Ketua MPR RI: Jangan Mau Jadi Kuli Di Negeri Sendiri  

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (tiga dari kanan) menabuh rapai pertanda dimulainya Pekan Ilmiah Akuntansi 2017 (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – Acara Seminar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) FEB UNSYIAH yaitu Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) yang ke XX dengan tema Seeking Identity Of Accounting Profession  To Deal With The Great Challenges In Digital Era pada hari senin (30/10).

Dihadiri oleh ketua MPR RI Dr. H. Zulkifli Hasan SE,MM sebagai pembuka acara, merupakan ‘kado ulang tahun’ untuk acara PIA tahun ini yang genap diselenggarakan 20 kali oleh HIMAKA. Acara diawali dengan seminar bertaraf Internasional. Kehadiran beliau disambut antusias oleh para dosen serta mahasiswa baik dari ekonomi maupun dari berbagai fakultas lainnya yang ada di Unsyiah.

Dalam pembukaannya Dr. H. Zulkifli Hasan SE,MM menyampaikan bagaimana membentuk atau kiat-kiat menjadi bangsa yang maju. “Syarat untuk menjadi bangsa yang maju mestilah mempunyai ilmu pengetahuan, kebijakan-kebijakan yang dibuat haruslah untuk kepentingan bersama, dan mempunyai nilai-nilai sosial”.

Ia juga menambahkan bahwa ilmu pengetahuan itu terdapat didalam pendidikan, dan pendidikan di kampus mempunyai peran yang sangat penting. Kampus juga menunjukkan wajah dari bangsa tersebut.

Selain itu ia juga turut menyemangati mahasiswa terkait peran mahasiswa yang diharapkan dapat memberikan pendidikan politik dalam artian bagaimana memilih pemimpin, mengetahui keadaan provinsi, bangsa, dan negaranya.

“Mahasiswa perlu memperkuat diri, dengan bergabung kedalam organisasi-organisasi dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sehingga bisa melakukan sebuah perubahan untuk kebaikan anak negeri masa depan yang memiliki daya saing tinggi, dan berinovasi agar tidak menjadi kuli di negeri sendiri” Tutupnya. (Feb)

 

Ketua MPR RI Akan Buka Pekan Ilmiah Akuntansi di Unsyiah

Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) Akan Dibuka Oleh Ketua MPR RI, Dr.. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. (Ist)

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) FEB Unsyiah akan kembali menggelar Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah pada 30 Oktober – 4 November 2017. Mengusung tema “Facing Up The Great Challenges in Digital Era”, acara ini akan dibuka langsung oleh Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia (MPR RI), Dr.. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M.

Ini merupakan kali ke-20 HIMAKA menggelar event terbesarnya setiap tahun. Ketua PIA XX menjelaskan tujuan PIA tahun ini untuk menambah pengetahuan dan memperkuat kompetensi mahasiswa agar mampu bersaing di era globalisasi.

Acara ini akan diisi oleh sejumlah acara besar seperti Seminar Internasional Akuntansi, Expo dan sejumlah lomba Akuntansi untuk mahasiswa dan siswa se-Aceh. Pembukaan acara ini akan diikuti oleh 500-an peserta Seminar Internasional Akuntansi

Rencananya, Pembukaan Pekan Ilmiah Akuntansi besok (30/10) akan dibuka oleh Ketua MPR RI, Dr. H. Zulkifli Hasan, S.E., M.M. Selain itu, pembukaan acara juga akan dihadiri oleh Wakil Gubernur Aceh, Wakil Walikota Banda Aceh dan Rektor Universitas Syiah Kuala.

