HMM Ajak Mahasiswa Kreatif Dalam Berwirausaha

sIMG_6125

Pembukaan MCF 2015 dihadiri sejumlah pejabat dan akademisi Unsyiah (Asysyura/Perspektif)

Darussalam – Management Creativity Festival (MCF) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah kemarin (21/10/2015) resmi dibuka. Acara yang berlangsung selama 21-24 Oktober 2015 ini mempunyai empat rangkaian acara induk, yaitu kuliah umum, debat, festival makanan dan minuman, serta diakhiri dengan seminar nasional yang mendatangkan pemateri yang kompeten.

Opening ceremony yang dilaksanakan kemarin di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini dibuka oleh Samsul Rizal selaku Rektor Unsyiah dan dihadiri oleh Asisten III Sekda Provinsi Aceh, pihak Dinas Koperasi, pihak Dinas Pertambangan, Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan, dan pihak internal kampus. HMM menyuguhkan kuliah umum dengan tema “Penguatan Peran Industri Kreatif sebagai Pondasi Ekonomi Aceh Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.” Kuliah umum yang dihadiri oleh lebih dari 200 orang peserta mempunyai tujuan yang telah disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat pada saat ini, yakni untuk mengahadapi MEA 2015 dengan menghadirkan pemateri Ketua HIPMI Provinsi Aceh dan Lampung.

“Acara ini sangat menarik, dan sangat bermanfaat bagi pemuda untuk terus kreatif dalam menjalankan bisnis. Semoga acara ini akan terus berlanjut, dan kedepannya agar pesertanya lebih banyak lagi, karena acaranya sangat bermanfaat,” ucap salah satu peserta kuliah umum.

Selain itu ada National Business Seminar yang merupakan acara puncak dari rangkaian acara MCF yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2015 dengan salah satu pembicaranya adalah salah satu penggerak sebuah wirausaha kreatif di Indonesia yaitu  Keenan Pearce yang dikenal sebagai Cofounder dan Director Euphoria Project. Selain itu, juga menghadirkan Dr. Mukhlis Yunus, S.E., MS, seorang pakar ekonomi Aceh dan Dr. Iskandarsyah majid, S.E., MM. penggerak wirausaha terbaik se-Indonesia. Diadakannya seminar ini bertujuan untuk mempersiapkan MEA dengan industri kreatif dan bisnis-bisnis yang menarik oleh para wirausahawan di Indonesia khususnya di Aceh.

“Karena ini acara pertama, saya berharap untuk pengurus kedepannya dapat dikembangkan lagi, MCF dapat terus berjalan sampai ada MCF II, MCF III, dan seterusnya, dengan tema yang disesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi oleh masyarakat,” ucap Riandar Putra selaku ketua panitia MCF 2015. SP