Gandeng DJP, D3 Perpajakan Gelar Seminar dan Talkshow

Gandeng DJP, D3 Perpajakan Gelar Seminar dan Talkshow (Eci/Perspektif)

Darussalam – D-III Perpajakan bekerja sama dengan Direktorat Jendral Pajak Kantor Wilayah (DJP KANWIL) Aceh, menyelenggarakan Seminar dan Talkshow perpajakan untuk mewujudkan pengetahuan pajak dalam era global berbasis elektronik. Dengan mengusung tema “Taxation Aspec on Economic Digital” Rabu (2/5/2018), acara ini berlangsung sukses diadakan kali pertamanya di Balai Sidang FEB UNSYIAH. Seminar ini turut menghadirkan pemateri dari DJP KANWIL Aceh Yogaswara Karmana S.E., M.A.F.M, dan beberapa staf jajaran dari DJP KANWIL Aceh.

“Pajak yang dipungut harus adil, berbicara tentang e-comerce terhadap penjual online, tarif pengenaannya sama saja dengan penjual konvesional, hanya beda cara komunikasinya saja. Online marketplace menyediakan tempat kegiatan usaha berupa toko internet (Lapak) di Mall Internet sebagai tempat online marketplace merchant (Seller) menjual barang dan jasa,” papar Yogaswara.

Selain seminar acara ini juga diisi dengan talkshow perpajakan yang dibawakan oleh dosen FEB Unsyiah yaitu Rahmawaty, S.E., M.Si., Ak. Isu yang diangkat dalam talkshow ini lebih mengarah kepada pajak restribusi daerah. Titik temu dari adanya talkshow ini ialah agar mahasiswa lebih memahami pajak restribusi, cara pengenaanya dan tarifnya.

Apresiasi mahasiswa dengan terselenggaranya acara ini begitu tampak dari ramainya jumlah peserta yang hadir. Terliha peserta yang hadir bukan hanya mahasiswa dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis saja, melainkan MIPA UNSYIAH, Teknik Industri Unsyiah, Hukum unsyiah, Pertanian unsyiah, serta dari UIN AR-RANIRY. Bentuk respon positif dari panitia atas apresiasi peserta ialah bagi mereka yang aktif bertanya dan menjawab pertanyaan akan dibagikan doorprize.

“Tujuan diselenggarakan acara ini agar mahasiswa mampu memahami proses transformasi dan mengetahui juga berbagai informasi tentang perpajakan dalam era economic digital. Serta harapan saya atas terselenggaranya acara ini ialah mahasiswa mampu bersaing pada era economic digital dan membangun kesadaran, kepedulian terhadap kewajiban membayar pajak untuk kepentingan pembiayaan negara ketika sudah memiliki pekerjaan atau usaha nantinya,” sebut Imam Subkhi selaku Ketua Panitia. (Ci)

 

 

 

 

PMOM Sebagai Basic Untuk Menciptakan Kader FEB Yang Berkarakter

PMOM Sebagai Basic Untuk Menciptakan Kader FEB Yang Berkarakter (La/Perspektf)

Darussalam – Sabtu (28/4) Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala kembali mengadakan acara Pelatihan Manajemen Organisasi Mahasiswa (PMOM). Tema yang diusung pada tahun ini ialah “Terwujudnya Organisatoris Kampus Kuning Yang Memiliki Karakter Kepemimpinan Kreatif, Progresif dan Religius”.

Berbeda dengan tahun yang lalu, acara PMOM yang diadakan oleh DPM kali ini hanya dilaksanakan dalam satu hari saja dengan jumlah registrasi terakhir 93 peserta yang terdiri dari berbagai lembaga di kampus.  Setiap lembaga diwajibkan untuk mengirimkan orang-orang terpilih dari lembaganya yaitu minimal 5 peserta dan maksimal 8 peserta.

“Tujuan dalam acara ini adalah melahirkan mahasiswa yang tidak kupu-kupu (kuliah-pulang) dan meningkatkan kesadaran kepada mahasiswa bahwasanya peran mahasiswa bukan hanya mendapatkan ipk yang bagus, tetapi peran mahasiswa juga sangat dibutuhkan oleh kampus,” tutur Muhammad ikram selaku ketua panitia PMOM 2018.

