Alween Ong Ajak Mahasiswa Menjadi Enterpreneur

Alween Ong ajak mahasiswa menjadi entrepreneur sejak dini (sumber: Tabloid imaji)

Alween Ong ajak mahasiswa menjadi entrepreneur sejak dini (sumber: TabloidImaji.com)

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMADIPA) menggelar Seminar yang mengusung tema “Open Your Mind To Be A Young Entrepeneur” yang mengambil tempat di Balai Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Senin, 23/5/2016. Seminar ini bertujuan untuk memotivasi kawula muda khususnya mahasiswa Ekonomi dan Bisnis Unsyiah agar menjadi pengusaha muda, tidak terpaku dalam mencari pekerjaan di masa akan datang.

Menghadirkan pembicara ternama yang berkompeten di bidangnya yaitu Alween Ong, seorang wanita muda di daerah Belawan, Sumatera Utara, seorang anak nelayan yang menjabat sebagai Ketua Forum Kewirausahaan Pemuda Indonesia. Pemateri kedua yaitu Said Muhammad Iqbal, pengusaha sukses asal Aceh, owner Hadrah Group yang bergerak di bidang properti, EO, dan pangkalan gas.

“Sesuatu itu tidak ada yang tidak mungkin jika ingin meraih kesuksesan seperti yang ia gapai sekarang. Jangan takut gagal dan hadapi setiap risiko, karena jika semua diusahakan dengan sungguh-sungguh akan berbuah manis”, kata Said sebagai motivasi untuk para audience.

Berbeda dengan Said, Alween Ong seorang pengusaha yang bergerak di bidang souvenir dalam kesempatannya lebh menekankan pada kemampuan setiap individu dalam menjalani kewirausahaannya. Menurutnya, setiap orang pasti memiliki jiwa entrepreneur, tinggal bagaimana orang tersebut memanfaatkannya. (Torus)

Editor: FAA

DEA 14 Rebut Gelar Juara Umum HISO 2016

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

H. Aminullah Usman,S.E.,M.M. Menyerahkan Piala Kepada Juara Umum HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Tim Demisioner Menangkan Laga Final Sepakbola HISO 2016 (Dokumentasi Himaka)

Perhelatan Akbar HISO (Himaka Sport Olimpic), Sabtu (30/4), ditutup secara resmi oleh Alumni Akuntansi H. Aminullah, Usman, SE., Ak., MM. di Stadion Mini Lambhuk dan dilanjutkan dengan kata-kata sambutan oleh ketua panitia Muhammad Ferdy Joely dan ketua Himaka Mujinarko Praja Manggala. Tak hanya mahasiswa, dosen dan para alumni juga turut berpartisipasi sebagai peserta dan pendukung suksesnya acara ini HISO (Himaka Sport Olimpic) ini.

HISO (Himaka Sport Olimpic) merupakan pekan olahraga tahunan yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) yang menghimpun mahasiswa/i tiga program studi, yaitu S1 Akuntansi, D3 Akuntansi dan D3 Perpajakan. Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 23 April 2016 ini berjalan dengan sukses dan meriah.

Penutupan Pekan Olahraga ini dimeriahkan dengan penyelengaan Final Sepak Bola di Stadion Mini Lambhuk sore tadi. Para suporter yang memadati stadion Mini Lambhuk turut larut dalam keseruan partai final yang memertemukan Tim Demisioner dan DEF 14 yang begitu semarak dengan teriakan para penonton.Cabang Olahraga Sepak Bola ini dimenangkan oleh Demisioner yang diperkuat oleh Romy, Kautsar, Mufied, H. Aminullah Usman dengan skor 3:0 gol pertama oleh Fuad, gol kedua oleh Rully dan gol ketiga oleh Dika. Adapun juara II sepakbola dimenangkan oleh DEF 14 dan juara III disabet oleh tim EKA 14.

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Pembagian Hadiah Kepada Salah Satu Pemenang HISO (dokumentasi Himaka)

Sekretaris Panitia HISO (Himaka Sport Olimpic) Muhammad Fachrizal, melaporkan bahwa seluruh rangkaiaan Pekan Olahraga Mahasiswa Akuntansi tahun 2016 telah sukses terselenggarakan dimana berbagai kegiatan perlombaan terlaksana dengan baik dan sukses.

DEA 14 yang keluar sebagai juara umum, merupakan satu-satunya tim dari D-III yang pernah menjadi juara umum di turnamen olahraga HISO 2016.

