Pesta Demokrasi di Ekonomi, Kok Begini?

Matinya demokrasi kampus (Ilustrasi)

Matinya demokrasi kampus (Ilustrasi)

Pesta Demokrasi Kampus memang sudah berakhir sepekan yang lalu, mahasiswa masih dalam euforia kemenangan, bersorak menunggu gebrakan dari “sang Presiden” yang baru lahir di ujung Syiah Kuala. Mahasiswa seakan tak pernah matinya menyuarakan suara-suara perubahan untuk negeri. Ideologi perjuangan masih kuat di benak setiap suara yang keluar. Hati kian tergetar mendengar suara lantang dari mahasiswa, beraksi nyata dengan semangat yang kian membara.

3.165 mahasiswa Ekonomi diberi hak suara untuk memilih pemimpin mereka. Di setiap sudut kampus terdengar semangat berkobar untuk ikut andil dalam pesta demokrasi tahunan kampus. Siapa yang tak ingin bersuara untuk kampus, mereka dicap apatis tak ingin bergabung dengan suara-suara perubahan lainnya.

Kini sang Presiden baru telah lahir, mereka lahir dari suara-suara mahasiswa yang berharap perjuangan mereka didengarkan. 1000-an suara berlabuh pada sang calon tunggal. Hanya 1531 suara yang digunakan dalam event krusial mahasiswa tahunan ini.

Ironi memang, hanya 43% suara yang digunakan dalam panggung pesta demokrasi tahunan syiah kuala tahun ini. Tak banyak memang yang mempersoalkan hal ini, ‘yang penting menang sajalah’ pikiran utamanya. Panggung demokrasi yang berjalan diprediksi akan berjalan meriah, hanya diisi oleh 1531 suara, tak sampai separuh dari total 3.165 total mahasiswa yang punya hak bersuara.

Kemanakah ideologi mahasiswa yang selama ini mereka bawa? Sebelum hari pemilihan, suara mereka yang terdengar begitu lantang di langit kampus hilang entah kemana. Pesta demokrasi tahun ini seakan ternodai oleh 57% suara yang lebih memilih untuk menjadi golongan putih.

Siapa yang bisa disalahkan dibalik realita kampus tua ini? Kampus yang telah melahirkan banyak tokoh pioneer pemerintah, ribuan aktivis lahir dari gedung tua yang elok ini. Kini, semangat untuk bersuara saja tak lagi ada, semua hilang bak ditelan masa.

Apatiskah mereka dalam bersuara? Benarkah mahasiswa kini lebih men-dewa-kan akademis mereka ketimbang menjadi aktivis? Sedikit dari mereka yang bisa mengartikan kata ‘mahasiswa’ saat ini, seakan terlena di ruang penuh apatisme. Berkhayal tentang istilah-istilah ekonomi yang mereeka pelajari tanpa tahu kemana akan digunakan nanti. Mereka yang tak ingin diganggu, selalu bertanya “indeks prestasiku semester ini, masih tinggikah angkamu”.

Entah kapan bencana moral ini hilang, hanya Mahasiswa yang dapat berikan titik terang. Semoga doa rakyat jelata dapat menyadarkan mereka, ada hak yang harus diperjuangkan, tahu kemana suara lantang mereka seharusnya. Hidup Mahasiswa! (Jr)

Pemira 2016, Faisyal Jawara di Ekonomi

Pemira 2016 di Fakultas Ekonomi berjalan lancar (Ilo/Perspektif)

Pemira 2016 di Fakultas Ekonomi berjalan lancar (Ilo/Perspektif)

Darussalam – Pesta demokrasi tahunan mahasiswa yang dilaksanakan untuk memilih ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Unsyiah berhasil dilaksanakan kemarin (15/12). Pemira tahun 2016 ini berjalan lancar dan disambut antusiasme yang tinggi dari mahasiswa di seluruh Fakultas yang ada di Unsyiah.

