Angkatan 2016 FEB, Angkatan Yang Hilang?

 

Foto by Vannadisme

Darussalam – Kekecewaan dirasakan oleh mahasiwa angkatan 2016 Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah, “lagi”. Kekecewaan ini bermula ketika sebuah bukti mereka menjadi bagian dari sebuah universitas telat didapatkan, yaitu Almamater. Mereka sangat menyayangkan hal ini beberapa waktu lalu. Meskipun sudah dibagikan, Tetapi masih ada beberapa yang mahasiswa belum mendapatkannya. Sangat disayangkan, sejatinya Almamater adalah sebuah simbol penting bagi mahasiswa.

Tidak terlepas dari kata penting, kejadian ini terulang kembali bagi mahasiwa angkatan 2016. Mahasiswa 2016 belum menerima sertifikat PAKARMARU. PAKARMARU (Pembinaan Akademik dan Karakter Mahasiswa Baru) merupakan salah satu kegiatan menyambut mahasiswa baru Unsyiah yang dilaksanakan setiap tahunnya bersifat edukatif dan wajib bagi seluruh mahasiswa, dan menjadi salah satu syarat sidang.

Hal ini tentunya menjadi buah bibir bagi mahasiswa FEB saat ini,  terutama bagi mahasiswa yang belum mendapatkan sertifikat tersebut. Pertanyaan besar terus timbul, dikarenakan mahasiswa angkatan 2017 FEB sudah lebih dulu mendapatkan Sertifikat PAKARMARU tersebut, sama halnya yang terjadi pada masalah Almamater.  Seharusnya, mahasiswa angkatan 2016 terlebih dahulu yang menerima Sertifikat tersebut. Mengingat kegiatan ini  sudah terselenggara hampir 3 tahun lalu lamanya. Bak bait syair lagu Raisa “Apalah arti aku menunggu” angkatan 2016 FEB Unsyiah harus menunggu terus entah sampai kapan.

Terkait ketidakadilan didalam pembagian Sertifikat dan almamater tersebut, kabar berita terkait hal tersebut pun juga tidak terdengar di telinga para Mahasiswa hingga saat ini. Kelihatan sangat tidak adil bukan? Apakah alasan dibalik keterlambatan tersebut? Di mana posisi angkatan ini? Mahasiswa 2016 terus mempertayakan itu. Mahasiswa tidak mendapatkan kejelasan sedangkan angkatan dibawah mereka terus mengalami kemajuan dan terlebih dulu mendapatkan keduanya.

Fakta ini terus terjadi terhadap angkatan 2016, disamping kekecewaan yang muncul. Harapan masih terus diberikan oleh mereka,“ Saya merasa tidak ada kejelasan saja walaupun belum ada masalah. Kenapa semua telat? Almamater dan sertifikat. Harapan kami, semoga angkatan 2016 cepat mendapatkan hal tersebut dan dapat menimalisir keterlambatan,  minimal diberi kabar,” ungkap salah satu mahasiswa. (Jun/Rez)

Mesjid AL-MIZAN FEB Unsyiah Rencanakan Renovasi

Foto : Syafira

Darussalam – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah melakukan perencanaan perluasan Mesjid Al-Mizan. Hal ini tampak dari spanduk yang ada disekitaran kampus dengan memperlihatkan rancangan Mesjid Al-Mizan nantinya. Ridwan Ibrahim selaku Wakil Dekan II FEB membenarkan rencana perluasaan ini ketika ditemui di ruangannya pada Selasa (19/2). “Tahun ini diadakannya reuni akbar alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah dan salah satu agenda ingin melakukan perluasan Mesjid Al-Mizan. Pada awal ini baru membuat persiapan desain dan berapa biaya yang dihabiskan serta mengumpulkan biaya”, ujar beliau.

Adapun alasan perluasan Mesjid Al-Mizan ini dikarenakan tidak cukupnya tempat beribadah bagi putri sehingga diperlukan perluasan. Seperti yang kita ketahui selama ini bahwa tempat beribadah putra berbeda bangunan dengan putri. Maka dari  itu, perlu adanya perluasan masjid agar tidak ada perbedaan antara putra dan putri.

Untuk saat ini sumber biaya berasal dari dosen dan staf Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Namun diharapkan juga adanya partisipasi alumni serta mahasiswa. Rencana akan ada penggalangan dana saat reuni akbar yang bersamaan dengan ulang tahun Fakultas Ekonomi dan Bisnis ke-60.

