Kuliah Tak Gentar Bersama Beastudi Indonesia

Ima (tengah) sedang menerangkan materi (foto: dokumentasi Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Aceh)

Banda Aceh | Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Aceh menggelar Etos Expo 2014 Beastudi Indonesia di Gedung Multi Purpose Room (MPR) Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) selama 2 hari (Sabtu-Minggu, 26-27 April 2014). Kegiatan yang mengangkat tema “Kuliah Tak Gentar” itu dirangkai dengan beberapa kegiatan seperti bazar buku dan makanan, pentas seni dan budaya, lomba rangking satu, pembacaan puisi, lomba puzzle dan kreatifitas mahasiswa. Kegiatan yang turut dihadiri oleh Bapak Edi Nugroho sebagai Direktur Program Beasiswa Dompet Dhuafa Pusat itu merupakan rangkaian kegiatan yang berlangsung serentak di 13 kota dan di 15 perguruan tinggi di Indonesia.
Bapak Rahmat Fadhil, M.Sc selaku Koordinator Wilayah Beastudi Indonesia Dompet Dhuafa Aceh dalam sambutan pembukaan berkata, “Kegiatan Etos Expo 2014 Beastudi Indonesia ini memang di peruntukkan bagi anak-anak dhuafa yang kesulitan untuk mendapatkan biaya pendidikan untuk menempuh pendidikan perguruan tinggi. Salah satu kelebihan penerima beastudi di Dompet Dhuafa ini adalah selain mendapatkan biaya pendidikan dan uang saku, juga mendapatkan fasilitas asrama dan pembinaan selama 4 tahun.” (26/4).

TIGAEtos Expo 2014 Beastudi Indonesia ini selain dilaksanakan di Aceh (Universitas Syiah Kuala) juga berlangsung di Medan (Universitas Sumatera Utara), Padang (Universitas Andalas), Jakarta (Universitas Indonesia), Bogor (Institut Pertanian Bogor), Bandung (Universitas Padjajaran dan Institut Teknologi Bandung), Malang (Universitas Brawijaya ), Surabaya (Institut Teknologi Sepuluh November ), Semarang (Universitas Dipenegoro), Ambon (Universitas Pattimura), Samarinda (Universitas Mulawarman), Makassar (Universitas Hassanuddin), dan Yogyakarta (Universitas Gadjah Mada).

“Jadi bagi anak-anak di Aceh yang kesulitan biaya untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi dapat mengajukan aplikasi pendaftaran dalam program Beastudi Indonesia ini melalui website www.beastudiindonesia.net, dengan syarat mereka adalah benar-benar dari keluarga yang kurang mampu.” (26/4) tambahnya.

Di hari kedua, Minggu (27/4) pagi harinya diisi dengan pemaparan program beasiswa dari Pemerintah Aceh melalui Lembaga Pengembangan Sumber Daya Manusia (LPSDM) Aceh. Hadir sebagai pembicara Ibu Ima Dwitawati, MBA (Koordinator Regional Asia Pasifik LPSDM Aceh). Dalam penjelasannya Ibu Ima memaparkan berbagai program beasiswa yang tersedia di Pemerintah Aceh melalui LPSDM. “Mau kuliah di dalam negeri, ke luar negeri, bidang pertanian, ekonomi, teknik dan lainnya, bahkan bidang agama dan hafalan qur’an pun tersedia biaya pendidikannya”(27/4) terang beliau. Kegiatan ini diikuti oleh sekitar 100 orang peserta baik dari kalangan SMU di Banda Aceh dan Aceh besar, juga beberapa perguruan tinggi lainnya yang ada di Aceh.

DUAMenurut Jaya Saputra selaku Ketua Panitia Pelaksana Etos Expo 2014 Beastudi Indonesia, melalui Humasnya Mira Elviani mengatakan bahwa kegiatan ini diakhiri dengan Training Motivasi yang menghadirkan motivator terbaik di Banda Aceh yaitu Bapak Ramadhanus, S.Ked dari Gradasi Aceh. Dalam Training Motivasi itu, diikuti oleh 200 orang peserta dari kalangan mahasiswa dan pelajar yang di undang di seputaran Banda Aceh dan sekitarnya (27/4). Menurut Mira, kegiatan Etos Expo 2014 ini adalah untuk lebih memberikan motivasi kepada pemuda-pemuda Aceh agar lebih siap menghadapi tantangan zaman yang semakin kompetitif. Tanpa bekal ilmu dan pendidikan yang memadai, maka kita selalu akan kalah dalam persaingan global maupun regional. Harapannya tentu melalui program semacam ini akan semakin membuka wawasan generasi muda Aceh bahwa sesulit apapun masalah yang kita hadapi, kalau kita tetap punya semangat untk menuntut ilmu, insya Allah jalan-jalannya akan selalu kita dapatkan, asal tidak pernah berputus asa (27/4).

Kegiatan ini bekerjasama dengan LSPDM Aceh dan di dukung oleh Walikota Banda Aceh, BKKBN Aceh, Dekan di lingkungan Unsyiah, Career Development Centre (CDC) Unsyiah, Badan Eksekutif Mahasiswa Unsyiah (BEM) Unsyiah, Taufiqiyah, Bandar Publishing, Lembaga Kesehatan Cuma-Cuma (LKC), LDK Al-Ihsan Faperta Unsyiah, Aceh TV, dan UKM Pramuka, UKM Resimen Mahasiswa dan UKM Teater Nol.  []