Di Fakultas Ekonomi, Pemira tahun ini dilaksanakan untuk memilih Ketua BEM yang baru, baik untuk Fakultas Ekonomi maupun Unsyiah. Tempat Pemungutan Suara (TPS) Fakultas Ekonomi yang berada di Aula Fakultas Ekonomi mengalami sedikit keterlambatan dalam dibukanya TPS.

Hal ini disebabkan oleh keterlambatan distribusi surat suara dari pihak Komisi Pemilihan Raya (KPR) Unsyiah, TPS Ekonomi yang dijadwalkan buka 8.30 baru bisa dibuka puluk 9.30 akibat keterlambatan dari KPR Unsyiah.
Tercatat ada 3.165 mahasiswa Unsyiah yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemira 2016 dan terbagi dalam 2 TPS. Setiap TPS terpantau aman dan penuh penjagaan dari pihak paitia Pemira 2016.

Pemilihan BEM Fakultas Ekonomi yang hanya terdapat 1 calon mengakibatkan pihak KPR FEB harus tetap melaksanakan pemilihan. “Untuk BEM Fakultas Ekonomi tetap diadakan Pemira, hal ini harus dilakukan mengikuti instruksi dari Wakil Dekan 3 FEB yang tidak mau mengangkat ketua BEM baru secara Aklamasi” jelas ketua KPR FEB, Ferdy Joely.

Hal ini membuat KPR FEB tetap mencetak surat suara dengan format setuju/tidak setuju. Hingga akhir pemilihan suara, dipastikan calon tunggal BEM FEB, Nazrul Anas terpilih sebagai Ketua BEM Fakultas Ekonomi dengan perolehan 1057 suara dari 1351 suara pemilih.

Untuk Pemilihan Ketua BEM Unsyiah, Calon nomor urut 2, Rachmad Faisyal (FT) berhasil memenangkan suara di Fakultas Ekonomi dengan perolehan 982 Suara, mengalahkan 2 pesaing lainnya, Fathur Hadyan (FKIP) 268 Suara dan Raja Muda Cik (FEB) 101 suara.

Kemenangan Faisyal sendiri memang telah di prediksi oleh Mahasiswa Ekonomi debat kandidat calon ketua BEM Unsyiah “Saya memang sudah yakin dari awal kalo bang Faisyal menang, soalnya beliau calon yang paling kompeten dibandingkan yang lain” sebut mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Terhitung hingga pukul 18.00 kemarin (15/12) Rachmad Faisyal juga berhasil memenangkan suara di 5 Fakultas di Unsyiah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Teknik. Hingga quick count ditutup, Faisyal berhasil meraih 6509 suara, mengalahkan pesaingnya, Fathur Hadyan (4367 Suara) dan Raja Muda Cik (421 Suara).

Persaingan suara pada quick count kemarin sempat memanas di pukul 17.45 WIB, dimana Fathur Hadyan dan Rachmad Faisyal hanya terpaut 0.52% Suara. Namun hingga quick count ditutup pukul 18.00, Rachmad Faisyal berhasil memenangkan cuick count Pemira 2016. (Jo, Ilo)

Talkshow Inkubator 2016 Hadirkan Pengusaha Muda Kreatif

Talkshow Wirausaha Inkubator 2016 hadirkan Usahawan Muda Kreatif (Toso/Perspektif)

Darussalam – Keunggulan media dalam dunia bisnis dalam berwirausaha di era Globalisasi semakin gencarnya disuarakan di berbagai seminar Kewirausahaan dewasa ini. Mudahnya memulai usaha dari dunia digital membuat para pebisnis melirik peluang usaha dari media sosial dan memulai startup melalui dunia maya. Hal ini dianggap menjadi peluang usaha kreatif oleh UKM Inkubator FEB Unsyiah dengan mengadakan Talkshow Wirausaha dengan Tema “Berwirausaha Kreatif di Era Digital”

Talkshow Wirausaha yang diadakan oleh UKM Inkubator merupakan puncak dari serangkaian acara Expo Inkubator 2016. Dalam talkshow kali ini, Inkubator mengundang beberapa Usahawan Muda Inspiratif seperti Muhammad Sadad (CEO Erigo Store), Iqbal (CEO Hadrah Group), Furqan Firmandez (Ketua HIPMI Aceh), dan JNE.