“Selamat saya ucapkan untuk yang menjuarai Cabor di HISO 2016 ini, tetap jaga solidaritas dan mari membantu Himaka lebih jaya lagi Himaka Jaya!” tutup Muyassir sebagai Sekretaris Umum Himaka 2016. (Kasmaliza/Himaka)

7 Anggota UKM PA-LH Metalik Ekspedisi ke Gua Udeung

Logo Metalik

Logo Metalik

Darussalam – UKM PA-LH Metalik (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup)  kembali melakukan ekspedisi, kali ini Metalik kembali menggelar ekspedisi Caving (menyusuri gua – red) yang bertempat di Gua Udeung, Desa Lam Juhang, Lhoong, Aceh Besar. Dalam kegiatan kali ini, tim Caving Metalik akan menyusuri gua Udeung selama 6 hari, terhitung sejak 16 – 21 April 2016.

Ini merupakan kegiatan Caving kedua yang dilakukan UKM PA-LH Metalik, pada kegiatan kali ini mereka mengangkat tema “Eksplorasi Kawasan Karst yang Bersumber Mata Air Untuk Kehidupan di Masa yang Akan Datang”

Tim ekspedisi sendiri terdiri dari 7 orang, dan ke-tujuh anggota sendiri telah menjalani pelatihan Caving terlebih dahulu “Semua tim ekspedisi siap untuk berangkat baik dari segi materil maupun skill, namun kami berharap doa dari kawan-kawan semua agar kami dapat menjalankan tugas ekspedisi ini dengan lancar” ujar Dedek Kurniawan selaku ketua panitia

Tim ekspedisi caving kali ini mengemban tugas untuk mencari sumber air yang ada dalam gua karst.  Mereka berniat untuk mencari mata air yang ada dalam gua agar dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.Dalam pelepasan tim ekspedisi beberapa waktu lalu, Nashrillah Anis selaku Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Unsyiah berpesan agar tim ekspedisi dapat memaparkan hasil ekspedisi  mereka kepada masyarakat agar masyarakat dapat menikmati hasil observasi Metalik.

“saya berharap semoga tim ekspedisi kali ini supaya dapat menemukan sumber air dalam gua dan dapat berguna kepada masyarakat sekitar, karena salah satu dari tujuan kegiatan mahasiswa adalah memberi pengaruh dan manfaat kepada masyarakat” Ujarnya.

Di saat yang sama, Rizal Alsa yang merupakan Ketua UKM PA-LH Metalik juga berpesan agar tim ekspedisi dapat  menjaga keselamatan dan dapat kembali dengan selamat “saya berharap agar tim ekspedisi dapat menjaga kesehatan selama menjalankan tugas ini, jangan lakukan hal-hal yang beresiko dan diluar batas kemampuan anggota”

“Intinya kita doakan tim ekspedisi pergi dalam keadaan sehat, pulang dalam keadaan sehat pula”, tutupnya. “Tim Ekspedisi rencananya akan pulang pada kamis ini”, tambahnya. (Jo)

Kementrian Keuangan Republik Indonesia Adakan Kuliah Umum

Kemenkeu Adakan Kuliah Umum

Kemenkeu Adakan Kuliah Umum (foto: Fitri/Perspektif)

Darussalam – Kementrian Keuangan Republik Indonesia beberapa waktu lalu (3/3/2016) mengadakan kuliah umum yang bekerja sama dengan Unsyiah kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB Unsyiah). Kuliah umum ini bertema “Pengelolaan Sukuk sebagai Sumber Pembiayaan Bangunan” yang diselenggarakan di Aula FEB Unsyiah, dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa S1, dosen, dan juga staff Kemenkeu.

Acara ini diisi oleh dua pemateri yaitu Eri Haryanto, S.E., M.SI. (Direktur Pembiayaan Syari’ah Kementrian Keuangan Republik Indonesia) yang memaparkan tentang Pengelolaan Sukuk di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Dr.M.Shabri Abd.Majid, S.E., M.Ec. (Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB Unsyiah) yang membahas terkait Pengelolaan Sukuk dari Sudut Pandang Islam dan Teori tentang Sukuk.

Mewakili Dekan FEB Unsyiah, Dr.Aliasuddin, S.E., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dalam pembukaannya menyampaikan bahwa “Kuliah Umum ini merupakan kerja sama yang sangat dibutuhkan mahasiswa dan menjadi point dari Akreditasi. Salah satu kelemahan Indonesia saat ini adalah terlalu banyaknya uang deposito yang disebut uang mati dan bagi perekonomian sangat merusak. Karena uang tidak produktif berarti dia tidak bisa menunjang proses produksi, kalau dibeli ke Sukuk bisa merubah fungsinya menjadi lebih produktif.

