Hilang Satu Dekade, Saturday Fever “Terlahir Kembali”

Sempat Hilang Satu Dekade, Saturday Fever “Terlahir Kembali” di Lampineung (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – UKM Bengkel Seni dan Teater (BESTEK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah berhasil menggelar acara Saturday Fever pada Sabtu (8/4) kemarin. Setelah hilang satu dekade, Saturday Fever berhasil menghilangkan rindu pecinta musik di Kota Banda Aceh dengan mengangkat tema “Save Your Soul”

Acara yang berlangsung di pelataran parkir Stadion H. Dimurthala Lampineung ini diisi oleh sejumlah band lokal di Banda Aceh. Dengan penampilan ala Street Music Performance ini pun dikunjungi oleh ratusan pengunjung.

Saturday Fever yang merupakan acara tahunan BESTEK ini diadakan sebagai panggung unjuk gigi dan ajang silaturrahmi antar band lokal di Banda Aceh. Sebelumnya, Saturday Fever sempat terhenti selama satu dekade lamanya.Acara yang biasanya di gelar di Kantin Kampus Ekonomi Unsyiah ini dilahirkan kembali di pelataran parkir Stadion H Dimurthala Lampineung

Selain itu, LPM Perspektif juga mengadakan mini photo exhibition selama acara berlangsung dengan menampilkan foto-foto terbaik hasil jepretan anggotanya. Sejumlah pengunjung juga terlihat antusias untuk melihat foto-foto karya anggota LPM Perspektif.
Sejumlah band lokal seperti KEY P.A.D dan Britoters yang merupakan band bentukan BESTEK pun turut memeriahkan acara ini. Acara berlangsung meriah ini pun dihadiri oleh sejumlah foodtruck yang menjajakan sejumlah makanan dan minuman yang dapat dinikmati selama acara berlangsung.

Iwan Adha yang merupakan ketua pelaksana Saturday Fever pun berharap dengan adanya acara ini dapat menambah pengalaman anggota BESTEK dalam hal Event Organizer

“Di acara ini kita coba angkat tema Save Your Soul yang berarti semua Genre music dapat ikut tampil dalam acara ini, tidak ada batasan genre yang ditampilkan dalam Saturday Fever kali ini” Ucap Iwan

Ketika ditanyai tentang acara Live On Stage BESTEK, Iwan mengaku belum bisa memastikan akan diadakannya acara tersebut di tahun ini. “Kalo masalah LOS (Live On Stage), kami belum bisa memastikan acara tersebut terlaksana di tahun ini. Tapi kami akan terus upayakan, Inshaa Allah LOS tahun ini jalan” tutup Iwan. (Jr/Perspektif)