Rina Meutia: Mahasiswa Harus Kreatif dan Terampil

kuliah-umum-rina-520x265Darussalam | Rina Meutia, alumni Prodi Akuntansi FEkon Unsyiah, mantan staf Bank Dunia, Washington D.C. mengatakan bahwa mahasiswa harus kreatif dan terampil bila ingin bersaing di pasar kerja global. Pekerja profesional yang pernah bekerja di 26 negara ini mengatakan bahwa indeks prestasi akademik (IPK) dan gelar S2-S3 bukanlah segalanya. “Para profesional di lembaga-lembaga internasional lebih memperhatikan ide yang kamu sampaikan, bukan pada gelar kamu atau IPK yang kamu miliki. Saya sudah bekerja di UNHCR bahkan waktu belum tamat kuliah,” ujarnya bersemangat.

“Nilai-nilai yang ditanamkan dalam agama kita, Islam sebenarnya sangat universal. Apabila kita terapkan, kita pasti sukses di manapun kita bekerja. Pertama adalah kejujuran. Biasakan jujur dari hal-hal kecil sekalipun. Misalnya, jangan pernah menyontek, karena menyontek akan menurunkan harga diri dan rasa percaya diri kita. Selain itu, menghargai pendapat orang lain. Jangan pernah merasa kita paling benar, paling pintar, paling tahu segalanya. Untuk para dosen, maaf saya memberi masukan, hargailah mahasiswa, jangan memandang mereka rendah. Bisa jadi sebenarnya mereka lebih tahu dari kita karena mereka banyak membaca. Hal ini mungkin saja terjadi karena kecanggihan teknologi, misalnya dengan adanya Google, Ebook, dll.,” pesan jebolan Master of Public Service (PMS) Clinton School of Public Services, University of Arkansas AS ini tulus.

Wanita yang pernah menjadi penasehat Presiden Timor Leste Ramos Horta dalam bidang kesehatan ini hadir sebagai Dosen Tamu pada Kuliah Umum yang digelar Program Studi (Prodi) Akuntansi FEkon Unsyiah pada Jumat 21 Februari 2014 lalu. Dihadapan seratusan peserta terdiri dari para dosen dan mahasiswa, Dek Na-panggilan akrabnya tampil lugas dan sangat menginspirasikan.

Salah seorang mahasiswa, Firdaus (19) yang hadir dalam acara tersebut mengatakan bahwa ia sangat terinspirasi. “Saya dulunya minder karena hanya punya IP 3,0. Padahal, seperti yang dikatakan Ibu Rina, IP bukanlah segalanya, asalkan kita memiliki keterampilan yang dapat kita tonjolkan,” akunya.

Ketua Prodi Akuntansi, Dr. Nadirsyah, SE, MSi., Ak dalam sambutannya sangat mengapresiasi kehadiran Rina Meutia. “Kami berharap Ibu Rina jangan bosan-bosan datang ke fakultas, kami selalu siap dengan tangan terbuka. Beritahukan teman-teman lainnya di Bank Dunia, USAID, AUSAID, UNDP, dan PBB tentang Fakultas Ekonomi Unsyiah, almamater kita. Ajak-ajak teman lainnya untuk mau berbagi ilmu dan pengalaman dengan adik-adik mahasiswa kita di sini,” tambahnya. []