PLT. GUBERNUR ACEH TAK KUNJUNG HADIR, DEMONSTRASI PT.EMM BERAKHIR RICUH

Kondisi Kantor Gubernur Aceh Saat Orasi Mahasiswa Berlangsung, Selasa, 09/4 (jan)

Darussalam – Massa gabungan Aliansi Mahasiswa Aceh kembali melancarkan aksi demonstrasi menuntut PLT. Gubernur Aceh Nova Iriansyah guna membatalkan izin PT EMM (Emas Mineral Murni) di Kab. Nagan Raya. Aksi yang terhitung merupakan demonstrasi ke-11 ini dihadiri ratusan mahasiswa. Lebih dari 80 elemen mahasiswa  Universitas se-Banda Aceh ikut menyuarakan aksi ini. Bahkan, terdapat massa delegasi yang berasal dari luar Universitas di Banda Aceh, yakni Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe. Massa aksi berkumpul di depan kantor gubernur Aceh (9/4/2019) sejak pukul 09.00 WIB.

Berbagai orasi yang dilaksanakan sejak pagi tersebut sempat berhenti pukul 12.00 WIB untuk jeda makan siang dan sholat zuhur. Setelah itu, tepat pukul 14.00 massa aksi kembali melanjutkan demonstrasi dan orasi dipimpin Koor. Lapangan, Ilham.

Aksi memanas sekitar 15.30 wib menjelang Azan Ashar. Massa aksi melancarkan aksi bakar ban di halaman Kantor Gubernur Aceh. Tak berselang lama, massa yang berada di garis depan terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan. Disusul terlihatnya mobil water canon yang berjalan mendekati massa aksi. Disinilah puncak ketegangan antara massa aksi dan petugas keamanan pecah. Polisi terlihat mulai menyiramkan air dari mobil water canon dan menembakkan beberapa gas air mata.

Tak dipungkiri situasi menjadi mencekam dan tidak terkendali. Massa aksi berhamburan berlari keluar halaman Kantor Gubernur Aceh. Korban dari pihak massa aksi pun berjatuhan. Ada yang terluka, terjatuh, dan mengalami sesak nafas akibat gas air mata. Hal ini disesalkan beberapa pemimpin elemen mahasiswa massa aksi. Terakhir, massa aksi terlihat berkumpul di Taman Safiatuddin yang terletak disebelah Kantor Gubernur, untuk menyusun aksi berikutnya. ( Abi & Jan)