Setelah pembukaan, acara akan dilanjutkan dengan Seminar Internasional Akuntansi yang akan diisi oleh Prof. Dr. Ayoib C. Ahmad yang juga Dekan Tunku Intan Puteri Safinaz School of Accountancy University Utara Malaysia (TISSA-UUM) dengan tema “Seeking Identity of Accounting Profession to Deal With The Great Challenges in Digital Age”

“Untuk mahasiswa yang masih ingin mengikuti acara seminar Internasional besok, panitia menyediakan tiket On The Spot” ucap Miftahul Akram, Ketua panitia PIA XX (Jr)

Band Indie Ibukota Meriahkan Acara LOZCAFEST 2017

Band Indie Ibukota Meriahkan Acara LOZCAFEST 2017 (Iqbal/Perspektif)

 

Darussalam – LOZCAFEST 2017 berhasil digelar di Pantai Cemara Lampuuk (24/4). Acara yang merupakan acara puncak perayaan anniversary OZ Radio Banda Aceh ini dihadiri oleh berbagai kalangan muda kota Madani.

LOZCAFEST merupakan event festifal musik indie yang pertama kali digelar di Banda Aceh. OZ Radio Banda Aceh berkolaborasi dengan Go Ahead People Banda Aceh ini menggabungkan seni dan alam bebas menjadi satu.

Dalam acara yang digelar di tepi pantai ini mengundang sejumlah band Indie terbaik Ibukota. Sebut saja Kelompok Penerbang Roket, Elephant Kind hingga DJ Dipha Barus turut memeriahkan rangkaian acara LOZCAFEST 2017.

“(Acara) ini adalah acara yang luar biasa dengan konsep seni dan alam bebas pertama di Aceh. Senang bisa ikut dalam acara ini” sebut salah seorang penonton.

Band Indie Ibukota meriahkan acara LOZCAFEST 2017 (Jauhar/Perspektif)

Selain band Indie Ibukota, acara ini turut diisi oleh sejumlah band hits di Banda Aceh seperti Threemore, Killa The Phia dan sejumlah band asli bentukan anak Aceh turut memeriahkan acara ini.

LOZCAFEST 2017 juga diisi oleh sejumlah stand makanan, games hingga brand pakaian lokal pun turut hadir untuk memanjakan pengunjung yang datang.

Pengunjung juga dapat mencoba berkreasi dengan *face painting* oleh komunitas lukis Akar Imaji. Selain itu, pengunjung juga bisa mendapatkan merchandise band-band yang tampil di stand OZ Radio Banda Aceh (Jr)

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

Darussalam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar seminar pada Rabu(7/9) yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala dalam rangka mensosialisasikan Pasar Modal Indonesia kepada seluruh kalangan akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Seminar diahdiri lebih dari 200 peserta yang sangat antusias mulai dari dibukanya pendaftaran. Hal ini terlihat pada saat registrasi, peserta seminar memuat antrian yang panjang mulai pukul 08.12 WIB. Selain dari kalangan akademika kampus sendiri, seminar ini juga dihadiri oleh beberapa siswa/i Sekolah Menengah Atas.

Darmawan, Kepala bagian Pengaturan Emiten, Perusahaan Publik, dan Pasar Modal Syariah Aceh mengajak mahasiswa atau seluruh peserta yang hadir untuk mencoba berinvestasi dalam dunia saham. Ia juga menegaskan membuka atau membeli saham bukanlah datang membawa uang kepada kantor OJK, tapi cukup dengan mendaftar dan melengkapi administrasi hanya melalui gadget.

OJK 2016

Darmawan memaparkan materi mengenai Pasar Modal Indonesia. (7/9) (Foto: Dimas/Perspektif)

Dalam seminarnya ia juga memamaparkan bahwa peran OJK dalam pengawasan pasar modal Indonesia dan juga hasil survey nasional Literasi Keuangan yang menunjukkan bagaimana tingkat pemahaman dan pemanfaatan dari Perbankan, Asuransi, Pegadaian, Pembiayaan, Dana Pensiun, dan Pasar modal.

Dalam kesempatan ini, juga hadir pembicara dari akademisi internal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yaitu Said Musnadi dengan bahasan tentang peranan dari capital market dalam membangun ekonomi. “Ada hipotesis yang menjelaskan bahwa dengan adanya instrument investasi modal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja semakin luas, pendapatan semakin besar. oleh sebab itulah ekonomi kita menjadi lebih baik”. Ungkapnya.

