Sosok Baru Mawapres FEB 2018

 

Darussalam – Mahasiswa Berperstasi (Mawapres) 2018 Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala hadir dengan sosok baru yaitu Nadia, mahasiswi S1 Akuntansi yang beruntung terpilih menjadi ikon Mawapres 2018 dengan IPK tertinggi.

Dijumpai Kamis (22/2) dilingkungan kampus Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala, Nadia menceritakan perihal dirinya terpilih menjadi Mawapres ditahun 2018. Mawapres ini sendiri memilih Mahasiswanya melalui Indeks Prestasi atau IP yang diraih oleh Mahasiswa yang ditunjuk langsung oleh ketua Prodi masing-masing serta Dekan Fakultas, dan Nadia salah satunya yang terpilih menjadi Mawapres 2018 mewakili Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala ditingkat Universitas seluruh Indonesia.

Mahasiswa yang terpilih dituntut mampu membuat essay serta fasih berbahasa inggris dalam berbicara maupun lainnya. Dalam hal pengadministrasian mahasiswa terpilih diwajibkan melampirkan dan melengkapi dokumen beserta sertifikat prestasi yang pernah dicapai baik tingkat Nasional maupun Internasional.

Ditingkat universitas, Nadia membagikan pengalamannya mengenai pembekalan apa saja yang diberikan Universitas kepadanya yakni diantaranya pengetahuan umum tentang pilmapres, pembentukkan karakter, interview, tata cara membuat karya ilmiah, metode efektif dalam presentasi, public speaking, serta bagaimana cara menggunakan Bahasa Inggris sebagai bahasa utama.

“Kuliah bukanlah tentang kita menuntut ilmu saja atau melanjutkan pendidikan kita ke jenjang yang lebih tinggi. Didalam kuliah ini kita tidak hanya saja belajar mata kuliah dengan dosen saja dan pulang kembali kerumah. IPK adalah hal yang penting dalam perkuliahan. Namun jangan fokus terhadap satu hal saja, setelah lulus nanti tidak IPK saja yang kita andalkan, kita memperlukan skill dalam berorganisasi. Untuk itu diperlukan keaktifan kita atau Mahasiswa dalam Himpunan Mahasiswa maupun Unit Kegiatan Mahasiswa dilingkup fakultas maupun universitas, yang nantinya akan menambah wawasan serta pengalaman kita semasa kuliah,” ujar Nadia.

Nadia juga tidak lupa membagikan motivasinya selama ikut kompetisi di ajang mawapres ini “apapun yang kita ingin capai didalam kehidupan kita, sebisa mungkin kita menerapkan sikap tidak mau pantang menyerah agar kita bisa mencapai apa yang kita inginkan, serta membanggakan orangtua karena yang baik akan berbalik baik kepada kita sendiri,”. (VN,RZ)