Di Fakultas Ekonomi sendiri, syarat untuk menjadi seorang ketua lembaga adalah mengikuti Latihan Kepemimpinan Manajemen Mahasiswa atau yang dikenal dengan sebutan LKMM, dengan syarat sebelumnya harus mengikuti PMOM terlebih dahulu.

Pemateri dalam acara ini diisi oleh Prof. Dr. Nasir Azis S.E., MBA yang membawakan materi mengenai kepemimpinan seperti sifat Rasulullah. Beliau mengungkapkan bahwa Rasulullah adalah pemimpin yang paling utama dan paling sukses diantara pemimpin-pemimpin di dunia. Setiap orang adalah pemimpin dan setiap pemimpin harus mempunyai tanggung jawab. Seseorang tidak dapat memimpin orang lain jika ia belum bisa memimpin dirinya sendiri.

Tidak hanya Dekan FEB saja yang diundang sebagai pembicara dalam acara ini, Kautsar, S.Hi selaku anggota DPR Aceh, Said munirruddin, SE,.M.Sc  sebagai rector the zawiyah spiritual leadership dan Rizki Okta Bina selaku CEO coffee farm juga diundang untuk menyampaikan materi yang berhubungan dengan manajemen organisasi.

Dalam penyampaian materinya  Kautsar, S.Hi mengungkapkan sifat kreatif,  progresif, dan religius adalah tiga karakter yang harus dimiliki oleh seorang pemimpin. Beliau menekankan kepada mahasiswa untuk selalu berfikir secara kritis dan progresif karena setiap pergerakan yang dilakukan bertumpu dari cara berfikir seseorang.

“Seorang pemimpin harus memiliki sifat saling menghargai dan saling memberikan apresiasi terhadap usaha yang telah di lakukan oleh orang lain. Jika kita ingin segala sesuatu diwujudkan oleh Allah SWT maka kita harus selalu mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memuji-Nya,” pungkas Said munirruddin, SE,.M.Sc  yang juga ikut sebagai pembicara kala itu.

Rizki Okta Bina juga menambahkan bahwa setiap mahasiswa harus mempunya mental yang kuat dan tidak takut untuk bermimpi menjadi pemimpin yang hebat.

Muhammad ikram berharap mahasiswa yang sudah berpatisipasi dalam acara PMOM tahun ini tidak hanya duduk, dengar dan mendapatkan sertifikat. Tetapi mereka sebagai calon-calon penerus FEB Unsyiah  dapat menerapkan hal-hal yang sudah mereka dapatkan pada hari ini karena hanya orang-orang terpilih dari lembaganya yang bisa ikut andil dalam acara ini. (La,Ghrn)

SIABANK Gelar Seminar Pegadaian Syariah

Dok: Istimewa

Darussalam – Silaturrahmi Aneuk Perbankan (SIABANK) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah kembali menggelar Seminar Pegadaian Syariah dengan mengusung tema “Membeli Masa Depan Dengan Harga Hari Ini”. Bertepatan di Balai Sidang FEB acara yang digelar sepekan yang lalu, kamis (19/4) turut menghadirkan Fery Heriawan selaku Deputy Bisnis Area Banda Aceh dan Syamsulsyah Rizal selaku Pemimpin Cabang Pegadaian (PERSERO) Syariah Banda Aceh.

Harapan dari Dimas Ramadhandi selaku Ketua Panitia atas terselenggaranya Seminar Pegadaian Syariah ialah agar banyak gerakan dari mahasiswa berpikir tentang pentingnya berinvestasi dimasa sekarang. Tentunya dimasa muda yang sedang kuliah dan mencari kinerja serta mengejar cita-cita.

Dalam menyampaikan materi Syamsulsyah Rizal memamparkan tentang Investasi yang tepat pada zaman sekarang ini adalah EMAS. Alasannya cukup mauk akal mengingat emas unsurnya awet, tahan inflasi, dapat dengan mudah dijual atau dijadikan jaminan bebas pajak, nilainya jarang turun bahkan cenderung terus naik, sangat pribadi perlindungan Universal dan diakui oleh semua Negara.

