Pesta Demokrasi di Ekonomi, Kok Begini?

Matinya demokrasi kampus (Ilustrasi)

Matinya demokrasi kampus (Ilustrasi)

Pesta Demokrasi Kampus memang sudah berakhir sepekan yang lalu, mahasiswa masih dalam euforia kemenangan, bersorak menunggu gebrakan dari “sang Presiden” yang baru lahir di ujung Syiah Kuala. Mahasiswa seakan tak pernah matinya menyuarakan suara-suara perubahan untuk negeri. Ideologi perjuangan masih kuat di benak setiap suara yang keluar. Hati kian tergetar mendengar suara lantang dari mahasiswa, beraksi nyata dengan semangat yang kian membara.

3.165 mahasiswa Ekonomi diberi hak suara untuk memilih pemimpin mereka. Di setiap sudut kampus terdengar semangat berkobar untuk ikut andil dalam pesta demokrasi tahunan kampus. Siapa yang tak ingin bersuara untuk kampus, mereka dicap apatis tak ingin bergabung dengan suara-suara perubahan lainnya.

Kini sang Presiden baru telah lahir, mereka lahir dari suara-suara mahasiswa yang berharap perjuangan mereka didengarkan. 1000-an suara berlabuh pada sang calon tunggal. Hanya 1531 suara yang digunakan dalam event krusial mahasiswa tahunan ini.

Ironi memang, hanya 43% suara yang digunakan dalam panggung pesta demokrasi tahunan syiah kuala tahun ini. Tak banyak memang yang mempersoalkan hal ini, ‘yang penting menang sajalah’ pikiran utamanya. Panggung demokrasi yang berjalan diprediksi akan berjalan meriah, hanya diisi oleh 1531 suara, tak sampai separuh dari total 3.165 total mahasiswa yang punya hak bersuara.

Kemanakah ideologi mahasiswa yang selama ini mereka bawa? Sebelum hari pemilihan, suara mereka yang terdengar begitu lantang di langit kampus hilang entah kemana. Pesta demokrasi tahun ini seakan ternodai oleh 57% suara yang lebih memilih untuk menjadi golongan putih.

Siapa yang bisa disalahkan dibalik realita kampus tua ini? Kampus yang telah melahirkan banyak tokoh pioneer pemerintah, ribuan aktivis lahir dari gedung tua yang elok ini. Kini, semangat untuk bersuara saja tak lagi ada, semua hilang bak ditelan masa.

Apatiskah mereka dalam bersuara? Benarkah mahasiswa kini lebih men-dewa-kan akademis mereka ketimbang menjadi aktivis? Sedikit dari mereka yang bisa mengartikan kata ‘mahasiswa’ saat ini, seakan terlena di ruang penuh apatisme. Berkhayal tentang istilah-istilah ekonomi yang mereeka pelajari tanpa tahu kemana akan digunakan nanti. Mereka yang tak ingin diganggu, selalu bertanya “indeks prestasiku semester ini, masih tinggikah angkamu”.

Entah kapan bencana moral ini hilang, hanya Mahasiswa yang dapat berikan titik terang. Semoga doa rakyat jelata dapat menyadarkan mereka, ada hak yang harus diperjuangkan, tahu kemana suara lantang mereka seharusnya. Hidup Mahasiswa! (Jr)

Pemira 2016, Faisyal Jawara di Ekonomi

Pemira 2016 di Fakultas Ekonomi berjalan lancar (Ilo/Perspektif)

Pemira 2016 di Fakultas Ekonomi berjalan lancar (Ilo/Perspektif)

Darussalam – Pesta demokrasi tahunan mahasiswa yang dilaksanakan untuk memilih ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Unsyiah berhasil dilaksanakan kemarin (15/12). Pemira tahun 2016 ini berjalan lancar dan disambut antusiasme yang tinggi dari mahasiswa di seluruh Fakultas yang ada di Unsyiah.

Di Fakultas Ekonomi, Pemira tahun ini dilaksanakan untuk memilih Ketua BEM yang baru, baik untuk Fakultas Ekonomi maupun Unsyiah. Tempat Pemungutan Suara (TPS) Fakultas Ekonomi yang berada di Aula Fakultas Ekonomi mengalami sedikit keterlambatan dalam dibukanya TPS.