 

Muhammad Sadad yang merupakan CEO Erigo Store sedang memberikan materi (Toso/Perspektif)

Muhammad Sadad yang merupakan CEO Erigo Store sedang memberikan materi (Toso/Perspektif)

Dalam talksow Wirausaha ini, Muhammad Sadad mengajak peserta talkshow untuk memulai startup bisnis dengan memanfaatkan keunggulan di media sosial. Sadad merupakan CEO Erigo Store yang bergerak di usaha pakaian yang sukses dari media sosial Instagram, kini usaha fashion yang menargetkan pasar anak muda ini pun telah melayani ribuan konsumen setiap bulannya. “Erigo merupakan hasil jatuh bangun kami di dunia usaha, awalnya kami bergerak di pasar batik namun kebutuhan pasar di sector fashion anak muda yang meyakinkan membuat kami merubah haluan menjadi salah satu Brand fashion yang diperhitungkan saat ini, semuanya berasal dati kerja keras dan inovasi” jelas pemuda asli Lhokseumawe ini.

 

“Inovasi merupakan hal yang sangat penting dalam berwirausaha di era digital ini, kebutuhan pasar yang terus berubah menuntut agar pengusaha terus berinovasi demi menjaga eksistensi dalam dunia bisnis” tambah CEO Erigo ini. Dalam kesempatan yang sama, Iqbal yang merupakan Founder dan CEO Hadrah Group juga memotivasi peserta talkshow untuk menjaga mental wirausaha agar dapat bersaing di era globalisasi. Alumni Fakultasi Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini juga mengajak peserta untuk mengembangkan bisnisnya di daerah sendiri ketimbang membuka usaha di daerah lain.

Seorang peserta sedang bertanya dalam Talkshow Inkubator 2016 (Toso/Perspektif)

Seorang peserta sedang bertanya dalam Talkshow Inkubator 2016 (Toso/Perspektif)

“Peluang usaha di Aceh begitu besar, namun sayangnya hanya sedikit pengusaha asli daerah yang membuka usahanya disini. Mulai saja bisnis dari yang kecil-kecilan dulu, agar anda dapat mengetahui seluk beluk berwirausaha sejak dini, usaha yang unik dibutuhkan di era digital seperti saat ini” ujar pemuda yang telah mulai berwirausaha sejak SMA ini.

Wirausaha di era digital juga mendapat perhatian khusus bagi Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI). Furqan Firmandez yang juga merupakan ketua HIPMI Aceh menyebutkan bahwa Wirausaha di era digital merupakan peluang usaha yang sedang menjadi tren bisnis saat ini. Usaha kecil maupun besar pun bisa memasarkan produknya di dunia maya tanpa batas. Usaha yang kreatif, inovatif dan unik merupakan kunci dari bisnis di era Digital jelasnya.

Dengan diadakan talkshow wirausaha ini, diharapkan dapat menumbuhkan minat dan semangat wirausaha bagi mahasiswa dan peserta dengan mendorong terciptanya usahawan kreatif yang mampu bersaing di era digital dan siap menghadapi persaingan Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA). (Jo)

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

Darussalam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar seminar pada Rabu(7/9) yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala dalam rangka mensosialisasikan Pasar Modal Indonesia kepada seluruh kalangan akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Seminar diahdiri lebih dari 200 peserta yang sangat antusias mulai dari dibukanya pendaftaran. Hal ini terlihat pada saat registrasi, peserta seminar memuat antrian yang panjang mulai pukul 08.12 WIB. Selain dari kalangan akademika kampus sendiri, seminar ini juga dihadiri oleh beberapa siswa/i Sekolah Menengah Atas.

Darmawan, Kepala bagian Pengaturan Emiten, Perusahaan Publik, dan Pasar Modal Syariah Aceh mengajak mahasiswa atau seluruh peserta yang hadir untuk mencoba berinvestasi dalam dunia saham. Ia juga menegaskan membuka atau membeli saham bukanlah datang membawa uang kepada kantor OJK, tapi cukup dengan mendaftar dan melengkapi administrasi hanya melalui gadget.

