Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019 : Menyadarkan Wajib Pajak demi Pembangunan Negara

Foto : Nurfadhilla

Darussalam – Di tengah kemajuan teknologi dan industri, tak jarang memunculkan sikap apatis dari para wajib pajak untuk menunaikan kewajibannya. Hal ini salah satunya disebabkan oleh kurangnya jumlah SDM yang mumpuni di lingkungan Direktorat Jendral Pajak (DJP) untuk mendata para wajib pajak. Sehingga hal ini menyebabkan sedikitnya para wajib pajak untuk sadar akan kewajibannya. Padahal, salah satu pemasukan terbesar negara berasal dari pajak.

Untuk menutupi kekurangan SDM tersebut, Kantor Wilayah (Kanwil) DJP Aceh mengadakan kegiatan “Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019”. Kegiatan ini dilaksanakan bekerjasama dengan Prodi Perpajakan & Tax Center FEB Unsyiah, dengan target kegiatan adalah mahasiswa tingkat akhir prodi tersebut. Pelatihan dan Leveling Relawan Pajak 2019 ini akan dilaksanakan selama lima hari, sejak 18 Februari hingga 22 Februari. Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Dekan II FEB Unsyiah, Prof. Dr. Ridwan Ibrahim di Balai Sidang FEB. Selanjutnya akan diadakan kegiatan sejenis workshop dan pelatihan yang dipandu oleh tim DJP Aceh. Para peserta terlihat antusias dalam mengikuti kegiatan tersebut.

Menurut Ketua Prodi Perpajakan FEB Unsyiah sekaligus Ketua Tax Center FEB Unsyiah  Dr. Nuraini A, SE., M.Si, Ak, CA ini sangat berdampak positif. “Melalui program ini, kita menggaet mahasiswa tingkat akhir dari prodi perpajakan untuk menjadi relawan pajak. Mereka ini diharapkan mampu membantu para wajib pajak untuk melaporkan SPT Tahunan.”

Sementara itu menurut Humas Kanwil DJP Aceh sekaligus ketua pelaksana kegiatan ini, diharapkan bahwa kegiatan ini terus berlangsung setiap tahun. “Kita berharap dari wajib pajak dan masyarakat pada umumnya untuk sadar akan pajak. Nah dengan kegiatan ini, kami berharap bahwa relawan-relawan pajak dapat menjadi jembatan yang mampu mendekatkan DJP dengan para wajib pajak. Kedepannya kita harapkan masyarakat Aceh akan semakin peduli dengan permasalahan pembayaran pajak.” (Abi)