Hal ini disebabkan oleh keterlambatan distribusi surat suara dari pihak Komisi Pemilihan Raya (KPR) Unsyiah, TPS Ekonomi yang dijadwalkan buka 8.30 baru bisa dibuka puluk 9.30 akibat keterlambatan dari KPR Unsyiah.
Tercatat ada 3.165 mahasiswa Unsyiah yang terdaftar sebagai pemilih dalam Pemira 2016 dan terbagi dalam 2 TPS. Setiap TPS terpantau aman dan penuh penjagaan dari pihak paitia Pemira 2016.

Pemilihan BEM Fakultas Ekonomi yang hanya terdapat 1 calon mengakibatkan pihak KPR FEB harus tetap melaksanakan pemilihan. “Untuk BEM Fakultas Ekonomi tetap diadakan Pemira, hal ini harus dilakukan mengikuti instruksi dari Wakil Dekan 3 FEB yang tidak mau mengangkat ketua BEM baru secara Aklamasi” jelas ketua KPR FEB, Ferdy Joely.

Hal ini membuat KPR FEB tetap mencetak surat suara dengan format setuju/tidak setuju. Hingga akhir pemilihan suara, dipastikan calon tunggal BEM FEB, Nazrul Anas terpilih sebagai Ketua BEM Fakultas Ekonomi dengan perolehan 1057 suara dari 1351 suara pemilih.

Untuk Pemilihan Ketua BEM Unsyiah, Calon nomor urut 2, Rachmad Faisyal (FT) berhasil memenangkan suara di Fakultas Ekonomi dengan perolehan 982 Suara, mengalahkan 2 pesaing lainnya, Fathur Hadyan (FKIP) 268 Suara dan Raja Muda Cik (FEB) 101 suara.

Kemenangan Faisyal sendiri memang telah di prediksi oleh Mahasiswa Ekonomi debat kandidat calon ketua BEM Unsyiah “Saya memang sudah yakin dari awal kalo bang Faisyal menang, soalnya beliau calon yang paling kompeten dibandingkan yang lain” sebut mahasiswa yang enggan disebutkan namanya.

Terhitung hingga pukul 18.00 kemarin (15/12) Rachmad Faisyal juga berhasil memenangkan suara di 5 Fakultas di Unsyiah, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Pertanian, Fakultas Hukum, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Teknik. Hingga quick count ditutup, Faisyal berhasil meraih 6509 suara, mengalahkan pesaingnya, Fathur Hadyan (4367 Suara) dan Raja Muda Cik (421 Suara).

Persaingan suara pada quick count kemarin sempat memanas di pukul 17.45 WIB, dimana Fathur Hadyan dan Rachmad Faisyal hanya terpaut 0.52% Suara. Namun hingga quick count ditutup pukul 18.00, Rachmad Faisyal berhasil memenangkan cuick count Pemira 2016. (Jo, Ilo)

Derby Manajemen, EKA’13 Juara Benefit 2016

Excellent & Benefit merupakan acara tahunan BEM Fakultas Ekonomi Unsyiah (dokumentasi panitia)

Excellent & Benefit merupakan acara tahunan BEM Fakultas Ekonomi Unsyiah (dokumentasi panitia)

Darussalam – Tim Ekonomi Manajemen (EKM) 2013 berhasil menyabet gelar juara futsal Benefit 2016 setelah berhasil memenangkan pertandingan final kemarin, (23/5) yang digelar di Lapangan Futsal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Pertandingan final mempertemukan “derby manajemen“, EKM’13 vs EKM’12. Pertandingan dimenangkan oleh EKM’13 dengan skor 7-2.

Pertandingan berjalan attractive sejak ditiupnya peluit awal pertandingan. Tim EKM’12 langsung melepaskan tembakan jarak jauh namun masih dapat dihalau oleh Kiper EKM’13. Laga baru berjalan 7 menit, tim EKM’13 langsung mengobrak-abrik pertahanan EKM’12 dan mengubah skor menjadi 2-0 untuk kemenangan EKM’13. Tim futsal EKM’12 sempat mencoba melancarkan serangan ke gawang EKM’13, namun nihil. Tim EKM’13 pun berhasil memperbesar jarak dengan gol dari sang kapten, Maula Ridwan. Babak pertama berakhir dengan skor 5-0.

