebagai juara umum, merupakan satu-satunya tim dari D-III yang pernah menjadi juara umum di turnamen olahraga HISO 2016.

“Selamat saya ucapkan untuk yang menjuarai Cabor di HISO 2016 ini, tetap jaga solidaritas dan mari membantu Himaka lebih jaya lagi Himaka Jaya!” tutup Muyassir sebagai Sekretaris Umum Himaka 2016. (Kasmaliza/Himaka)

Wakil Dekan III Buka Acara Excellent 2016

Nashrillah Anis,S.E.,M.M. Buka Kegiatan Excellent (Jauhar/Perspektif)

Nashrillah Anis,S.E.,M.M. Buka Kegiatan Excellent (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala resmi membuka turnamen Excellent 2016 pada Selasa 19 April 2016. Acara Excellent tahun ini bertemakan “Selebrasi satu harmoni”. Acara Excellent sendiri akan berlangsung selama sebulan, terhitung sejak 19 April – 18 Maret 2016 dengan 5 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Reynaldi Hartono yang merupakan ketua panitia Excellent 2016 pada saat pembukaan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi “Acara Excellent ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah dan sebagai wadah dalam mencari bakat mahasiswa dalam bidang olahraga” jelas Reynaldi.

Dalam kesempatan yang sama, Nashrillah Anis selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala mengaku senang dengan adanya acara Excellent kali ini. Nashrillah juga berpesan agar Mahasiswa dapat melahirkan banyak kegiatan kegiatan besar lainnya.

Excellent Hari Pertama Dibuka Dengan Pertandingan Badminton tunggal Putri (Iqbal/Perspektif)

Excellent Hari Pertama Dibuka Dengan Pertandingan Badminton tunggal Putri (Iqbal/Perspektif)

“Ini merupakan ajang lomba yang bagus, karena tujuannya adalah mencari bakat mahasiswa di bidang olahraga dan juga sebagai ajang silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. Saya berharap kedepannya mahasiswa dapat membuat beberapa acara besar lagi yang mungkin bisa diikuti oleh mahasiswa luar Fakultas Ekonomi dan Bisnis” tutur Nashrillah.

Dalam kesempatannya, Nashrillah mengaku masih kurang puas dengan beberapa acara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang dianggap masih kurang berbobot “Dalam kesempatan ini, saya menekankan kepada mahasiswa agar dapat membuat acara-acara yang lebih berbobot, biarpun acaranya tidak banyak, tapi besar-besaran. Daripada acaranya terlalu banyak seperti saat ini, namun ruang lingkupnya sangat kecil, oleh karena itu kita (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) hanya mendapatkan nilai 0.1 pada indeks kegiatan mahasiswa yang berarti acara kita masih sangat kurang berbobot” ujarnya.

Setelah pembukaan oleh Wakil Dekan III, dilanjutkan dengan pertandingan Badminton untuk kategori tunggal putri. (Jo)

7 Anggota UKM PA-LH Metalik Ekspedisi ke Gua Udeung

Logo Metalik

Logo Metalik

Darussalam – UKM PA-LH Metalik (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup)  kembali melakukan ekspedisi, kali ini Metalik kembali menggelar ekspedisi Caving (menyusuri gua – red) yang bertempat di Gua Udeung, Desa Lam Juhang, Lhoong, Aceh Besar. Dalam kegiatan kali ini, tim Caving Metalik akan menyusuri gua Udeung selama 6 hari, terhitung sejak 16 – 21 April 2016.

Ini merupakan kegiatan Caving kedua yang dilakukan UKM PA-LH Metalik, pada kegiatan kali ini mereka mengangkat tema “Eksplorasi Kawasan Karst yang Bersumber Mata Air Untuk Kehidupan di Masa yang Akan Datang”

Tim ekspedisi sendiri terdiri dari 7 orang, dan ke-tujuh anggota sendiri telah menjalani pelatihan Caving terlebih dahulu “Semua tim ekspedisi siap untuk berangkat baik dari segi materil maupun skill, namun kami berharap doa dari kawan-kawan semua agar kami dapat menjalankan tugas ekspedisi ini dengan lancar” ujar Dedek Kurniawan selaku ketua panitia

Tim ekspedisi caving kali ini mengemban tugas untuk mencari sumber air yang ada dalam gua karst.  Mereka berniat untuk mencari mata air yang ada dalam gua agar dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.Dalam pelepasan tim ekspedisi beberapa waktu lalu, Nashrillah Anis selaku Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Unsyiah berpesan agar tim ekspedisi dapat memaparkan hasil ekspedisi  mereka kepada masyarakat agar masyarakat dapat menikmati hasil observasi Metalik.