“Di mata Internasional, Indonesia merupakan negara dengan penerbit Sukuk paling banyak, tapi Sukuk Korporasi di Indonesia tergolong sangat lambat dibandingkan dengan negara lainnya seperti Malaysia, Afrika Utara, dan Inggris. Juga masih banyaknya hambatan investor untuk berinvestasi, seperti permasalahan birokrasi dan infrastruktur” ujar Heri Aryanto dalam materinya.

Shabri Abd.Majid juga menjelaskan “Sukuk merupakan investasi yang sudah sesuai dengan prinsip syariah, karena dia bukan merupakan surat hutang. Bisnis dan Investasi haruslah terbebas dari unsur-unsur MAGRIB, yaitu: Maysir, Aniaya, Gharar, Haram, Riba, Iktinaz, Ikhtikar dan Batil. Karena semua unsur tersebut tidak sesuai syari’ah.
Pada acara kuliah umum ini, juga Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementrian Keuangan Indonesia diberikan kesempatan untuk memberikan pemaparan mengenai proses dan prosedur untuk mendapatkan peluang kerja di lingkungan Kemenkeu dan juga menyediakan booth khusus untuk para mahasiswa yang ingin bertanya lebih jauh, salah satunya mengenai program beasiswa dari pemerintah Indonesia yakni Kementrian Keuangan Indonesia, yaitu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) (FAA).

Editor: Dimas

5 Anggota Metalik Berangkat Ekspedisi ke Tangse

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Darussalam – Wakil Dekan IV Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Jeliteng Pribadi, S.E., M.M., M.A melepas keberangkatan lima anggota UKM PA-LH Metalik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yang melakukan ekspedisi pendakian gunung pada puncak gunung tanpa nama di kawasan pegunungan Lhe Sagoe, Tangse, Kab.Pidie, Jumat (20/2/2016) pada pukul 10.00 WIB.

Pelepasan yang diadakan sehari sebelum pendakian Ekspedisi S.223 ke Tangse dan bertempat di Lobby Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini dihadiri oleh ketua umum beserta para anggota Metalik, dan juga para perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Dalam kata sambutan pembukaannya, Jeliteng berpesan, “buktikan kalau organisasi itu tidak mengganggu akademik, mahasiswa yang berorganisasi pun bisa lulus dengan baik”.

Sementara itu, Muhaimin selaku senior Metalik yang juga turut hadir saat pelepasan berpesan, “belajarlah dari kesalahan yang terjadi, jadikan pengalaman untuk perbaikan kita ke depan, tidak ada kebenaran tanpa didasari kesalahan dan tetap melaksanakan shalat sekalipun saat ekspedisi”.

“Kegiatan ini sudah dibekali dengan persiapan yang cukup matang” tutupnya.
Sebelumnya, kelima anggota Metalik ini sudah melakukan sosialisasi ke desa setempat, dan lamanya pendakian diperkirakan memakan waktu 12 hari pulang pergi. (Ibe, Fitri)

Editor: Dimas

Keputusan Aklamasi, Pemira BEM FE Dibatalkan

_DSC4934

Ilustrasi (Doc. Perspektif)

Darussalam – Ketika berita tentang Pemira (Pemilihan Raya) BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) santer terdengar di lingkungan kampus, beredar kabar bahwa pemilihan Calon Ketua Umum  BEM FE Unsyiah (Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala) dinyatakan  akan dilakukan secara Aklamasi. “Untuk Tahun ini FE Unsyiah tidak akan melakukan Pemira karena kami hanya mendapat satu orang calon selama pendaftaran calon dibuka”, ungkap Ketua KPR (Komisi Pemilihan Raya) BEM FE Unsyiah, Angga.

Angga beranggapan bahwa kurangnya kader yang maju dalam Pemira BEM FE Unsyiah bukan murni kesalahan dari KPR FE sendiri, melainkan kurangnya minat mahasiswa dan kurangnya kader di lingkungan kampus FE Unsyiah, “selama pendaftaran kami hanya mendapatkan satu calon, dan kami beranggapan bahwa kurangnya calon tahun ini disebabkan oleh kurangnya minat dari mahasiswa dan kurangnya kader di lingkungan kampus, padahal kami telah melakukan sosialisasi selama empat hari tentang Pemira kali ini” tegasnya.