Babak kedua, Tim EKM’13 langsung mengganti 4 pemainnya sekaligus. Namun strategi tim EKM’13 tampaknya gagal. EKM’12 langsung memperkecil jarak dengan skor 5-2 melalui free kick Oliq di menit 5 babak kedua. Sontak EKM’13 kembali memasukkan Maula dan Verian, EKM’13 kembali unggul 7-2. Skor bertahan hingga akhir babak kedua dan EKM’13 menang sebagai juara Benefit 2016.

Ilham Siregar, selaku Sekretaris Jurusan Ekonomi Pembangunan berkesempatan untuk menutup lomba Excellent & Benefit 2016. Excellent & Benefit merupakan ajang lomba olahraga mahasiswa rutin tiap tahunnya dan memperlombakan 5 cabang olahraga; futsal, basket 3on3, tenis meja, badminton dan catur. Dalam kesempatannya, Ilham berpesan agar acara ini dapat mempererat silaturrahmi mahasiswa.

“Kita sangat mengapresiasi kinerja panitia. Lomba-lombanya juga berlangsung seru dan pesertanya begitu semangat untuk berpartisipasi di lomba kali ini. Saya berharap semoga dengan acara ini dapat mempererat silaturrahmi sesama mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah” ujarnya di acara penutupan. “Pokoknya acara Excellent tahun ini benar-benar Excellent!” tutupnya dan disambut tawa oleh para penonton.

 

Berikut nama pemenang lomba Excellent & Benefit 2016

Basket 3on3

Juara 1: EKP 2012

Juara 2: EKA Gabungan

Juara 3: DEF Gabungan

 

Badminton Putra

Juara 1: Angga Syahputra

Juara 2: Attahilah

 

Badminton Putri

Juara 1: Nina

Juara 2: Juanita

 

Badminton Ganda Putra

Juara 1: Sayed & Rahmat

Juara 2: Attahilah & Nazri

 

Tenis Meja Putra

Juara 1: Arinal Haki

Juara 2: Reza Miswari

Juara 3: Hafiz Aulia

 

Tenis Meja Putri

Juara 1: Fifi

Juara 2: Suci

 

Catur

Juara 1: Bobby Fischer

Juara 2: M. Dhiyauddin

Juara 3: Nuzul Tantawi

 

BENEFIT (Futsal)

Juara 1: EKM’13

Juara 2: EKM’12

Best Player: Maula Ridwan (EKM’13)

(Jo), Editor (FAA)

Menggerakkan Perubahan Mahasiswa, iESA Gelar Pelatihan Penulisan Essai

Acara Workshop Penulisan Essai iESA (Fitri/Perspektif)

Darussalam – Islamic Economics Students Association (iESA) sebagai Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) termuda di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah menyelenggarakan acara Pelatihan Penulisan Essai (PPE) sebagai program kerja pertama tahun ini pada Sabtu, (23/4/2016) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. Acara yang bertema “Menuangkan Idealisme melalui Penulisan Esai untuk Menciptakan Perubahan” ini diikuti oleh 60 peserta internal. Dihadiri oleh delegasi dari Badan Eksekutif Mahasiswa, Dewan Perwakilan Mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Jurusan dan Unit Kegiatan Mahasiswa FEB Unsyiah dan Aminullah Usman, S.E.,A.k.,MM selaku ketua MES (Masyarakat Ekonomi Syariah) Aceh.

Laporan Ketua Panitia sekaligus kata sambutan disampaikan oleh Haikal Saputra selaku Ketua Umum iESA, ia sangat berharap agar acara ini mampu membuat mahasiswa lebih aktif. “Acara PPE ini dibuat agar mahasiswa mampu lebih aktif melalui tulisan, terpenting mahasiswa dari Ekonomi Islam agar mampu menulis dan menggerakkan perubahan Ekonomi Islam”, katanya.

Dr. M. Shabri Abd.Majid, M.Ec selaku Ketua Jurusan Ekonomi Islam mengatakan, beliau dikenal oleh Rektor Universitas Syiah Kuala saat menjadi mahasiswa karena menulis. Besar harapannya agar mahasiswanya mampu menulis dan tulisannya dimuat di media untuk ajang promosi jurusan Ekonomi Islam yang baru berjalan 2 tahun lebih. Sebagai bukti kerjasama antara MES Aceh dan iESA, Ketua Jurusan Ekonomi Islam, Shabri memberikan jurnal Ekonomi Islam kepada Aminullah serta penandatangan MoU.