Bagi yang sudah membuka akun saham, mereka akan mendapat user ID dan password yang tidak bisa diakses oleh orang lain. “Biaya yang harus dikeluarkan untuk membuka account saham cukup denagn membayar Rp.100.000. Dalam hal jual dan beli saham, OJK memaparkan kemudahan dalam bertransaksi yaitu melalui aplikasi bagi yang sudah memiliki ID dan password. (Feby)

Editor: (Ftrdafya)

Mahasiswa KKN – PPM 10 Unsyiah dan LPN Gelar Saweu Nusa

KKN PPM 10 Unsyiah Gelar Saweu Nusa (Dokumentasi KKN PPM 10)

KKN PPM 10 Unsyiah Gelar Saweu Nusa (Dokumentasi KKN PPM 10)

Aceh Besar – Sebanyak 37 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata – Program Pengabdian Masyarakat 10 (KKN-PPM 10) periode 11 tahun 2016 Universitas Syiah Kuala menyelenggarakan acara promosi potensi wisata Gampong Nusa yang bertajuk “Saweu Nusa” bersama Lembaga Pariwisata Nusa (LPN). Acara ini dilaksanakan pada hari minggu, 28 Agustus, di Gampong Nusa, Lhoknga, Aceh Besar.

Saweu Nusa ini diselenggarakan untuk mempromosikan Gampong Nusa yang memiliki banyak potensi wisata di dalamnya. Beberapa diantaranya adalah ekowisata, wisata kreatif berupa pengolahan sampah organik dan non-organik, dan wisata budaya serta kuliner khas Aceh.

“Acara ini bertujuan untuk memperkenalkan wisata Gampong Nusa melalui program – program yang telah dilakukan oleh mahasiswa KKN PPM 10 di Gampong Nusa selama satu bulan,” Kata Muhammad Furqan, ketua KKN PPM 10.
Furqan berharap semoga kedepan Gampong Nusa ini lebih sukses dan berkembang dalam hal wisata.

Adapun pelaksanaan Saweu Nusa dimulai dengan presentasi promosi potensi desa oleh LPN dan pemutaran video promosi wisata yang dibuat oleh mahasiswa KKN-PPM 10 Unsyiah. Selanjutnya, acara dilaksanakan dengan kegiatan ‘Wet-Wet Gampong’, yaitu mengunjungi bank sampah, pengolahan barang bekas oleh Nusa Creation Community (NCC), dan keliling kampong. Selain itu, even ini dimeriahkan dengan penampilan seni yang terdiri dari Rapa’i Geleng, Laweut, dan Ranup Lampuan dari komunitas seni Al – Hayah dan simulasi 3 macam permainan tradisional, serta pengumuman lomba photo booth Instagram.

Acara tersebut dihadiri oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Aceh, Duta Wisata, Agen Travel yang berada di kawasan Banda Aceh, dan juga stakeholder yang terkait dengan pariwisata. Selain itu, Beberapa komunitas yang tergabung dalam Forum Kolaborasi Komunitas (FKK) Banda Aceh, jajaran pemerintah Kabupaten Aceh Besar, dan awak media juga turut diundang dalam acara ini.(Rio/DeTak)

Yuk Hadiri Pegelaran Seni Artcoholic 8 di Taman Budaya

Artcoholic Exhibition 8 (dokumentasi UKM Putroe Phang)

Artcoholic Exhibition 8 (dokumentasi UKM Putroe Phang)

Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Seni Putroe Phang akan menggelar kegiatan “Artholic Exhibition 8” dalam rangka peringatan hari jadi yang ke 21. Pergelaran seni ini akan dilaksanakan pada hari Sabtu, 28 Mei 2016 pada puku 20.15 dan berlokasi di Taman Budaya Banda Aceh.