Selain itu, Fery Heriawan juga menegaskan bahwa ada beberapa hal yang juga menjadi kesalahan dalam berinvestasi Emas. “Masyarakat tidak pernah taucara mengecek kualitas emas, tidak tahu jenis emas, dan terlalu percaya penjual. Hal ini tentu menjadi masalah besar,” ujarnya. (Nel)

Hidupkan Semangat Literasi Lewat Islamic Book Fair

 

LDF Al Mizan Ajak Mahasiswa Gemar Membaca dan Menulis (Sulthanah/Perspektif)

Darussalam – Lembaga Dakwah Kampus Al Mizan kembali mengadakan event tahunan. Islamic Book Fair (IBF) diadakan untuk pertama kalinya menggantikan Mizan Fair yang dulunya sempat vakum selama tiga tahun. Acara ini berlangsung pada 27-30 November 2017.

Islamic Book Fair menghadirkan tema ‘Exploring Islamic Knowledge’. Dengan tema tersebut, ketua panitia Islamic Book Fair (IBF), Gaza Farhan menjelaskan bahwa target acara ini adalah membangkitkan semangat membaca & menulis.

“Kami berharap generasi Aceh saat ini kembali menggemari buku dan menulis” Ucap Gaza.

Islamic Book Fair (IBF) akan dilaksanakan selama tiga hari dengan berbagai rangkaian acara yang menarik, seperti Bedah buku nasional bersama Zaky Ahmad Rival (Penulis Buku Islam Gak Liberal), seminar ‘Ketika Islam Memuliakan Wanita’

Selain itu, juga diadakan beberapa lomba seperti Ranking 1 dan Hijab Competition. Pengunjung juga dimanjakan dengan berbagai stand kuliner yang terdapat di sisi kanan aula Fakultas Ekonomi.

Meskipun peminat Islamic Book Fair tidak banyak seperti acara lainnya, panitia IBF sendiri tetap semangat dan mengambil sisi positifnya. “Sangat wajar jika acara yang belum marketable memiliki sedikit peminat. Selain itu, konsep acara yang berat juga menjadi salah satu faktor kurangnya peminat IBF.” Jelas Gaza (Sth)

Demisioner Hantam EKA 12 Dengan Skor 2-0

S__13844844

Tim Demisioner Himaka sebelum bertanding melawan EKA 12 (12/4/2016) (Foto: Dok. Panitia)

Darussalam – Pada cabang bola kaki Himaka Sport Olympics (HISO)2016, hari ini (12/4/2016) tim Demisioner berhadapan dengan tim EKA 12. Ada yang tak biasa pada bertandingan hari ini, yakni tim dari Demisioner diperkuat oleh Aminullah Usman (Mantan Direktur Utama PT. Bank Aceh dan Alumni Akuntansi). HISO 2016 sendiri telah berlangsung selama  10 hari sejak resmi dibuka di Zidane Futsal (2/4/2016) lalu.

Pertandingan berlangsung alot pada babak pertama, hingga peluit babak pertama skor masih menunjukkan telur bebek. Diperkuat dengan anggota demisioner antar leting lainnya, serangan demi serangan dilancarkan. Skor 1-0 dicetak oleh Khairizal (Wak Jal) melalui tendangan pinalti, Demisioner unggul satu angka. Pada babak kedua, Aminullah barulah memasuki lapangan dengan mengenakan seragam tim Demisioner berwarna merah muda.

230609a

Aminullah saat bermain memperkuat tim Demisioner (12/4/2016) (Dimas/Perspektif)

Bermain satu babak, Aminullah kerap melakukan crossing-crossing handal. “Meskipun usia sudah lanjut, namun tenaga tendangan pak Amin masih kuat. Ini sama seperti yang dikatakan abang leting dulu, kalau pak Amin pas kuliah itu Roberto Carlos nya EKA”, ucap mahasiswa yang menonton.

Belum genap 10 menit bermain, Mufied Alkamal sudah mencetak goal kedua tim Demisioner. Dengan goal tersebut, Demisioner menang atas skor 2-0 melawan EKA 12 dan melenggang ke pertandingan berikutnya.