“Jika dulu mahasiswa mampu menurunkan Presiden dengan menduduki gedung DPR setelah satu dekade lewat, mahasiswa sekarang tentu berbeda dalam penyampaian aspirasinya. Salah satunya dengan tulisan, mahasiswa mampu menuangkan ide dan pendapatnya. Semoga salah satu cara agar itu bisa terwujud yaitu dengan dilaksanakannya acara PPE ini”, tambah ketua devisi Litbang, Ilham. (Ftrdafya)

Editor: FAA

Wakil Dekan III Buka Acara Excellent 2016

Nashrillah Anis,S.E.,M.M. Buka Kegiatan Excellent (Jauhar/Perspektif)

Nashrillah Anis,S.E.,M.M. Buka Kegiatan Excellent (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala resmi membuka turnamen Excellent 2016 pada Selasa 19 April 2016. Acara Excellent tahun ini bertemakan “Selebrasi satu harmoni”. Acara Excellent sendiri akan berlangsung selama sebulan, terhitung sejak 19 April – 18 Maret 2016 dengan 5 cabang olahraga yang dipertandingkan.

Reynaldi Hartono yang merupakan ketua panitia Excellent 2016 pada saat pembukaan menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan ajang silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi “Acara Excellent ini bertujuan untuk mempererat tali silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah dan sebagai wadah dalam mencari bakat mahasiswa dalam bidang olahraga” jelas Reynaldi.

Dalam kesempatan yang sama, Nashrillah Anis selaku Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala mengaku senang dengan adanya acara Excellent kali ini. Nashrillah juga berpesan agar Mahasiswa dapat melahirkan banyak kegiatan kegiatan besar lainnya.

Excellent Hari Pertama Dibuka Dengan Pertandingan Badminton tunggal Putri (Iqbal/Perspektif)

Excellent Hari Pertama Dibuka Dengan Pertandingan Badminton tunggal Putri (Iqbal/Perspektif)

“Ini merupakan ajang lomba yang bagus, karena tujuannya adalah mencari bakat mahasiswa di bidang olahraga dan juga sebagai ajang silaturrahmi antar mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. Saya berharap kedepannya mahasiswa dapat membuat beberapa acara besar lagi yang mungkin bisa diikuti oleh mahasiswa luar Fakultas Ekonomi dan Bisnis” tutur Nashrillah.

Dalam kesempatannya, Nashrillah mengaku masih kurang puas dengan beberapa acara mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis yang dianggap masih kurang berbobot “Dalam kesempatan ini, saya menekankan kepada mahasiswa agar dapat membuat acara-acara yang lebih berbobot, biarpun acaranya tidak banyak, tapi besar-besaran. Daripada acaranya terlalu banyak seperti saat ini, namun ruang lingkupnya sangat kecil, oleh karena itu kita (Fakultas Ekonomi dan Bisnis) hanya mendapatkan nilai 0.1 pada indeks kegiatan mahasiswa yang berarti acara kita masih sangat kurang berbobot” ujarnya.

Setelah pembukaan oleh Wakil Dekan III, dilanjutkan dengan pertandingan Badminton untuk kategori tunggal putri. (Jo)

BEM Unsyiah Dukung Kebijakan Plt Gubernur Riau Terkait Pemukulan Mahasiswa

BEM Unsyiah 2016

BEM Unsyiah 2016

Darussalam – Sangat baik kebijakan Plt Gubernur Riau menonaktifkan pejabat terkait pemukulan mahasiswa, dalam aksi yang terjadi Rabu (13/4/2016) lalu. Namun kami menolak tindakan kekerasan apapun dalam menyikapi persoalan. Pergerakan mahasiswa tidak bisa dibungkam hanya dengan tindak kekerasan, kami akan terus mengawal kebijakan yang tidak sesuai dengan rakyat walau apapun yang terjadi.

Tindakan represif yang dilakukan oknum pihak keamanan yaitu protokoler pemprov Riau merupakan tindak pidana murni dan wajib untuk di tindak lanjuti melalui proses hukum. Tidak hanya menciderai semangat demokrasi mahasiswa tapi hal ini merupakan indikasi pemerintahan yang kembali pada masa orde baru yang anti dari pergerakan mahasiswa.

