Nazrul Anas: Calon Ketua BEM Diperkenalkan Setelah Sidang Umum DPM

Nazrul Anas: Calon Ketua BEM Diperkenalkan Setelah Sidang Umum DPM (Fahmi/Perspektif)

Ketua Badan Eksekutif Mahasiwa (BEM) merupakan pemimpin mahasiswa tertinggi di lingkup Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah. Namun, menuju detik-detik akhir periode ketua BEM FEB 2017, belum ada nama calon penerus organisasi tertinggi mahasiswa Ekonomi ini

Menurut Nazrul Anas, ketua BEM Ekonomi 2017, alasan mengapa calon ketua BEM belum diperkenalkan karena Komisi Pemilihan Raya (KPR) belum terbentuk dan tahap- tahapan mekanisme permiranya belum dilaksanakan “Dari segi pencalonan belum ada dan belum dibuka tahap pencalonan  calon ketua BEM oleh KPR.” Hal ini yang menjadi alasan calon ketua BEM belum diperkenalkan kepada mahasiswa.

Sesuai dengan peraturan Pemilihan Raya (PEMIRA), KPR dibentuk saat sidang umum DPM Fakultas Ekonomi dan Bisnis, yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 17 Desember nanti .

”Setelah dilaksanakan sidang umum sekaligus penetapan Komisi Pemilihan Raya, KPR membuka mekanisme pemilihan raya, salah satunya pendaftaran calon ketua BEM, yang akan dilaksanakan di aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah, dimulai dari tes sampai penetapan ketua BEM baru nantinya,” Ucapnya.

Sementara itu, saat ditanya mengenai persiapan yang sudah dilakukan, Anas berkilah bahwa tidak ada intervensi untuk siapapun “Kita tidak mempempersiapkan orang,  siapa saja dapat menjadi ketua BEM. Siapapun yang menjadi ketua BEM akan kita dukung.” tambahnya.

Saya selaku ketua BEM saat ini tidak mempersiapkan siapapun  untuk menjadi pengganti saya kedepan, jadi seluruh mahasiswa FEB yang memiliki  syarat dan memenuhi menjadi ketua BEM, akan menjadi ketua BEM selanjutnya,” Jelas Anas.

Ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh calon ketua BEM Ekonomi sesuai isi dalam AD/ART DPM. menurut penuturannya, Anas menjelaskan ada beberapa poin penting yaitu Bertaqwa Kepada Tuhan yang Maha Esa, minimal sudah menempuh 3 semester maksimal semester 7, dan tidak diperbolehkan berkegiatan aktif dalam partai politik.

Nazrul Anas selaku ketua BEM saat ini berharap,”Agar nantinya calon ketua BEM yang akan terpilih menjadi ketua BEM dapat menjaga marwah kampus pertama di Universitas Syiah Kuala ini.

“Kita bisa menjaga BEM dengan baik maka FEB akan baik, dan sebaliknya jika kita tidak dapat menjaga nama baik BEM maka isi dari FEB tidak baik.” tutupnya. (Ghr, Mik)