Turnamen Himaka Sport Olympics (HISO) 2016 telah berlangsung selama  10 hari sejak resmi dibuka di Zidane Futsal (2/4/2016) lalu, dan final sepak bola serta penutupan akan diselenggarakan ekslusif di Stadion H. Dimurthala pada tanggal 23 April 2016 mendatang. (Dimas)

Kementrian Keuangan Republik Indonesia Adakan Kuliah Umum

Kemenkeu Adakan Kuliah Umum

Kemenkeu Adakan Kuliah Umum (foto: Fitri/Perspektif)

Darussalam – Kementrian Keuangan Republik Indonesia beberapa waktu lalu (3/3/2016) mengadakan kuliah umum yang bekerja sama dengan Unsyiah kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB Unsyiah). Kuliah umum ini bertema “Pengelolaan Sukuk sebagai Sumber Pembiayaan Bangunan” yang diselenggarakan di Aula FEB Unsyiah, dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari mahasiswa S1, dosen, dan juga staff Kemenkeu.

Acara ini diisi oleh dua pemateri yaitu Eri Haryanto, S.E., M.SI. (Direktur Pembiayaan Syari’ah Kementrian Keuangan Republik Indonesia) yang memaparkan tentang Pengelolaan Sukuk di Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Dr.M.Shabri Abd.Majid, S.E., M.Ec. (Ketua Program Studi Ekonomi Islam FEB Unsyiah) yang membahas terkait Pengelolaan Sukuk dari Sudut Pandang Islam dan Teori tentang Sukuk.

Mewakili Dekan FEB Unsyiah, Dr.Aliasuddin, S.E., M.Si. selaku Wakil Dekan Bidang Akademik dalam pembukaannya menyampaikan bahwa “Kuliah Umum ini merupakan kerja sama yang sangat dibutuhkan mahasiswa dan menjadi point dari Akreditasi. Salah satu kelemahan Indonesia saat ini adalah terlalu banyaknya uang deposito yang disebut uang mati dan bagi perekonomian sangat merusak. Karena uang tidak produktif berarti dia tidak bisa menunjang proses produksi, kalau dibeli ke Sukuk bisa merubah fungsinya menjadi lebih produktif.

“Di mata Internasional, Indonesia merupakan negara dengan penerbit Sukuk paling banyak, tapi Sukuk Korporasi di Indonesia tergolong sangat lambat dibandingkan dengan negara lainnya seperti Malaysia, Afrika Utara, dan Inggris. Juga masih banyaknya hambatan investor untuk berinvestasi, seperti permasalahan birokrasi dan infrastruktur” ujar Heri Aryanto dalam materinya.

Shabri Abd.Majid juga menjelaskan “Sukuk merupakan investasi yang sudah sesuai dengan prinsip syariah, karena dia bukan merupakan surat hutang. Bisnis dan Investasi haruslah terbebas dari unsur-unsur MAGRIB, yaitu: Maysir, Aniaya, Gharar, Haram, Riba, Iktinaz, Ikhtikar dan Batil. Karena semua unsur tersebut tidak sesuai syari’ah.
Pada acara kuliah umum ini, juga Biro Sumber Daya Manusia (SDM) Kementrian Keuangan Indonesia diberikan kesempatan untuk memberikan pemaparan mengenai proses dan prosedur untuk mendapatkan peluang kerja di lingkungan Kemenkeu dan juga menyediakan booth khusus untuk para mahasiswa yang ingin bertanya lebih jauh, salah satunya mengenai program beasiswa dari pemerintah Indonesia yakni Kementrian Keuangan Indonesia, yaitu beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) (FAA).

Editor: Dimas

Fakultas Ekonomi Unsyiah Siap Distribusikan Jas Almamater Untuk Mahasiswanya

Almamater Mahasiswa Unysiah (Ilustrasi)

Almamater Mahasiswa Unsyiah (Ilustrasi)

Darussalam – Jas almamater Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) untuk angkatan 2014 yang sempat mengalami kendala akhirnya sudah didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah, Rabu (24/2). Jumlah jas almamater yang diterima oleh pihak Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Unsyiah sebanyak 5400 jas yang kemudian didistribusikan ke fakultas-fakultas yang ada di Unsyiah.

Pihak BEM Fakultas Ekonomi (FE) juga telah menerima almamater yang didistribusikan melalui BEM Unsyiah. Pembagian jas almamater di Fakultas Ekonomi sendiri juga tidak lepas dari peran pihak Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) untuk mendata ukuran dan jumlah jas almamater. Selanjutnya, pihak BEM FE akan langsung membagikan jas almamater kepada mahasiswa.

