KTM Unsyiah Tak Lagi Sama Sejak 2016, Ini Alasannya

KTM Unsyiah Tak Lagi Sama Sejak 2016 (Mevi/Perspektif)

Darussalam – KTM (Kartu Tanda Mahasiswa) Unsyiah merupakan kartu identitas elektronik bagi seluruh mahasiswa yang terdaftar di Universitas Syiah Kuala. Kebanggaan tersendiri bagi yang memiliki kartu tersebut karena menandakan bahwa dirinya telah terdaftar disuatu universitas dan fakultas yang diminatinya.

KTM Unsyiah dahulunya memiliki dua fungsi, pertama sebagai identitas dan kedua juga dapat digunakan sebagai ATM. Namun sejak tahun 2016 terjadi perubahan pada sisi desain dan fungsi dari KTM ini sendiri. Hal ini pula yang kerap dipertanyakan oleh mahasiswa unsyiah khususnya bagi angkatan tahun 2016 dan 2017.

Sebut saja Ani mahasiswa Jurusan Akuntansi, Ia mengatakan bahwa, “Seharusnya KTM yang seperti disebutkan sebelumnya harus tetap di terapkan. Karena begitu banyak manfaat yang didapatkan bagi mahasiswa sendiri. Juga zaman sudah canggih dan memudahkan mahasiswa itu sendiri.”

Menanggapi persoalan ini, Murkhana selaku Wakil Dekan III menyampaikan ada beberapa kemungkinan terjadinya perubahan fungsi pada KTM angkatan 2016. “Mungkin adanya kelemahan pada penggunanya sendiri yang membuat kartu tersebut tidak berfungsi dan dimanfaatkan dengan baik, akibat dari ketidakefektifan tersebut mungkin saja pihak Bank BNI tidak ingin bekerja sama dengan pihak Unsyiah lagi,” ujarnya.

Selain mahasiswa para alumni yang mengetahui perubahan fungsi KTM juga ikut berpendapat dan turut prihatin. “KTM yang berfungsi sebagai ATM tersebut sangatlah bagus dan menguntungkan. Pada saat kuliah KTM saya gunakan untuk tabungan, dan saat saya tamat KTM masih dapat digunakan serta pemotongan perbulannya hanya Rp 2.500 dan setiap penarikan tidak dikenakan pemotongan, penggunaannya sangat efektif dan sangat berguna untuk nantinya,” papar Yaskur yang juga merupakan alumni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

Atas perubahan tersebut sangat disayangkan terutama kepada mahasiswa angkatan 2016 dan 2017 yang tidak merasakan KTM yang juga mempunyai fungsi sebagai ATM. Mereka hanya dapat merasakan KTM yang hanya sebuah identitas dan syarat masuk ke Perpustakaan Unsyiah.

“Bagusnya pada KTM terdapat ATM nya juga, agar lebih memudahkan mahasiswa. Akan tetapi, Pesan saya untuk Mahasiswa Angkatan Tahun 2016 dan 2017 Jangan risaukan hal itu karena ATM dimanapun dapat dibuat.” jelas Murkhana.(Wal, Ci)