“saya berharap semoga tim ekspedisi kali ini supaya dapat menemukan sumber air dalam gua dan dapat berguna kepada masyarakat sekitar, karena salah satu dari tujuan kegiatan mahasiswa adalah memberi pengaruh dan manfaat kepada masyarakat” Ujarnya.

Di saat yang sama, Rizal Alsa yang merupakan Ketua UKM PA-LH Metalik juga berpesan agar tim ekspedisi dapat  menjaga keselamatan dan dapat kembali dengan selamat “saya berharap agar tim ekspedisi dapat menjaga kesehatan selama menjalankan tugas ini, jangan lakukan hal-hal yang beresiko dan diluar batas kemampuan anggota”

“Intinya kita doakan tim ekspedisi pergi dalam keadaan sehat, pulang dalam keadaan sehat pula”, tutupnya. “Tim Ekspedisi rencananya akan pulang pada kamis ini”, tambahnya. (Jo)

LPM Perspektif Adakan Pameran Fotografi

 Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah meresmikan pembukaan pameran (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – LPM Perspektif sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah mengadakan acara pameran fotografi di Area Hijau, belakang gedung KPMG Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 21-24 Maret 2016, sebagai agenda tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2012.

Pameran Foto Perspektif (Jauhar/Perspektif)

Pameran Foto Perspektif (Jauhar/Perspektif)

Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan, Nashrillah Anis, S.E., MM secara resmi membuka event yang mengusung tema “Colour of Lens”, Senin (21/3/2016). Pembukaan berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ade Aulia beserta perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Dalam kata sambutan pembukaannya, Nashrillah Anis mengatakan “saya sangat mengapresiasi kinerja panitia dan anggota LPM Perspektif yang berhasil menyelenggarakan pameran fotografi selama 4 tahun berturut-turut. Ini menjadi tolak ukur kinerja dan proses kaderisasi anggota LPM Perspektif. Saat ini, indeks kegiatan mahasiswa Unsyiah terkesan lebih untuk wilayah sekitar saja, maka dalam beberapa waktu lalu saat dilakukan penilaian indeks

kegiatan mahasiswa, kita hanya mendapat nilai 0.1 yang berarti kegiatan mahasiswa masih sangat kurang, bahkan hampir tidak ada. Oleh karena itu, saya selaku pembina bidang kemahasiswaan juga memberi tantangan bagi LPM Perspektif agar tahun depan skala lomba dan pameran foto harus bisa go national , begitu pula dengan UKM dan HMJ lain.

Lembaga Pers Mahasiswa lain dari luar wilayah kota Banda Aceh juga turut hadir dan memeriahkan, seperti LPM Suara Al Muslim dari Bireun. Turut hadir pula perwakilan dari LPM Sumber Post (UIN Ar-Raniry), UKM Pers DETaK Unsyiah, dan LPM HAHoe (Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala).

Wahyu Santoso selaku ketua panitia melaporkan “tahun ini jumlah peserta lomba mencapai 12 peserta dan foto yang masuk berjumlah 26 foto. Alhamdulillah tahun ini yang mengikuti lomba fotografi dengan tema “Everyday Heroes” mencapai 12 peserta dan foto yang masuk berjumlah 26 foto”.

“Kami sangat senang mendapat apresiasi positif dari Lembaga Pers Mahasiswa dari Fakultas dan Universitas luar, memperluas relasi sampai ke Lembaga Pers yang ada di Bireun dan bisa diliput oleh DETaK juga Sumber Post”, tutur Wahyu Kurniawan selaku Pemimpin Umum. (Jo)

Foto Bersama Perwakilan UKM dan LPM dan Pembantu Dekan III FEB Unsyiah (Jauhar/Perspektif)

Foto Bersama Perwakilan UKM dan LPM dan Pembantu Dekan III FEB Unsyiah (Jauhar/Perspektif)

Editor: Fitri