Walaupun pihak BEM FE belum mengklarifikasi kapan tepatnya jas almamater akan didistribusikan langsung ke mahasiswa angkatan 2014, namun kabar pendistribusian jas almamater ini tetap membawa suka cita bagi mahasiswa Fakultas Ekonomi angkatan 2014 yang aktif maupun non-aktif berorganisasi dalam kampus, mengingat betapa pentingnya peran jas almamater untuk mengikuti acara-acara di kampus yang dirasakan oleh mahasiswa angkatan 2014 yang aktif dalam organisasi.

BEM FE Unsyiah dalam kesempatan ini berharap agar kedepannya pihak rektorat Unsyiah dapat menyelesaikan jas almamater untuk untuk angkatan 2015, dapat dilakukan secepatnya, supaya kesalahan kesalahan yang terjadi tahun 2014 tidak terjadi lagi. (Feb/Lis)

Editor: Dimas

Syarat dan Ketentuan Lomba Fotografi “Everyday Heroes”

Lomba Fotografi LPM Perspektif (Dokumentasi Perspektif)

Lomba Fotografi LPM Perspektif (Dokumentasi Perspektif)

 

SYARAT DAN KETENTUAN


 

Tema Lomba Foto:

  • Everyday Heroes (Pahlawan dalam kehidupan sehari hari)

Ketentuan Umum:

  • Pendaftaran lomba foto ini GRATIS
  • Setiap peserta maksimal dapat mengirimkan 3 (tiga) foto
  • Terbuka untuk seluruh mahasiswa khusus Aceh (Banda Aceh dan Aceh Besar)
  • Foto merupakan hasil karya sendiri, belum pernah diikusertakan dalam perlombaan
  • Foto tidak diperbolehkan mengandung unsur non-fotografi, seperti tanda tangan, frame, watermark, pornografi, SARA, dll.
  • Olah digital yang diperbolehkan hanya sebatas perbaikan kualitas foto (sharpening, cropping, color balance, contrast & brightness, dan saturasi warna), dalam ekstensi .JPG dan berisikan data EXIF.
  • Teknik fotografi yang digunakan bebas, foto dapat berupa landscape, hitam putih, street photography, foto jurnalistik, dll.
  • Foto sesuai tema, “Everyday Heroes” berupa foto Human Interest yang mengedepankan sisi orang/profesi/kegiatan yang memiliki manfaat bagi banyak orang.
  • Batas terakhir pengiriman foto pada tanggal 18 Maret 2016 pukul 15.00WIB
  • Pengumuman pemenang diumumkan tanggal 20 Maret 2016 di website www.persfe.com
  • Foto yang diikutsertakan dalam lomba ini adalah karya asli peserta
  • Foto yang berhasil masuk dalam kategori pemenang akan menjadi hak panitia, dan panitia berhak mempublikasikannya dalam media dengan “Tidak menghilangkan hak cipta pemilik foto”
  • Pemenang lomba akan mempresentasikan hasil fotonya pada saat pembukaan pameran foto
  • Pemenang lomba wajib menghadiri pembukaan pameran foto, pembagian hadiah akan dilaksanakan pada saat pembukaan pameran (21 Maret 2016)
  • Keputusan dewan juri bersifat mutlak, mengikat dan tidak dapat diganggu gugat
  • Panitia tidak bertanggungjawab terhadap pelanggaran hak cipta dan tuntutan hukum dari pihak lain

Mekanisme Pendaftaran:

  • Pendaftaran dilakukan dengan mengirimkan foto, hasil scan KTM (Kartu Tanda Mahasiswa), nomor handphone, BBM/LINE (opsional) dan hasil scan Slip SPP semester berjalan melalui e-mail.
  • Subjek e-mail: NIM_NAMA_JUDUL KARYA dengan mengirimkan ke alamat e-mail redaksi.persfe@gmail.com

Isi e-mail:

  • Nama:
  • NIM:
  • Fakultas, Universitas:
  • No. Hp:
  • BBM/LINE (opsional):
  • Alamat Tinggal:

Lampiran email:

  • Hasil Scan KTM
  • Hasil Scan Slip SPP Semester Berjalan
  • Foto yang dilombakan (maks. 3 foto)

Format rename foto:

  • Judul Foto_Caption_Keterangan(dimana foto diambil)
  • Setiap foto yang dikirim, wajib disertai penjelasan singkat mengenai foto tersebut dalam ekstensi .DOC (maksimal 50kata/foto)