BEM Unsyiah Mengecam tindakan kekerasan dalam hal apapun. Ketika gerakan mahasiswa dibungkam pemerintah akan menjadi diktator.

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat!

Kastrat dan Propaganda
KEMENTERIAN POLHUKAM

BEM UNSYIAH 2016

#kabinetaksi

Menciptakan Mahasiswa Berprestasi Melalui Karya Tulis Ilmiah

Mirna Indriani S.E.,M.Si.,A.k. sedang memberikan pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (Syura/Perspektif)

Mirna Indriani S.E.,M.Si.,A.k. sedang memberikan pelatihan penulisan Karya Tulis Ilmiah (Syura/Perspektif)

Darussalam – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah, Sabtu (9/4/2016) menggelar Pelatihan Karya Tulis Ilmiah sebagaiacara tahunan dengan mengusung tema “Menciptakan Mahasiswa Berprestasi Melalui Karya Tulis Ilmiah”,di Balai Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

Acara yang dibuka secara resmi oleh ketua BEM FEB Unsyiah, Ade Aulia pada pukul 09.00 WIB ini berlangsung secara khidmat. Perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) juga turut berpartisipasi pada acara ini. Peserta pelatihan berjumlah 50 orang.

Pemateri menyampaikan materi mulai dari pengenalan, apa itu karya tulis ilmiah, bagaimana susunannya, serta tips dan trik untuk menghasilkan karya tulis ilmiah yang baik. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Hal ini bisa dilihat ketika memasuki sesi tanya jawab, banyak peserta yang begitu bersemangat mengajukan berbagai pertanyaan seputar penulisan karya tulis ilmiah.

Melalui acara ini, para pemateri dan khususnya panitia berharap agar acara yang diselenggarakan bukan hanyalah bualan semata, akan tetapi setelah diadakannya pelatihan karya ilmiah diharapkan bisa memotivasi mahasiswa untuk menulis karya tulis ilmiah dan juga menghasilkan output yang berkualitas dan dapat dilombakan ke tingkat nasional yang nantinya dapat mengharumkan nama baik Jurusan, Fakultas, dan Universitas.(Tata)

Editor: Fitri

LPM Perspektif Adakan Pameran Fotografi

 Wakil Dekan III Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah meresmikan pembukaan pameran (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – LPM Perspektif sebagai salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah mengadakan acara pameran fotografi di Area Hijau, belakang gedung KPMG Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Syiah Kuala. Acara ini diselenggarakan pada tanggal 21-24 Maret 2016, sebagai agenda tahunan yang telah diadakan sejak tahun 2012.

Pameran Foto Perspektif (Jauhar/Perspektif)

Pameran Foto Perspektif (Jauhar/Perspektif)

Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan, Nashrillah Anis, S.E., MM secara resmi membuka event yang mengusung tema “Colour of Lens”, Senin (21/3/2016). Pembukaan berlangsung secara khidmat dan dihadiri oleh Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Ade Aulia beserta perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).
Dalam kata sambutan pembukaannya, Nashrillah Anis mengatakan “saya sangat mengapresiasi kinerja panitia dan anggota LPM Perspektif yang berhasil menyelenggarakan pameran fotografi selama 4 tahun berturut-turut. Ini menjadi tolak ukur kinerja dan proses kaderisasi anggota LPM Perspektif. Saat ini, indeks kegiatan mahasiswa Unsyiah terkesan lebih untuk wilayah sekitar saja, maka dalam beberapa waktu lalu saat dilakukan penilaian indeks

kegiatan mahasiswa, kita hanya mendapat nilai 0.1 yang berarti kegiatan mahasiswa masih sangat kurang, bahkan hampir tidak ada. Oleh karena itu, saya selaku pembina bidang kemahasiswaan juga memberi tantangan bagi LPM Perspektif agar tahun depan skala lomba dan pameran foto harus bisa go national , begitu pula dengan UKM dan HMJ lain.

Lembaga Pers Mahasiswa lain dari luar wilayah kota Banda Aceh juga turut hadir dan memeriahkan, seperti LPM Suara Al Muslim dari Bireun. Turut hadir pula perwakilan dari LPM Sumber Post (UIN Ar-Raniry), UKM Pers DETaK Unsyiah, dan LPM HAHoe (Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala).