OJK 2016

Darmawan memaparkan materi mengenai Pasar Modal Indonesia. (7/9) (Foto: Dimas/Perspektif)

Dalam seminarnya ia juga memamaparkan bahwa peran OJK dalam pengawasan pasar modal Indonesia dan juga hasil survey nasional Literasi Keuangan yang menunjukkan bagaimana tingkat pemahaman dan pemanfaatan dari Perbankan, Asuransi, Pegadaian, Pembiayaan, Dana Pensiun, dan Pasar modal.

Dalam kesempatan ini, juga hadir pembicara dari akademisi internal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yaitu Said Musnadi dengan bahasan tentang peranan dari capital market dalam membangun ekonomi. “Ada hipotesis yang menjelaskan bahwa dengan adanya instrument investasi modal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja semakin luas, pendapatan semakin besar. oleh sebab itulah ekonomi kita menjadi lebih baik”. Ungkapnya.

Bagi yang sudah membuka akun saham, mereka akan mendapat user ID dan password yang tidak bisa diakses oleh orang lain. “Biaya yang harus dikeluarkan untuk membuka account saham cukup denagn membayar Rp.100.000. Dalam hal jual dan beli saham, OJK memaparkan kemudahan dalam bertransaksi yaitu melalui aplikasi bagi yang sudah memiliki ID dan password. (Feby)

Editor: (Ftrdafya)

UKM FEB BUKA STAND OPEN RECRUITMENT DI AREA HIJAU KAMPUS

UKM FEB Buka Stand Open Recruitment di Area Hijau Kampus (Jauhar/Perspektif)

UKM FEB Buka Stand Open Recruitment di Area Hijau Kampus (Jauhar/Perspektif)

Darrusalam – Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah mengadakan Open Recruitment (OR) bagi mahasiswa baru Fakultas Ekonomi dan Bisnis dengan memnbuka stand bagi yang ingin bergabung di UKM sesuai bidang yang diminati. OR diadakan di Area Hijau Fakulats Ekonomi dan Bisnis selama 10 hari, dimulai pada tanggal 5 s.d 15 September 2016.

Setiap stand memiliki daya tarik tersendiri. Fakultas Ekonomi dan Bisnis merupakan fakultas dengan Unit Kegiatan Mahasiswa yang lebih banyak dibandingkan Fakultas lain yang ada di Universitas Syiah Kuala. Diantaranya yaitu UKM Lembaga Pers Mahasiswa Perspektif, UKM Inkubator Usahawan Muda, UKM Lembaga Dakwah Fakultas Al-Mizan, UKM Economict Otomotif Club (EOC), UKM Bengkel Seni dan Teater (BESTEK), dan UKM Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup METALIK.

Dibukanya stand UKM sendiri merupakan salah satu inisiatif dari hasil rapat KBM sebelumnya yang bertujuan untuk menumbuhkan minat mahasiswa dalam pengembangan soft skill melalui Organisasi Mahasiswa.

Open Recruitment yang diadakan tahun ini berbeda dengan tahun sebelumnya. PAKARMARU (Pendidikan Karakter Mahasiswa Baru) tidak melibatkan pihak Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas. Tapi kegiatan ini sepenuhnya dilaksanakan oleh Wakil Dekan bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. (Ftrdafya)

OJK Akan Adakan Seminar Pasar Modal di Fakultas Ekonomi Unsyiah

OJK Akan Adakan Seminar Pasar Modal di FEB Unsyiah

OJK Akan Adakan Seminar Pasar Modal di FEB Unsyiah

Darussalam – Otoritas Jasa Keuangan Indonesia akan menggelar Seminar Pasar Modal di Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, kali ini OJK akan menggelar Seminar bertema “Pasar Modal Sebagai Alternatif Investasi”. Sesi seminar kali ini akan diisi oleh Gontor R. Azis yang merupakan Kepala Departemen Pengawasan Pasar Modal 1A.