“Walaupun terjadi kekurangan kader di Pemira kali ini, kami tidak menyalahkan organisasi mahasiswa karena kami mengawasi kinerja UKM (Unit Kegiatan Mahasiswa) maupun HMJ (Himpunan Mahasiswa Jurusan) dalam proses kaderisasi,” jelasnya lagi. Kekurangan kader bukan kali pertama terjadi sepanjang sejarah dilaksanakannya Pemira FE Unsyiah, 2 tahun lalu juga pernah terjadi hal serupa dimana hanya terdapat seorang calon tunggal, dan rapat KBM (Keluarga Besar Mahasiswa) menyatakan bahwa harus dilakukannya aklamasi.

Untuk tahun ini sendiri, calon tunggal Ketua Umum BEM berasal dari presidium HIMAKA (Himpunan  Mahasiswa Akuntansi) tahun 2014/2015, Agung Muhammad Arighi. Menurut Angga, seluruh elemen mahasiswa dipastikan akan mendukung penuh Agung sebagai calon Ketua yang baru karena menurutnya, Agung sudah dibekali pengalaman berorganisasi yang mencukupi, sehingga dirasa cukup untuk memegang tongkat estafet pemerintahan BEM FE Unsyiah tahun ini.

“Kita semua berharap semoga pemerintahan BEM FE Unsyiah kedepannya akan lebih baik lagi, mengisi kekurangan dari periode-periode sebelumnya, dapat mencetak banyak kader untuk sama-sama memajukan kampus kuning, kampus Ekonomi khususnya” sedangkan pelantikan ketua Umum BEM FE Unsyiah akan dilaksanakan dengan pelantikan bersama UKM, HMJ dan DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) setelah rapat pleno. “Kami rencanakan pertengahan bulan Januari,” tutupnya.  (JI)

IDX Berikan Sosialisasi Pasar Modal Kepada Mahasiswa

IMG_20151211_104457_HDR

Kepala Divisi Edukasi IDX Indonesia, Djoko Saptono memaparkan perbandingan investasi saham dengan investasi lainnya. (11/12/2015) (Dimas/Perspektif)

Darussalam – Jumat (11/12/2015) IDX kembali melakukan Sosialisasi Pasar Modal yang menyediakan sarana bagi mahasiswa untuk lebih mengenal mengenai bagaimana pasar modal di Indonesia di Aula Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala. Menghadirkan Djoko Saptono (Kepala Divisi Edukasi IDX Indonesia) dan Ananta Wiyogo (Presiden Direktur BNI Securities), sosialisasi kali ini memberikan pemaparan mengenai bagaimana investasi pasar modal di Indonesia.

Menariknya, tidak hanya para peserta yang hadir saja yang semangat, namun Said Musnadi, selaku moderator juga tak kalah semangat menanggapi soal pasar modal yang ada di Indonesia saat ini. Sembari menunjukkan tabel perbandingan investasi saham dengan investasi lainnya, Djoko Saptono mengatakan, “Pemahaman yang kurang pada masyarakat, membuat potensi investasi saham di Indonesia saat ini masih tergolong sedikit dibandingkan dengan negara lain meski sudah mulai berkembang. Namun ini tidak menjadi pengahalang untuk berkembangnya potensi bertambahnya investor-investor yang ada di Indonesia.”

Menyambung paparan Djoko, Presiden Direktur BNI Securities Ananta Wiyogo menambahkan mengenai menjadi investor saham, “sebagai investor, yang sangat dibutuhkan adalah informasi mengenai saham-saham yang beredar, serta kendali penuh akan informasi saham perusahaan yang kita miliki. Jika kita tidak tahu laporan resmi transaksi keluar masuknya saham dan dana sebagaimana fakta yang terjadi. Bisa saja ada transaksi-transaksi yang menguntungkan investor, tapi tidak dilaporkan oleh perusahaan sekuritas. Dan hal itu tidak bisa dibiarkan terus berlangsung. Dengan kartu AKSes inilah hak dan kepentingan investor dilindungi,” umbarnya.

