Antusiasme Mahasiswa Terhadap Wacana Kelas Internasional EKI

Antusiasme Mahasiswa Terhadap Wacana Kelas Internasional EKI (Sul/Perspektif)

Masih hangat dalam benak mahasiswa Ekonomi Islam (EKI) FEB Unsyiah akan isu mengenai pengadaan kelas internasional untuk program studi EKI. Respon positif bermunculan dari mayoritas mahasiswa jurusan EKI. Antusiasme mahasiswa bahkan sudah ada sejak IAP dikembangkan menjadi IBEP dan sudah menggaet serta program studi Ekonomi Manajemen (EKM) dan Ekonomi Pembangunan (EKP).

Yusri T Yaudullah salah seorang mahasiswa EKI 2017 mengungkapkan bahwa kelas internasional cukup penting. Mengingat bahwa cakupan ekonomi berbasis syariah telah memiliki peran penting dalam roda perekonomian. Sehingga perlu adanya wadah untuk mengajarkan dan menyesuaikan perekonomian dunia saat ini dengan ekonomi berbasis syariah. Dengan adanya rencana dibukanya kelas internasional ini akan membuka peluang mahasiswa untuk mengubah, membentuk, serta menyesuaikan diri dengan global tetapi tetap berlandaskan dengan ketentuan islam.

Mahasiswa IBEP 2017 juga merespon positif kabar ini. Salah satunya adalah Alyanur dari IBEP Manajemen, Menurutnya, ini adalah keputusan yang sangat tepat karena Ekonomi islam sedang berkembang pesat terutama di Eropa. Bahkan beberapa Negara Eropa sudah menerapkan system ekonomi islam. Ini sangat memudahkan bagi mahasiswa EKI FEB Unsyiah untuk dapat bersaing langsung dengan mahasiswa luar negeri. Apalagi dengan adanya peluang student exchange atas kerjasama Unsyiah dengan beberapa universitas di luar negeri seperti Taiwan misalnya.

“Dengan adanya kelas Internasional EKI, maka ekonomi islam akan going globally dan akan mengalahkan sistem-sistem konvensional serta akan menambah peringkat FEB di Nasional dan Internasional,” tambah Rais Al-Fathan selaku Komting IBEP 2017.

Sejauh ini, minat mahasiswa terhadap kelas internasional terus bertambah. Hal ini tentu saja bernilai baik bagi pihak kampus dan mahasiswanya sendiri. (Sul)