Acara ini mengusung tema “Tacok Peu nyang Goet, Tapeugot nyang Kana”. Event ini bertujuan agar generasi lebih selektif dalam melihat hal termasuk budaya baru yang berkembang dimasyarakat. Akan ada beberapa cabang seni yang akan dipentaskan, diantaranya seni tari, seni teater dan juga pameran seni lukis

Keseluruhan acara dan merupakan penampilan seni dari anggota UKM Seni Putroe Phang Unsyiah. Pertunjukkan ini  terbuka untuk umum sehingga masyarakat dapat menyaksikannya secara gratis, sementara open gate acara mulai pukul 20.00 (ibe)

Demisioner Hantam EKA 12 Dengan Skor 2-0

S__13844844

Tim Demisioner Himaka sebelum bertanding melawan EKA 12 (12/4/2016) (Foto: Dok. Panitia)

Darussalam – Pada cabang bola kaki Himaka Sport Olympics (HISO)2016, hari ini (12/4/2016) tim Demisioner berhadapan dengan tim EKA 12. Ada yang tak biasa pada bertandingan hari ini, yakni tim dari Demisioner diperkuat oleh Aminullah Usman (Mantan Direktur Utama PT. Bank Aceh dan Alumni Akuntansi). HISO 2016 sendiri telah berlangsung selama  10 hari sejak resmi dibuka di Zidane Futsal (2/4/2016) lalu.

Pertandingan berlangsung alot pada babak pertama, hingga peluit babak pertama skor masih menunjukkan telur bebek. Diperkuat dengan anggota demisioner antar leting lainnya, serangan demi serangan dilancarkan. Skor 1-0 dicetak oleh Khairizal (Wak Jal) melalui tendangan pinalti, Demisioner unggul satu angka. Pada babak kedua, Aminullah barulah memasuki lapangan dengan mengenakan seragam tim Demisioner berwarna merah muda.

230609a

Aminullah saat bermain memperkuat tim Demisioner (12/4/2016) (Dimas/Perspektif)

Bermain satu babak, Aminullah kerap melakukan crossing-crossing handal. “Meskipun usia sudah lanjut, namun tenaga tendangan pak Amin masih kuat. Ini sama seperti yang dikatakan abang leting dulu, kalau pak Amin pas kuliah itu Roberto Carlos nya EKA”, ucap mahasiswa yang menonton.

Belum genap 10 menit bermain, Mufied Alkamal sudah mencetak goal kedua tim Demisioner. Dengan goal tersebut, Demisioner menang atas skor 2-0 melawan EKA 12 dan melenggang ke pertandingan berikutnya.

Turnamen Himaka Sport Olympics (HISO) 2016 telah berlangsung selama  10 hari sejak resmi dibuka di Zidane Futsal (2/4/2016) lalu, dan final sepak bola serta penutupan akan diselenggarakan ekslusif di Stadion H. Dimurthala pada tanggal 23 April 2016 mendatang. (Dimas)

Fakultas Ekonomi Unsyiah Siap Distribusikan Jas Almamater Untuk Mahasiswanya

Almamater Mahasiswa Unysiah (Ilustrasi)

Almamater Mahasiswa Unsyiah (Ilustrasi)

Darussalam – Jas almamater Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk angkatan 2014 yang sempat mengalami kendala akhirnya sudah didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah, Rabu (24/2). Jumlah jas almamater yang diterima oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah sebanyak 5400 jas yang kemudian didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah.

Pihak BEM Fakultas Ekonomi (FE) juga telah menerima almamater yang didistribusikan melalui BEM Unsyiah. Pembagian jas almamater di Fakultas Ekonomi sendiri juga tidak lepas dari peran pihak Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) untuk mendata ukuran dan jumlah jas almamater. Selanjutnya, pihak BEM FE akan langsung membagikan jas almamater kepada mahasiswa.

