BEM FEB Lakukan Kunjungan Kerja dengan Seluruh HMJ FEB Unsyiah

 

Foto Bersama Pengurus BEM FEB dengan Pengurus HIMAKA dalam agenda kunjungan kerja

Darussalam – Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Syiah Kuala, melakukan kunjungan kerja dengan seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang bernaung dibawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu, 27 Februari 2019, dan berlangsung selama dua hari. Kunjungan tersebut meliputi HIMAKA ,HMM, IESA, dan HIMADIPA.

Hal-hal yang dibahas yakni diskusi mengenai kegiatan yang akan ataupun sedang dijalankan oleh himpunan, bantuan ingin disalurkan dari BEM FEB, kendala internal non-internal, serta saran dan masukan bagi BEM FEB sendiri.

Badan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (BEM FEB) Universitas Syiah Kuala, melakukan kunjungan kerja dengan seluruh Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yang bernaung dibawah Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kegiatan ini dilakukan pada hari Rabu, 27 Februari 2019, dan berlangsung selama dua hari. Kunjungan tersebut meliputi HIMAKA ,HMM, IESA, dan HIMADIPA.

Hal-hal yang dibahas yakni diskusi mengenai kegiatan yang akan ataupun sedang dijalankan oleh himpunan, bantuan ingin disalurkan dari BEM FEB, kendala internal non-internal, serta saran dan masukan bagi BEM FEB sendiri.

Dengan banyaknya kegiatan yang dijalankan oleh HMJ, BEM FEB diharapkan menyalurkan bantuan-bantuan berupa dukungan kepanitiaan,dan bantuan-bantuan papan score,sofa,rompi,dan spanduk. Dan juga ada beberapa kendala yang disampaikan HMJ seperti mengenai sarana secret,kendala terkait proposal,dan masalah-masalah yang menyangkut ke dekanan FEB.

Kunjungan kerja, merupakan program kerja wajib BEM FEB 2019 sebagai wadah dan jembatan segala himpunan dalam rangka pengayaan wawasan seluruh anggota dan yang paling utama mencari masukan terkait hal-hal penting yang dapat dipertimbangkan juga diperbaiki kedepannya. Kunjungan ini diharapkan dapat memperkuat silaturahmi, serta menampung segala saran maupun pesan dari setiap Himpunan.

Press Release dari Humas BEM FEB Unsyiah

Piston Cup XXXIV ; Kampus Kuning Siap Bertempur

Piston Cup

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Mesin Fakultas Teknik Unsyiah kembali menyelenggarakan  pertandingan sepakbola Piston Cup XXXIV untuk yang ke – 34 kalinya. Piston Cup XXXIV adalah pertandingan yang sangat dinantikan oleh mahasiswa Unsyiah, karena pertandingan ini merupakan pertandingan terbesar dan yang tak hanya diikuti oleh Mahasiswa Unsyiah saja, sehingga pesertanya juga datang dari berbagai kampus yang ada di Banda Aceh. Tak hanya itu,  hadiah yang disediakan juga tak tanggung – tanggung, untuk tiga grup pemenang, yakni uang tunai sepuluh juta rupiah dan piala bergilir Piston Cup. Piston Cup diselerenggarakan kurang lebih selama dua bulan, terhitung  sejak 18 Februari hingga 13 April 2019.

Euforia yang sama juga dirasakan di lingkungan Kampus Kuning, yakni Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Perlu dipahami bahwa,  Pertandingan Piston Cup ini sejatinya ranahnya HMJ ( Himpunan Mahasiswa Jurusan ), sehingga pihak BEM tidak ikut andil dalam mempersiapkan segala sesuatunya, pihak BEM FEB (Fakultas Ekonomi dan Bisnis ) hanya memberikan mandat kepada setiap grup perwakilan yang mewakili himpunan masing – masing yang tentunya tetap membawa nama harum ekonomi. Meskipun begitu  pihak BEM tidak sepenuhnya lepas tangan, mereka tetap mengkoordinasikan semuanya sesuai dengan rencana dan siap siaga membantu apabila ada kendala dalam pertandingan nantinya.