Mahasiswa yang hadir sangatlah antusias, sebanyak lima pertanyaan terlontar untuk pemateri yang memberikan edukasi bagi mahasiswa-mahasiswa mengenai pasar modal di Indonesia. (DA)

Akuntansi Unsyiah Gelar Kuliah Tamu Bahas Implementasi ISA

SONY DSC

Dr. Nadirsyah, S.E., M.Si., Ak. (kiri) sebagai moderator dan Agung Nugroho Soedibyo (kanan) sebagai narasumber dalam kuliah tamu Implementasi ISA (Foto: Reza/Perspektif)

Darussalam – Program Studi Akuntansi Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menggelar kuliah tamu bertemakan Implementasi Internastional Standards on Auditing pada hari Sabtu (14/03/2015) lalu yang bertempat di ruang Balai Sidang Fakultas Ekonomi Unsyiah. Kuliah tamu tersebut menghadirkan narasumber dari Kantor Akuntan Publik (KAP) KPMG Indonesia, Agung Nugroho Soedibyo dan ketua jurusan Program Studi Akuntansi Unsyiah, Dr. Nadirsyah, S.E., M.Si., Ak. sebagai moderator. KPMG adalah salah satu kantor akuntan publik terbaik di dunia dan salah satu dari Big Four bersama dengan Deloitte, PwC, dan EY. Kantor pusat globalnya berada di Amstelveen, Belanda.

Kuliah tamu yang dihadiri oleh peserta mulai dari mahasiswa/i Program Studi (Prodi) S1 dan D3 sampai dengan Prodi Pascasarjana dan Prodi Profesi Akuntansi tersebut menjadi ajang penyerapan ilmu dan diskusi oleh para peserta yang hadir.

Bapak Agung mengatakan pada awal kuliah, “Gedung KPMG yang terdapat di Jurusan Akuntansi Universitas Syiah Kuala hanya terdapat satu di dunia. Merupakan empati dari seluruh elemen KPMG terhadap bencana tsunami, terkumpul 1juta Dollar untuk bantuan pengajaran di empat negara yang terkena dampak tsunami. KPMG mengucapkan terimakasih terhadap pihak USK, krrna sudah memberikan izin utk berkontribusi mebangun pendidikan di kampus.”

“Sekarang, peraturan yang digunakan dalam Auditing adalah ISA mulai 2013. Globalisasi telah mengubah model bisnis menjadi lebih rumit, yang dahulu model bisnis memakau currency, sekarang memakai surat utang. Indonesia baru mengeluarkan UU (Undang-undang) mengenai akuntan publik pada tahun 2011 dan masih memiliki kekurangan dibandingkan Malaysia yang telah lebih dahulu mengeluarkan UU nya pada tahun 1952.” ujarnya.

Pada akhir sesi kuliah tamu, beliau mengatakan bahwa auditor harus memahami risiko audit, sehingga ketika mengaudit, auditor sudah mengetahui apa yang akan di hadapi dan apa yang harus di hindari. Auditor juga tidak boleh memberikan opini sebelum memeriksa semua hal, dan harus mengetahui cara bisnis perusahaan agar mengetahui risiko yang harus di hadapi. [Dimas]

SMA Labschool Unsyiah Juara Cerdas Cermat Akuntansi PIA XVII

Banda Aceh – Dalam rangka meningkatkan pengetahuan dan daya saing bagi siswa/I SMA-sederajat dalam dunia pendidikan, khususnya bidang ilmu ekonomi, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) Unsyiah dalam pelaksanaan Pekan Ilmiah Akuntansi XVII menggelar sebuah perlombaan Cerdas Cermat tingkat SMA-sederajat.

Penyerahan Piala Bergilir oleh Dr.Nadirsyah, S.E.,M.Si.,Ak.,CACerdas Cermat ini merupakan sebuah kompetisi yang menguji pengetahuan siswa sekolah tingkat menengah atas dalam menguasai materi pelajaran khususnya dibidang ekonomi. Dalam pelaksanaannya, lomba ini dibagi kedalam dua bagian, yakni Cepat Tepat dan Accounting Cycle. Kemudian peserta lomba yang terdiri 3 orang siswa per tim ini dibagi kedalam beberapa babak. dimulai dari babak penyisihan, semifinal, hingga menuju babak final.

Acara yang berlangsung sejak tanggal 15-18 Oktober 2014 ini digelar di Aula Fakultas Ekonomi Unsyiah dan diikuti oleh siswa-siswi tingkat SMA se-Sumbagut. Total tim yang mengikuti lomba ini adalah sebanyak 23 tim.