Walaupun pihak BEM FE belum mengklarifikasi kapan tepatnya jas almamater akan didistribusikan langsung ke mahasiswa angkatan 2014, namun kabar pendistribusian jas almamater ini tetap membawa suka cita bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2014 yang aktif maupun non-aktif berorganisasi dalam kampus, mengingat betapa pentingnya peran jas almamater untuk mengikuti acara-acara di kampus yang dirasakan oleh mahasiswa angkatan 2014 yang aktif dalam organisasi.

BEM FE Unsyiah dalam kesempatan ini berharap agar kedepannya pihak rektorat Unsyiah dapat menyelesaikan jas almamater untuk untuk angkatan 2015, dapat dilakukan secepatnya, supaya kesalahan kesalahan yang terjadi tahun 2014 tidak terjadi lagi. (Feb/Lis)

Editor: Dimas

BEM Unsyiah Buat Pernyataan Menolak Pemangkasan Aturan Wajib Jilbab Di Aceh Oleh Kemendagri

Kemendagri Tolak Kewajiban Berjilbab di Aceh (Dokumentasi Kemendagri)

Kemendagri Tolak Kewajiban Berjilbab di Aceh (Dokumentasi Kemendagri)

Darussalam – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Syiah Kuala mengeluarkan pernyataan menolak terkait aturan baru yang diterbitkan oleh Kemendagri terkait pemangkasan aturan wajib berjilbab di Aceh. Sebelumnya Kemendagri mengeluarkan peraturan menolak pembatasan jam malam bagi wanita di Aceh yang tidak boleh keluar rumah diatas jam 23.00, dan akhir-akhir ini Kemendagri kembali membuat peraturan mengenai pembatasan aturan wanita berjilbab di Aceh karena dikatakan telah menciderai HAM.

“Pemangkasan aturan wajib  jilbab di Aceh dan aturan wanita tidak boleh keluar rumah setelah jam 23.00 menciderai syariat islam di Aceh” kutip pernyataan dari BEM Unsyiah. Menurut BEM, Pelaksanaan Syariat Islam di Aceh tidak melanggar aturan karena telah tertuang dalam Qanun Pemerintah Aceh. “Pelaksanaan Syari’at Islam di Aceh telah dirumuskan secara yuridis melalui Peraturan Daerah nomor 3 tahun 2000 tentang pembentukan organisasi dan tata kerja MPU Provinsi Daerah Istimewa Aceh dan Peraturan Daerah nomor 5 tahun 2000 tentang Pelaksanaan Syari’at Islam” tegasnya.

BEM juga mempermasalahkan pernyataan Kemendagri terkait pembatasan Peraturan Daerah Aceh terkait perihal ini. “Jelas bahwa kewenangan Mendagri untuk membatalkan perda adalah rechtspolitiek (politik hukum) pemerintah pusat untuk semakin mencengkeram leher manajemen lokal. Seharusnya, yang harus dilakukan adalah me-revisi peraturan daerah ini membuat pemerintahan pusat supaya mampu memfasilitasi dan mengawal desentralisasi hingga tujuan utamanya tercapai”.

Menurut mereka, persoalan dari revisi ini menyangkut kewenangan pembatalan perda oleh Mendagri hanya akan menimbulkan komplikasi yuridis. Kewenangan membatalkan perda, berada dalam domain judicial review di Mahkamah Agung (MA). Oleh karena itu, mereka menolak peraturan Kemendagri terkait pembatasan jam malam dan juga pembatasan wajib jilbab di Aceh.

Melalui Kementrian POLHUKAM, berikut pernyataan sikap BEM Unsyiah terhadap pemangkasan aturan wajib jilbab:

  1. Hargai keistimewaan Aceh dalam melaksanakan syariat islam.
  2. Memberikan kewenangan bagi Aceh dalam menjalankan hal dan mengecam Mendagri dalam upaya pelemahan dan pengurangan ke khususan Aceh karena peradilan syari’at islam di Aceh adalah bagian dari sistem peradilan nasional dalam lingkungan peradilan agama yang dilakukan oleh Mahkamah Syar’iyah yang bebas dari pengaruh pihak manapun.