Dengan adanya perluasan Mesjid Al-Mizan, beliau mengharapkan masjid ini dapat menampung mahasiswa/i untuk beribadah serta dapat berfungsi sebagai tempat pendidikan seperti pengajian atau UP3AI. (rezi&syaf)

Piston Cup XXXIV ; Kampus Kuning Siap Bertempur

Piston Cup

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Unsyiah kembali menyelenggarakan  pertandingan sepakbola Piston Cup XXXIV untuk yang ke – 34 kalinya. Piston Cup XXXIV adalah pertandingan yang sangat dinantikan oleh mahasiswa Unsyiah, karena pertandingan ini merupakan pertandingan terbesar dan yang tak hanya diikuti oleh Mahasiswa Unsyiah saja, sehingga pesertanya juga datang dari berbagai kampus yang ada di Banda Aceh. Tak hanya itu,  hadiah yang disediakan juga tak tanggung – tanggung, untuk tiga grup pemenang, yakni uang tunai sepuluh juta rupiah dan piala bergilir Piston Cup. Piston Cup diselerenggarakan kurang lebih selama dua bulan, terhitung  sejak 18 Februari hingga 13 April 2019.

Euforia yang sama juga dirasakan di lingkungan Kampus Kuning, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Perlu dipahami bahwa,  Pertandingan Piston Cup ini sejatinya ranahnya HMJ ( Himpunan Mahasiswa Jurusan ), sehingga pihak BEM tidak ikut andil dalam mempersiapkan segala sesuatunya, pihak BEM FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis ) hanya memberikan mandat kepada setiap grup perwakilan yang mewakili himpunan masing – masing yang tentunya tetap membawa nama harum ekonomi. Meskipun begitu  pihak BEM tidak sepenuhnya lepas tangan, mereka tetap mengkoordinasikan semuanya sesuai dengan rencana dan siap siaga membantu apabila ada kendala dalam pertandingan nantinya.

Menurut penuturan Muhammad Aziz selaku ketua BEM FEB Unsyiah, sampai saat ini tidak ada kendala yang menghambat dan semuanya masih berjalan dengan lancar. Tahun ini  semua HMJ dari Ekonomi turut berpartisipasi dalam Pertandingan tersebut, diantaranya HMM, HIMADIPA, HIMAKA, dan IESA. Oleh sebab itu sangat diharapkan semoga tahun ini ekonomi dapat meraih juara, karena sebelumnya Ekonomi belum dapat mewujudkan harapan tersebut.

“Saingan terbesar kita adalah grup eksekutif, yang terdiri dari kumpulan staff – staff Unsyiah. Karena mereka merupakan pemenang pada pertandingan Piston Cup tahun lalu.” Tambah M.Aziz ketika diwawancarai pada hari Selasa (19/02). (Mol)

Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019 : Menyadarkan Wajib Pajak demi Pembangunan Negara

Foto : Nurfadhilla

Darussalam – Di tengah kemajuan teknologi dan industri, tak jarang memunculkan sikap apatis dari para wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya jumlah SDM yang mumpuni di lingkungan Direktorat Jendral Pajak (DJP) untuk mendata para wajib pajak. Sehingga hal ini menyebabkan sedikitnya para wajib pajak untuk sadar akan kewajibannya. Padahal, salah satu pemasukan terbesar negara berasal dari pajak.

Untuk menutupi kekurangan SDM tersebut, Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Aceh mengadakan kegiatan “Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Prodi Perpajakan & Tax Center FEB Unsyiah, dengan target kegiatan adalah mahasiswa tingkat akhir prodi tersebut. Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019 ini akan dilaksanakan selama lima hari, sejak 18 Februari hingga 22 Februari. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II FEB Unsyiah, Prof. Dr. Ridwan Ibrahim di Balai Sidang FEB. Selanjutnya akan diadakan kegiatan sejenis workshop dan pelatihan yang dipandu oleh tim DJP Aceh. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Ketua Prodi Perpajakan FEB Unsyiah sekaligus Ketua Tax Center FEB Unsyiah  Dr. Nuraini A, SE., M.Si, Ak, CA ini sangat berdampak positif. “Melalui program ini, kita menggaet mahasiswa tingkat akhir dari prodi perpajakan untuk menjadi relawan pajak. Mereka ini diharapkan mampu membantu para wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan.”