Wahyu Santoso selaku ketua panitia melaporkan “tahun ini jumlah peserta lomba mencapai 12 peserta dan foto yang masuk berjumlah 26 foto. Alhamdulillah tahun ini yang mengikuti lomba fotografi dengan tema “Everyday Heroes” mencapai 12 peserta dan foto yang masuk berjumlah 26 foto”.

“Kami sangat senang mendapat apresiasi positif dari Lembaga Pers Mahasiswa dari Fakultas dan Universitas luar, memperluas relasi sampai ke Lembaga Pers yang ada di Bireun dan bisa diliput oleh DETaK juga Sumber Post”, tutur Wahyu Kurniawan selaku Pemimpin Umum. (Jo)

Foto Bersama Perwakilan UKM dan LPM dan Pembantu Dekan III FEB Unsyiah (Jauhar/Perspektif)

Foto Bersama Perwakilan UKM dan LPM dan Pembantu Dekan III FEB Unsyiah (Jauhar/Perspektif)

Editor: Fitri

Fakultas Ekonomi Unsyiah Siap Distribusikan Jas Almamater Untuk Mahasiswanya

Almamater Mahasiswa Unysiah (Ilustrasi)

Almamater Mahasiswa Unsyiah (Ilustrasi)

Darussalam – Jas almamater Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk angkatan 2014 yang sempat mengalami kendala akhirnya sudah didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah, Rabu (24/2). Jumlah jas almamater yang diterima oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah sebanyak 5400 jas yang kemudian didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah.

Pihak BEM Fakultas Ekonomi (FE) juga telah menerima almamater yang didistribusikan melalui BEM Unsyiah. Pembagian jas almamater di Fakultas Ekonomi sendiri juga tidak lepas dari peran pihak Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) untuk mendata ukuran dan jumlah jas almamater. Selanjutnya, pihak BEM FE akan langsung membagikan jas almamater kepada mahasiswa.

Walaupun pihak BEM FE belum mengklarifikasi kapan tepatnya jas almamater akan didistribusikan langsung ke mahasiswa angkatan 2014, namun kabar pendistribusian jas almamater ini tetap membawa suka cita bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2014 yang aktif maupun non-aktif berorganisasi dalam kampus, mengingat betapa pentingnya peran jas almamater untuk mengikuti acara-acara di kampus yang dirasakan oleh mahasiswa angkatan 2014 yang aktif dalam organisasi.

BEM FE Unsyiah dalam kesempatan ini berharap agar kedepannya pihak rektorat Unsyiah dapat menyelesaikan jas almamater untuk untuk angkatan 2015, dapat dilakukan secepatnya, supaya kesalahan kesalahan yang terjadi tahun 2014 tidak terjadi lagi. (Feb/Lis)

Editor: Dimas

5 Anggota Metalik Berangkat Ekspedisi ke Tangse

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Darussalam – Wakil Dekan IV Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Jeliteng Pribadi, S.E., M.M., M.A melepas keberangkatan lima anggota UKM PA-LH Metalik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yang melakukan ekspedisi pendakian gunung pada puncak gunung tanpa nama di kawasan pegunungan Lhe Sagoe, Tangse, Kab.Pidie, Jumat (20/2/2016) pada pukul 10.00 WIB.

Pelepasan yang diadakan sehari sebelum pendakian Ekspedisi S.223 ke Tangse dan bertempat di Lobby Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini dihadiri oleh ketua umum beserta para anggota Metalik, dan juga para perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Dalam kata sambutan pembukaannya, Jeliteng berpesan, “buktikan kalau organisasi itu tidak mengganggu akademik, mahasiswa yang berorganisasi pun bisa lulus dengan baik”.

Sementara itu, Muhaimin selaku senior Metalik yang juga turut hadir saat pelepasan berpesan, “belajarlah dari kesalahan yang terjadi, jadikan pengalaman untuk perbaikan kita ke depan, tidak ada kebenaran tanpa didasari kesalahan dan tetap melaksanakan shalat sekalipun saat ekspedisi”.

“Kegiatan ini sudah dibekali dengan persiapan yang cukup matang” tutupnya.
Sebelumnya, kelima anggota Metalik ini sudah melakukan sosialisasi ke desa setempat, dan lamanya pendakian diperkirakan memakan waktu 12 hari pulang pergi. (Ibe, Fitri)

Editor: Dimas