Penilaian Foto:

  • Kreativitas
  • Mutu Teknis
  • Estetika
  • Keunikan
  • Nuansa Islami

Pemenang Lomba:

  • Pemenang perkategori tema akan kami pamerkan pada acara pameran foto di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (21-24 Maret 2016)
  • Para pemenang lomba foto akan menerima uang tunai dan sertifikat penghargaan
  • Pengambilan hadiah tidak dapat diwakilkan

Contact Persons:

  • Wahyu (085206976468 / line: mwswhyu)
  • Fathur (085275391648 / line: fathurmufti)

5 Anggota Metalik Berangkat Ekspedisi ke Tangse

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Pelepasan Peserta Ekspedisi S.223 (Wahyu/Perspektif)

Darussalam – Wakil Dekan IV Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah, Jeliteng Pribadi, S.E., M.M., M.A melepas keberangkatan lima anggota UKM PA-LH Metalik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yang melakukan ekspedisi pendakian gunung pada puncak gunung tanpa nama di kawasan pegunungan Lhe Sagoe, Tangse, Kab.Pidie, Jumat (20/2/2016) pada pukul 10.00 WIB.

Pelepasan yang diadakan sehari sebelum pendakian Ekspedisi S.223 ke Tangse dan bertempat di Lobby Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini dihadiri oleh ketua umum beserta para anggota Metalik, dan juga para perwakilan undangan dari Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) dan Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ).

Dalam kata sambutan pembukaannya, Jeliteng berpesan, “buktikan kalau organisasi itu tidak mengganggu akademik, mahasiswa yang berorganisasi pun bisa lulus dengan baik”.

Sementara itu, Muhaimin selaku senior Metalik yang juga turut hadir saat pelepasan berpesan, “belajarlah dari kesalahan yang terjadi, jadikan pengalaman untuk perbaikan kita ke depan, tidak ada kebenaran tanpa didasari kesalahan dan tetap melaksanakan shalat sekalipun saat ekspedisi”.

“Kegiatan ini sudah dibekali dengan persiapan yang cukup matang” tutupnya.
Sebelumnya, kelima anggota Metalik ini sudah melakukan sosialisasi ke desa setempat, dan lamanya pendakian diperkirakan memakan waktu 12 hari pulang pergi. (Ibe, Fitri)

Editor: Dimas

UKM PA-LH Metalik Lakukan Ekspedisi S.223 di Tangse

Ekspedisi s223 UKM PA-LH Metalik (Sumber: Metalik)

Ekspedisi s.223 UKM PA-LH Metalik (Sumber: Metalik)

Darussalam – Salah satu Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) di Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Syiah Kuala, UKM PA-LH METALIK akan melakukan ekspedisi pendakian gunung di Tangse, Kab. Pidie pada tanggal 20 Februari s.d 5 Maret 2016 mendatang.

UKM PA-LH METALIK memang sering melakukan ekspedisi-ekspedisi pada pegunungan di berbagai daerah, tak hanya di Aceh, bahkan pegunungan di luar Aceh.

Untuk pendakian yang akan diadakan pada waktu dekat ini UKM tersebut memiliki tujuan ke puncak tanpa nama di kawasan pegunungan Lhe Sagoe, Tangse, Kab. Pidie dengan triangulasi S.223 dan ketinggian 2325 MDPL.

Pendaki dalam ekspedisi S.223 ini berjumlah lima orang yang merupakan anggota dari UKM PA-LH METALIK. Adapun nama-nama pendaki tersebut adalah Yolan Dirga (Kipen) (M.24.005), Harry Gunawan (Topan) (M.24.001), Reja Pahlawi (Jeko) (AM.25), Muhammad Achyar (Udo) (AM.25), Said Mirza (Gogok) (AM.25), dan T. M. Noumi (M.15005 AB).

Sosialisasi pada penduduk di desa setempat sudah dilakukan selama tiga hari sebelum dilakukannya pendakian, yaitu di desa Blang Pandak, Kec. Tangse, Kab. Pidie. Diperkirakan pendakian akan memakan waktu selama 12 hari pulang pergi (PP).

Adapun pelepasan para pendaki Ekspedisi S.223 akan dilaksanakan sehari sebelum ekspedisi, yaitu pada hari Jumat, (19/2/2016) di Lobby Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. (Ibe)

Editor: Dimas