Seminar Pasar Modal akan di gelar di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis pada tanggal 7 September 2016 seminar akan dimulai pada pukul 8.00-12.30, Peserta seminar akan mendapatkan fasilitas berupa Sertifikat, Snack, Makan Siang, dan Seminar kit.

Materi Seminar sendiri meliputi penjelasan tentang apa itu Pasar Modal dan bagaimana cara terjun langsung ke dunia Investasi Saham, Peserta seminar juga akan mendapatkan ilmu bagaimana membuka saham dan menganalisis pergerakan saham yang tercantum pada Bursa Efek Indonesia (IDX).

Bagi anda yang berminat untuk ikut seminar Pasar Modal dan terjun ke dunia Saham, anda dapat mendaftarkan diri anda kepada Saudara Zulfikar di Ruang Pembantu Dekan 4 Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

Brosur OJK 7 September 2016

Brosur OJK 7 September 2016

Mahasiswa KKN – PPM 10 Unsyiah dan LPN Gelar Saweu Nusa

KKN PPM 10 Unsyiah Gelar Saweu Nusa (Dokumentasi KKN PPM 10)

KKN PPM 10 Unsyiah Gelar Saweu Nusa (Dokumentasi KKN PPM 10)

Aceh Besar – Sebanyak 37 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Program Pengabdian Masyarakat 10 (KKN-PPM 10) periode 11 tahun 2016 Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan acara promosi potensi wisata Gampong Nusa yang bertajuk “Saweu Nusa” bersama Lembaga Pariwisata Nusa (LPN). Acara ini dilaksanakan pada hari minggu, 28 Agustus, di Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar.

Saweu Nusa ini diselenggarakan untuk mempromosikan Gampong Nusa yang memiliki banyak potensi wisata di dalamnya. Beberapa diantaranya adalah ekowisata, wisata kreatif berupa pengolahan sampah organik dan non-organik, dan wisata budaya serta kuliner khas Aceh.

“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan wisata Gampong Nusa melalui program – program yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM 10 di Gampong Nusa selama satu bulan,” Kata Muhammad Furqan, ketua KKN PPM 10.
Furqan berharap semoga kedepan Gampong Nusa ini lebih sukses dan berkembang dalam hal wisata.

Adapun pelaksanaan Saweu Nusa dimulai dengan presentasi promosi potensi desa oleh LPN dan pemutaran video promosi wisata yang dibuat oleh mahasiswa KKN-PPM 10 Unsyiah. Selanjutnya, acara dilaksanakan dengan kegiatan ‘Wet-Wet Gampong’, yaitu mengunjungi bank sampah, pengolahan barang bekas oleh Nusa Creation Community (NCC), dan keliling kampong. Selain itu, even ini dimeriahkan dengan penampilan seni yang terdiri dari Rapa’i Geleng, Laweut, dan Ranup Lampuan dari komunitas seni Al – Hayah dan simulasi 3 macam permainan tradisional, serta pengumuman lomba photo booth Instagram.

Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Duta Wisata, Agen Travel yang berada di kawasan Banda Aceh, dan juga stakeholder yang terkait dengan pariwisata. Selain itu, Beberapa komunitas yang tergabung dalam Forum Kolaborasi Komunitas (FKK) Banda Aceh, jajaran pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dan awak media juga turut diundang dalam acara ini.(Rio/DeTak)

Semarakkan Bulan Ramadhan, iESA Tularkan Semangat Berbagi

iEsa Tularkan Semangat Berbagi di Panti Asuhan (Fitri/Perspektif)

iEsa Tularkan Semangat Berbagi di Panti Asuhan (Fitri/Perspektif)

Banda Aceh – Kamis, (23/6/2016) Islamic Economics Students Association (iESA) bersama Jurusan Ekonomi Islam Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah melaksanakan kegiatan Bakti Sosial dan Buka Puasa Bersama 1437 H di Panti Asuhan Yayasan Uswatun Hasanah, Kajhu, Aceh Besar. Rangkaian kegiatan yang dilakukan yaitu gotong-royong lingkungan panti asuhan, belajar-mengajar bersama anak-anak panti, nobar film motivasi, pembagian santunan/donasi, dan tausiyah ramadhan.