Sementara itu menurut Humas Kanwil DJP Aceh sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini, diharapkan bahwa kegiatan ini terus berlangsung setiap tahun. “Kita berharap dari wajib pajak dan masyarakat pada umumnya untuk sadar akan pajak. Nah dengan kegiatan ini, kami berharap bahwa relawan-relawan pajak dapat menjadi jembatan yang mampu mendekatkan DJP dengan para wajib pajak. Kedepannya kita harapkan masyarakat Aceh akan semakin peduli dengan permasalahan pembayaran pajak.” (Abi)

UKM PA-LH METALIK Jajal Gunung Tertinggi Ke-3 di Aceh

Foto : Nurfadhillah

Darussalam-UKM PA-LH METALIK (Mahasiswa Ekonomi Pecinta Alam dan Lingkungan) melakukan pelepasan (16/02) untuk ekspedisi ke gunung Krung Sibubung Hulu yang berada di Aceh Selatan. Ini merupakan kali pertama pembukaan jalur menuju puncak gunung tersebut. Ekspedisi kali ini berlangsung kurang lebih selama lima belas hari mulai dari tanggal 15 Februari s.d 12 Maret 2019 dengan jarak tempuh 28.5 km dan 3383 MDPL yang di ikuti sebanyak 8 orang ( 3 anggota aktif dan 5 anggota tetap ).

Ekspedisi ini sendiri telah direncanakan sejak tahun 1989, namun baru terlaksana pada tahun 2019 dibawah kepemimpinan Rizqi Maulana sebagai ketua umum UKM PA-LH METALIK. Gunung ini merupakan salah satu gunung tertinggi di Aceh. Dengan melewati jalur Kuta Cane Desa Tanjong Baro Kecamatan Nurul Hasanah yang membutuhkan 13 hari untuk mendaki dan 3 hari untuk turun.

Ini merupakan salah satu proker (program kerja) terbesar yang telah direncanakan pada tahun ini.
Namun, ada dua proker lagi yang telah direncanakan tetapi masih di rahasiakan.

Perihal risiko, pihak panitia sudah meminimalisir dengan kesiapan mereka sebelum ekspedisi
berlangsung seperti latihan fisik yang diadakan selama 9 kali pertemuan, berbagai materi, logistik,
kesehatan (P3K) dan komunikasi menggunakan hp, satelit, HT, dan smartphone biasa.

“Dengan mendaki gunung ini, tak ada lagi gunung tertinggi di Aceh yang dapat kita didaki,” ungkap Rizqi Maulana, ketua umum UKM PA-LH METALIK. (Dil)

Dekan Kukuhkan Aminullah sebagai Ketum Reuni Akbar dan HUT FEB Unsyiah Ke-60

Sumber : Humas Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh H. Aminullah Usman S.E.,Ak., M.M., resmi dikukuhkan sebagai ketua umum panitia pelaksana reuni akbar dan peringatan HUT Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah di aula kampus setempat, Selasa (29/01/19).

Prosesi pelantikan dipimpin oleh Dekan FEB Unsyiah Prof. Dr. Nasir Aziz, S.E., M.B.A., yang dihadiri oleh sejumlah tokoh alumni FEB Unsyiah beserta jajaran civitas akademika.

Dalam sambutannya, Walikota Banda Aceh ini mengharapkan segenap panitia dan alumni agar berkontribusi untuk menyukseskan acara yang akan berlangsung pada 29 September 2019.

Beliau mengungkapkan, dalam acara yang mengusung tema “Saweu Kampus, Tabangun Nanggroe” ini nantinya akan menampilkan banyak kegiatan. “Nanti kita adakan seminar, expo atau bazar untuk ibu-ibu, job fair dan informasi beasiswa, olahraga, hingga funwalk juga ada untuk kebersamaan kita semua” ungkapnya.

“Bersama para alumni, kita juga berencana melaksanakan ziarah dan doa bersama di makam Tgk Syiah Kuala” ungkapnya lagi.

Pada kesempatan yang sama, Dekan FEB Unsyiah Prof. Dr. Nasir Aziz, S.E., M.B.A.,  menambahkan agar seluruh alumni tetap menjaga kekompakan dan ukhuwah.

“Kita harapkan dengan terselenggaranya acara ini dapat memperkuat silaturrahmi antar alumni fakultas ekonomi dan bisnis, baik yang berada di dalam maupun luar negeri” ungkapnya.

(Sumber : HUMAS Banda Aceh)

Melalui AGOESTOES, HIMAKA FEB Unsyiah Kembali Menyapa Sekolah

Sosialisasi AGOESTOES di SMA 1 SAKTI PIDIE (rez)

Pidie – HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) FEB Unsyiah kembali mengadakan kegiatan tahunan nya, yaitu AGOESTOES ( Accounting Goes To School ) yang bertema “Being intellectual on accounting”.  Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 10-24 janari 2019, bertempat 9 kabupaten di ACEH, diantaranya: Banda Aceh, Aceh Besar, Pidie, Lhokseumawe, Aceh Timur, Langsa, Aceh Tengah, Bener Meriah,dan Meulaboh. Kegiatan ini dikoordinir oleh Raja Aulia selaku ketua panitia , dan Rizki waliantora selaku sektaris panitia.

Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan prodi AKUNTANSI Feb Unsyiah kepada siswa-siswi yang ingin melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, serta mengajak siswa-siswi SMA se-derajat untuk dapat masuk ke prodi AKUNTANSI FEB Unsyiah nantinya.

“Dengan adanya kegiatan AGOESTOES ini akan semakin mengedukasi setiap daerah tentang apa itu AKUNTANSI,  baik dibahas secara umum maupun secara khusus, serta dengan adanya AGOESTOES ini diharapkan masyarakat dapat lebih mengetahui tentang AKUTANSI tersebut khususnya siswa siswi disetiap daerah yang dikunjungi “ ujar Rizki Waliantoro selaku sekretaris panitia.

Kegiatan AGOESTOES tahun ini,  panitia menargetkan akan melakukan sosialisasi di 45 sekolah yang tersebar di 9 kabupaten di ACEH. Dan diharapkan dengan adanya acara ini dapat mempererat tali persodaraan, kerjasama serta solidaritas mahasiswa AKUNTANSI.(Rezi)

Raker 2019 LPM Perspektif ; Jadikan Keluarga jurnalis satu dalam Cita dan Cinta

foto : perspektif

Darusalam – “Seribu langkah besar dimulai dari satu langkah kecil”, begitu ujar Hasan Basri selaku Pemimpin Umum LPM Perspektif ketika membuka Rapat Kerja (Raker) periode 2019 di Ruang Seminar EKP, Sabtu (5/1/2018). Rapat Kerja merupakan agenda tahunan yang membahas rencana program kerja setahun yang akan datang. Kegiatan ini dihadiri oleh seluruh anggota aktif dan beberapa alumni LPM Perspektif. Raker tahun ini mengusung tema “To Be United In One Ideals, be United In one Love “.

Inti dari Rapat Kerja ini sendiri adalah pemaparan rencana program kerja oleh Presidium LPM Perspektif; Hasan Basri selaku Pemimpin Umum, Alma Hidayah selaku Pimpinan Redaksi, dan Fahmi Farabi selaku Pimpinan Perusahaan. Masing-masing dari mereka menjelaskan secara rinci program kerja serta target yang ingin dicapai setahun kedepan.

Pemaparan program kerja diawali oleh Pemimpin Umum. Ia menjelaskan bahwa terdapat 8 program kerja yang akan dituntaskan oleh LPM Perspektif periode 2019. Sementara itu menurutnya, program kerja yang dianggap cukup krusial adalah Pekan Jurnalistik yang kemungkinan akan diadakan pada September-Oktober 2019 yang terakhir kali diselenggarakan pada tahun 2015. Sehingga ini merupakan kesempatan emas bagi LPM Perspektif untuk kembali menghidupkan semangat jiwa Jurnalistik di lingkungan kampus. Berjalannya program kerja ini juga tentunya merupakan tolok ukur kesuksesan LPM Perspektif periode 2019.

Pemaparan program kerja kemudian dilanjutkan oleh Alma Hidayah selaku Pimpinan Redaksi. Ia memaparkan apa saja tugas dari keredaksian serta menyampaikan harapannya agar keredaksian LPM Perspektif menjadi lebih baik dari sebelumnya. Harapan ini akan coba digapai dengan pemberlakuan beberapa kebijakan baru dari Pimpinan Redaksi, seperti : dibentuknya Tim Redaksi Khusus, Piket Peliputan, Surat Penugasan, serta Absensi Tulisan. Ia menargetkan agar keredaksian tahun ini berjalan lebih terstruktur dan terorganisir.

Terakhir, terdapat pemaparan program kerja dari Fahmi Farabbi selaku Pimpinan Perusahaan. Disamping menjelaskan fungsi dan tugas dari tiap posisi yang ada di dalam struktur perusahaan, ia menjelaskan bahwa pada periode kali ini menargetkan dapat menggaet tiga sponsor untuk tiga program  kerja utama LPM Perspektif, yaitu : Mega Hunting, Pekan  Jurnalistik dan Majalah Perspektif. Selain itu, Fahmi juga menambahkan bahwa  ia ingin menjaga keharmonisan dari sisi eksternal LPM Perspektif, terlebih lagi dari sisi internalnya. Hal ini bertujuan untuk menjaga kekompakan dan kesolidan.