Pada babak final yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 Oktober 2014, SMA Labschool Unsyiah berhasil menyisihkan dua tim finalis lainnya. Dengan persaingan yang ketat, SMA binaan Unsyiah ini berhasil memperoleh poin paling banyak. Perolehan poin akhir yang berhasil dikumpulkan masing-masing tim adalah SMA Labschool Unsyiah 875 poin, SMKN 1 Banda Aceh 250 poin, dan MAN Model Banda Aceh 800 poin.

Kegiatan Cerdas Cermat ini sendiri merupakan bagian dari rangkaian kegiatan PIA XVII tahun 2014 yang dilaksanakan oleh HIMAKA unsyiah. Demi terlaksananya kegiatan ini dengan sukses, HIMAKA Unsyiah bekerja sama dengan Ikatan Akuntan Indonesia (IAI), Dinas Keuangan Provinsi Aceh, Perusahaan Listrik Negara (PLN), Bank Aceh, KAP Rizal Yahya Registered Public Accountant, Hadrah Wedding Organizer, Super Bimbel GSC, 94.5 Three FM Banda Aceh, DJ Gallery Digital Printing, LPM Perspektif, @ILoveAceh, The Globe Journal, dan Palang Merah Indonesia. []

Cara Unik Pemilihan Direktur UKM INKUBATOR Fakultas Ekonomi Unsyiah

Darussalam – Memasuki pergantian masa jabatan, UKM Inkubator Fakultas Ekonomi Unsyiah gelar acara debat kandidat pemilihan Direktur Inkubator Usahawan Muda Periode 2013-2014. Acara debat ini dilaksanakan pada Jum’at (15/11) pukul 14.00 hingga selesai di Rise Up Coffeehouse.

Acara yang berlangsung cukup apik ini dibuka langsung oleh bapak  Dr. Iskandarsyah Madjid, SE. MM., selaku pembina UKM Inkubator. Beliau menyampaikan beberapa pengharapan kedepannya bagi calon direktur yang terpilih nanti.

Sebelumnya, telah mucul nama-nama calon yang akan menjadi direktur UKM Inkubator yaitu Taufan Adistya, Hendra Halim, Said Di, dan Marzuki. Keempat calon tersebut memiliki latar belakang yang cukup baik dalam organisasi, khususnya di Inkubator.

Berbagai bisnis dan program dipaparkan oleh para calon direktur baru tersebut. Mulai dari Marzuki yang mengajukan bisnis printing dan juga memberikan beberapa program pembaharuan seperti Inkubator Holiday dan pengajian bagi anggota Inkubator. Calon kedua yang menunjukkan kemampuannya adalah Hendra Halim atau lebih dikenal dengan Ahong, pemilik Ahong Translate ini sukses mengocok perut para peserta dan hadirin yang datang. Visi misi yang ia ajukan adalah merealisasikan visi misi Inkubator itu sendiri, yaitu membentuk usahawan sejati. Dalam waktu yang diberikan selama 5 menit tersebut, ia juga mempaparkan program jangka pendek dan jangka panjang, seperti membentuk PUJI (Pusat Jajanan Inkubator) dan CV Inkubator yang bergerak dibidang event organizer. Dilanjutkan dengan calon yang ketiga yaitu Taufan Adistya. Pemuda yang telah lama bergabung di UKM Inkubator ini dengan singkat jelas padat mengutarakan programnya yang lebih mengandalkan kualitas bukanlah kuantitas untuk mencetak pengusaha muda yang berkompeten di bidangnya. Dan calon yang terakhir yaitu Said Di, yang mengandalkan bisnis donat kentang sebagai penopang kas Inkubator kedepannya.

Setelah paparan bisnis, visi misi,  serta program kerja, dimulailah acara debat antar kandidat. Pertanyaan pertama yang datang dari panelis “Mengapa Anda ingin menjadi Direktur Inkubator ?” Pertanyaan sederhana ini cukup menstimulasi kondisi perdebatan antar kandidat yang kembali memanas dengan jawaban yang berbeda-beda. Debat kandidat ini pun berlangsung hingga pukul 17.00 WIB. Kali ini UKM Inkubator mengadakan voting yang cukup unik untuk pemilihan direkturnya, yaitu dengan cara melihat viewers dan like terbanyak bagi video kandidat yang akan dipostingkan di akun FanPage Facebook serta Youtube Official UKM Inkubator. Voting ini akan dilaksanakan selama seminggu dimulai dari hari senin (18/11). Tidak hanya mengandalkan voting tersebut, panitia juga mengadakan peran presidium yang cukup penting untuk menetapkan siapa direktur selanjutnya dengan agenda tambahan, rapat presidium. (MIA)