(Jo)

Syarat dan Ketentuan Lomba Fotografi “Everyday Heroes”

Lomba Fotografi LPM Perspektif (Dokumentasi Perspektif)

Lomba Fotografi LPM Perspektif (Dokumentasi Perspektif)

 

SYARAT DAN KETENTUAN


 

Tema Lomba Foto:

  • Everyday Heroes (Pahlawan dalam kehidupan sehari hari)

Ketentuan Umum:

  • Pendaftaran lomba foto ini GRATIS
  • Setiap peserta maksimal dapat mengirimkan 3 (tiga) foto
  • Terbuka untuk seluruh mahasiswa khusus Aceh (Banda Aceh dan Aceh Besar)
  • Foto merupakan hasil karya sendiri, belum pernah diikusertakan dalam perlombaan
  • Foto tidak diperbolehkan mengandung unsur non-fotografi, seperti tanda tangan, frame, watermark, pornografi, SARA, dll.
  • Olah digital yang diperbolehkan hanya sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, contrast & brightness, dan saturasi warna), dalam ekstensi .JPG dan berisikan data EXIF.
  • Teknik fotografi yang digunakan bebas, foto dapat berupa landscape, hitam putih, street photography, foto jurnalistik, dll.
  • Foto sesuai tema, “Everyday Heroes” berupa foto Human Interest yang mengedepankan sisi orang/profesi/kegiatan yang memiliki manfaat bagi banyak orang.
  • Batas terakhir pengiriman foto pada tanggal 18 Maret 2016 pukul 15.00WIB
  • Pengumuman pemenang diumumkan tanggal 20 Maret 2016 di website www.persfe.com
  • Foto yang diikutsertakan dalam lomba ini adalah karya asli peserta
  • Foto yang berhasil masuk dalam kategori pemenang akan menjadi hak panitia, dan panitia berhak mempublikasikannya dalam media dengan “Tidak menghilangkan hak cipta pemilik foto”
  • Pemenang lomba akan mempresentasikan hasil fotonya pada saat pembukaan pameran foto
  • Pemenang lomba wajib menghadiri pembukaan pameran foto, pembagian hadiah akan dilaksanakan pada saat pembukaan pameran (21 Maret 2016)
  • Keputusan dewan juri bersifat mutlak, mengikat dan tidak dapat diganggu gugat
  • Panitia tidak bertanggungjawab terhadap pelanggaran hak cipta dan tuntutan hukum dari pihak lain

Mekanisme Pendaftaran:

  • Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan foto, hasil scan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), nomor handphone, BBM/LINE (opsional) dan hasil scan Slip SPP semester berjalan melalui e-mail.
  • Subjek e-mail: NIM_NAMA_JUDUL KARYA dengan mengirimkan ke alamat e-mail redaksi.persfe@gmail.com

Isi e-mail:

  • Nama:
  • NIM:
  • Fakultas, Universitas:
  • No. Hp:
  • BBM/LINE (opsional):
  • Alamat Tinggal:

Lampiran email:

  • Hasil Scan KTM
  • Hasil Scan Slip SPP Semester Berjalan
  • Foto yang dilombakan (maks. 3 foto)

Format rename foto:

  • Judul Foto_Caption_Keterangan(dimana foto diambil)
  • Setiap foto yang dikirim, wajib disertai penjelasan singkat mengenai foto tersebut dalam ekstensi .DOC (maksimal 50kata/foto)

Penilaian Foto:

  • Kreativitas
  • Mutu Teknis
  • Estetika
  • Keunikan
  • Nuansa Islami

Pemenang Lomba:

  • Pemenang perkategori tema akan kami pamerkan pada acara pameran foto di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (21-24 Maret 2016)
  • Para pemenang lomba foto akan menerima uang tunai dan sertifikat penghargaan
  • Pengambilan hadiah tidak dapat diwakilkan

Contact Persons:

  • Wahyu (085206976468 / line: mwswhyu)
  • Fathur (085275391648 / line: fathurmufti)