Acara yang bertema “Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan” ini turut mengundang keluarga besar Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, seperti Ketua Jurusan, Sekretaris Jurusan, Para dosen Ekonomi Islam, perwakilan

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan iESA (Fitri/Perspektif)

Indahnya Berbagi di Bulan Ramadhan iESA (Fitri/Perspektif)

Badan Eksekutif, Dewan Perwakilan Mahasiswa, Unit Kegiatan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan, Ketua Bursa Efek Indonesia, Ketua MES (Masyarakat Ekonomi Syariah), dan 20 anak-anak yatim dan duafa yang menetap di Panti.

Ini kali kedua iESA mengadakan kegiatan tersebut dibawah tanggung-jawab bidang Diniyah, dimana tahun sebelumnya baksos diadakan di Panti Asuhan al-Washiliyyah Banda Aceh. “Bakti Sosial ini dilaksanakan untuk menumbuhkan rasa peduli antar sesama, menjaga silaturrahmi keluarga besar Ekonomi Islam, dan sebagai rasa syukur iESA terhadap apa yang telah dicapai”, papar Ketua Umum iESA, Haikal Saputra.

Dimulai dengan gotong royong lingkungan panti pada pukul 09.00 WIB dan memasak makanan untuk berbuka sampai sebelum zuhur, dilanjutkan dengan shalat Zuhur berjama’ah bersama anak-anak, belajar-mengajar sampai dengan waktu Ashar. Hingga sampai acara berbuka selesai, usai shalat Magrib berjamaah, barulah sesi pembagian donasi/santunan untuk anak yatim dan duafa. (Ftrdafya)

Derby Manajemen, EKA’13 Juara Benefit 2016

Excellent & Benefit merupakan acara tahunan BEM Fakultas Ekonomi Unsyiah (dokumentasi panitia)

Excellent & Benefit merupakan acara tahunan BEM Fakultas Ekonomi Unsyiah (dokumentasi panitia)

Darussalam – Tim Ekonomi Manajemen (EKM) 2013 berhasil menyabet gelar juara futsal Benefit 2016 setelah berhasil memenangkan pertandingan final kemarin, (23/5) yang digelar di Lapangan Futsal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Pertandingan final mempertemukan “derby manajemen“, EKM’13 vs EKM’12. Pertandingan dimenangkan oleh EKM’13 dengan skor 7-2.

Pertandingan berjalan attractive sejak ditiupnya peluit awal pertandingan. Tim EKM’12 langsung melepaskan tembakan jarak jauh namun masih dapat dihalau oleh Kiper EKM’13. Laga baru berjalan 7 menit, tim EKM’13 langsung mengobrak-abrik pertahanan EKM’12 dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk kemenangan EKM’13. Tim futsal EKM’12 sempat mencoba melancarkan serangan ke gawang EKM’13, namun nihil. Tim EKM’13 pun berhasil memperbesar jarak dengan gol dari sang kapten, Maula Ridwan. Babak pertama berakhir dengan skor 5-0.

Babak kedua, Tim EKM’13 langsung mengganti 4 pemainnya sekaligus. Namun strategi tim EKM’13 tampaknya gagal. EKM’12 langsung memperkecil jarak dengan skor 5-2 melalui free kick Oliq di menit 5 babak kedua. Sontak EKM’13 kembali memasukkan Maula dan Verian, EKM’13 kembali unggul 7-2. Skor bertahan hingga akhir babak kedua dan EKM’13 menang sebagai juara Benefit 2016.