Raker kemudian ditutup  dengan diskusi umum sebagai sesi masukan dan saran dari para peserta Raker dan Alumni. Semoga Raker ini mampu memunculkan semangat baru LPM Perspektif dalam menyambut periode kepengurusan tahun 2019, Aamiin. (Abi Rafdi)

ORMAWA FEB Unsyiah serahkan bantuan untuk korban Tsunami Selat Sunda

ORMAWA FEB Unsyiah serahkan bantuan untuk korban Tsunami Selat Sunda (foto : jan)

Darussalam –  Pasca aksi penggalangan dana yang diselenggarakan oleh seluruh Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) FEB Unsyiah, Senin sore (31/12), kegiatan ditutup dengan penyerahan hasil penggalangan dana kepada pihak Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Kuta Alam, Banda Aceh.

Pada penggalangan dana ini, terkumpul donasi sebanyak Rp12.313.800,00 dan beberapa lusin pakaian bekas layak pakai. Setelah diserahkan ke pihak BPBA, bantuan ini selanjutnya akan disalurkan kepada korban Tsunami Selat Sunda.

Sebelumnya, seluruhnya delegasi ORMAWA FEB Unsyiah melakukan aksi penggalangan dana peduli korban Tsunami Selat Sunda dengan Street Music di Simpang Lima (depan ayam KQ Lima). Aksi ini dimulai dari pukul 16.00-18.00 WIB pada tanggal 28-30 Desember 2018.

Firman, selaku Koordinator kegiatan Penggalangan Dana ini mengatakan bahwa sangat mengapresiasi antusiasme dan kepedulian masyarakat Banda Aceh untuk turut berpartisipasi dalam penggalangan dana yang diselenggarakan oleh seluruh ORMAWA FEB Unsyiah ini.

“Kita sangat senang melihat banyak masyarakat Banda Aceh yang masih mempunyai rasa kepedulian terhadap sesama. Semoga dengan diadakannya kegiatan ini, dapat meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah di Banten”, imbuhnya. (Abi Rafdi)

Pelantikan ORMAWA FEB Unsyiah Periode 2019; Dekan Harap Harumkan Kampus Kuning

Dekan FEB Unsyiah dalam pelantikan Ormawa FEB Unsyiah (foto: Nur)

Darussalam –  Rabu (29/12) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala telah menggelar acara pelantikan bersama Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) di aula FEB Unsyiah. Acara ini bertujuan meresmikan pengisi kursi presidium periode 2019 teruntuk  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEB Unsyiah, yang memang telah dipilih serta diamanahkan kepemimpinannya untuk setahun kedepan.

Untuk meresmikan acara tersebut, Pelantikan Bersama ini turut dihadiri oleh Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, merupakan Wakil Rektor (WR) III Unsyiah Bidang Kemahasiswaan serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala yaitu Prof. Dr. Nasir Aziz, S.E., M.B.A., yang memberikan kata sambutannya. Beliau berpesan untuk semua Presidium  yang sudah terpilih agar bisa menjadi panutan, teladan, dan pacuan bagi mahasiswa FEB Unsyiah. Beliau juga mengatakan  bahwa yang terpilih untuk setiap kursi presidium periode 2019 merupakan orang – orang terbaik di bidangnya, dan diharapkan agar dapat mengharumkan nama Fakultas Ekonomi beserta Unsyiah di mata khalayak di bawah kepemimpinan mereka ke depannya.

Orang – orang yang terpilih, yang dilantik hari ini adalah yang mempunyai kemampuan, dan diharapkan dapat menjadi motivasi dan tauladan untuk mahasiswa lainnya. Untuk  yang terpilih hari ini, saudaralah yang akan menjadi orang – orang hebat di masa mendatang, yang akan memimpin aceh ini, yg akan memimpin unsyiah ini, yg akan memimpin masyarakat di seluruh dunia. Oleh sebab itu, apa yang sudah dipercayakan kepada saudara, agar dapat menjalankan amanah tersebut. Jangan buat kecewa orang – orang yang telah memilih anda. Ungkap Dekan  FEB Unsyiah.

Mengakhiri sambutannya, beliau menambahkan beberapa saran lagi untuk seluruh mahasiswa FEB Unsyiah, “Yang menentukan suksesnya seorang mahasiswa, bukanlah lagi hanya terpaku pada IPK. Bukan lagi hanya terpaku pada knowledge, tapi mahasiswa wajib memiliki 10 skills yang paling dibutuhkan pada periode 2019 dan seterusnya. Salah satunya adalah sopan santun, etika. Sopan santun itu adalah yang harus dibina, yang harus diterapkan dalam segala hal. Dan itu semua musti ditampilkan oleh anak – anak kami.” Pungkasnya. (Mol)