Ilham Siregar, selaku Sekretaris Jurusan Ekonomi Pembangunan berkesempatan untuk menutup lomba Excellent & Benefit 2016. Excellent & Benefit merupakan ajang lomba olahraga mahasiswa rutin tiap tahunnya dan memperlombakan 5 cabang olahraga; futsal, basket 3on3, tenis meja, badminton dan catur. Dalam kesempatannya, Ilham berpesan agar acara ini dapat mempererat silaturrahmi mahasiswa.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja panitia. Lomba-lombanya juga berlangsung seru dan pesertanya begitu semangat untuk berpartisipasi di lomba kali ini. Saya berharap semoga dengan acara ini dapat mempererat silaturrahmi sesama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah” ujarnya di acara penutupan. “Pokoknya acara Excellent tahun ini benar-benar Excellent!” tutupnya dan disambut tawa oleh para penonton.

 

Berikut nama pemenang lomba Excellent & Benefit 2016

Basket 3on3

Juara 1: EKP 2012

Juara 2: EKA Gabungan

Juara 3: DEF Gabungan

 

Badminton Putra

Juara 1: Angga Syahputra

Juara 2: Attahilah

 

Badminton Putri

Juara 1: Nina

Juara 2: Juanita

 

Badminton Ganda Putra

Juara 1: Sayed & Rahmat

Juara 2: Attahilah & Nazri

 

Tenis Meja Putra

Juara 1: Arinal Haki

Juara 2: Reza Miswari

Juara 3: Hafiz Aulia

 

Tenis Meja Putri

Juara 1: Fifi

Juara 2: Suci

 

Catur

Juara 1: Bobby Fischer

Juara 2: M. Dhiyauddin

Juara 3: Nuzul Tantawi

 

BENEFIT (Futsal)

Juara 1: EKM’13

Juara 2: EKM’12

Best Player: Maula Ridwan (EKM’13)

(Jo), Editor (FAA)

DEA 14 Rebut Gelar Juara Umum HISO 2016

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Perhelatan Akbar HISO (Himaka Sport Olimpic), Sabtu (30/4), ditutup secara resmi oleh Alumni Akuntansi H. Aminullah, Usman, SE., Ak., MM. di Stadion Mini Lambhuk dan dilanjutkan dengan kata-kata sambutan oleh ketua panitia Muhammad Ferdy Joely dan ketua Himaka Mujinarko Praja Manggala. Tak hanya mahasiswa, dosen dan para alumni juga turut berpartisipasi sebagai peserta dan pendukung suksesnya acara ini HISO (Himaka Sport Olimpic) ini.

HISO (Himaka Sport Olimpic) merupakan pekan olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) yang menghimpun mahasiswa/i tiga program studi, yaitu S1 Akuntansi, D3 Akuntansi dan D3 Perpajakan. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 23 April 2016 ini berjalan dengan sukses dan meriah.

Penutupan Pekan Olahraga ini dimeriahkan dengan penyelengaan Final Sepak Bola di Stadion Mini Lambhuk sore tadi. Para suporter yang memadati stadion Mini Lambhuk turut larut dalam keseruan partai final yang memertemukan Tim Demisioner dan DEF 14 yang begitu semarak dengan teriakan para penonton.Cabang Olahraga Sepak Bola ini dimenangkan oleh Demisioner yang diperkuat oleh Romy, Kautsar, Mufied, H. Aminullah Usman dengan skor 3:0 gol pertama oleh Fuad, gol kedua oleh Rully dan gol ketiga oleh Dika. Adapun juara II sepakbola dimenangkan oleh DEF 14 dan juara III disabet oleh tim EKA 14.

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Sekretaris Panitia HISO (Himaka Sport Olimpic) Muhammad Fachrizal, melaporkan bahwa seluruh rangkaiaan Pekan Olahraga Mahasiswa Akuntansi tahun 2016 telah sukses terselenggarakan dimana berbagai kegiatan perlombaan terlaksana dengan baik dan sukses.

DEA 14 yang keluar sebagai juara umum, merupakan satu-satunya tim dari D-III yang pernah menjadi juara umum di turnamen olahraga HISO 2016.

“Selamat saya ucapkan untuk yang menjuarai Cabor di HISO 2016 ini, tetap jaga solidaritas dan mari membantu Himaka lebih jaya lagi Himaka Jaya!” tutup Muyassir sebagai Sekretaris Umum Himaka 2016. (Kasmaliza/Himaka)