Menurut penuturan Muhammad Aziz selaku ketua BEM FEB Unsyiah, sampai saat ini tidak ada kendala yang menghambat dan semuanya masih berjalan dengan lancar. Tahun ini  semua HMJ dari Ekonomi turut berpartisipasi dalam Pertandingan tersebut, diantaranya HMM, HIMADIPA, HIMAKA, dan IESA. Oleh sebab itu sangat diharapkan semoga tahun ini ekonomi dapat meraih juara, karena sebelumnya Ekonomi belum dapat mewujudkan harapan tersebut.

“Saingan terbesar kita adalah grup eksekutif, yang terdiri dari kumpulan staff – staff Unsyiah. Karena mereka merupakan pemenang pada pertandingan Piston Cup tahun lalu.” Tambah M.Aziz ketika diwawancarai pada hari Selasa (19/02). (Mol)

Berani Menertawakan Diri Sendiri

Dok: Psychopathic Writing (Istimewa)

Dewasa ini sebagian orang lebih senang menertawakan orang lain dan enggan untuk menertawakan dirinya sendiri. Entah karena takut dianggap gila atau mungkin menganggap hidupnya terlalu serius untuk ditertawakan. Padahal, menghindar untuk menertawakan diri sendiri justru dapat menghambat perkembangan.

Banyak  yang mengatakan ‘jika tertawa dapat menyehatkan pikiran dan menyingkirkan emosi negatif,’ namun hal tersebut dilakukan tidak untuk menertawakan orang lain karena terdapat emosi negatif didalamnya. Menertawakan orang lain nantinya akan menjadikan seseorang terlihat sombong karena merasa lebih baik dari orang lain.

Oleh karena itu menertawakan diri sendiri lebih baik daripada menertawakan orang lain. Dengan menertawakan diri sendiri, seseorang tak perlu khawatir akan munculnya emosi negatif karena yang ditertawakan adalah diri sendiri. Menertawakan diri sendiri juga dapat membantu seseorang mengintrospeksi diri dan menemukan kesalahan yang perlu diperbaiki tanpa harus tersinggung oleh komentar orang lain.

Hal ini juga didukung oleh sebuah penelitian terbaru yang dipublikasikan dalam jurnal Personality and Individual Differences yang menyatakan bahwa salah satu indikator individu yang memiliki kesejahteraan psikologis yang tinggi adalah dengan sering menjadikan dirinya sendiri sebagai lelucon.

Menjadikan diri sendiri sebagai lelucon juga termasuk ke dalam kriteria individu yang telah mengaktualisasikan diri dari teori yang dikemukakan oleh Abraham H. Maslow, yaitu rasa humor yang filosofis. Dikatakan bahwa individu yang telah mengaktualisasikan diri akan lebih sering menjadikan dirinya sendiri sebagai bahan candaan.

Mereka menjadikan setiap kebodohan dan kekurangan mereka sebagai candaan yang disampaikan secara filosofis agar orang lain berpikir terlebih dahulu, baru kemudian bisa mendapatkan joke dari humornya dan tertawa untuk membantu mereka menjadi lebih cerdas dalam berpikir dan menyampaikan sesuatu.

Selain dapat mengintrospeksi diri dan menyingkirkan emosi negatif, menertawakan diri sendiri juga dapat menjernihkan pikiran, membantu diri berdamai dengan masa lalu, dan membuat orang disekeliling kita bahagia.

Suksesnya seseorang menertawakan dirinya sendiri akan merubah sudut pandang dan cara seseorang melihat dunia. Seseorang tak lagi fokus kepada hal-hal negatif tetapi pada hal-hal positif yang bisa didapatkan meski hari yang dilalui kurang menyenangkan. Dengan begitu, seseorang akan terhindar dari perasaan stres. (Sulthanul Y)

7 Anggota UKM PA-LH Metalik Ekspedisi ke Gua Udeung

Logo Metalik

Logo Metalik

Darussalam – UKM PA-LH Metalik (Unit Kegiatan Mahasiswa Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup)  kembali melakukan ekspedisi, kali ini Metalik kembali menggelar ekspedisi Caving (menyusuri gua – red) yang bertempat di Gua Udeung, Desa Lam Juhang, Lhoong, Aceh Besar. Dalam kegiatan kali ini, tim Caving Metalik akan menyusuri gua Udeung selama 6 hari, terhitung sejak 16 – 21 April 2016.

Ini merupakan kegiatan Caving kedua yang dilakukan UKM PA-LH Metalik, pada kegiatan kali ini mereka mengangkat tema “Eksplorasi Kawasan Karst yang Bersumber Mata Air Untuk Kehidupan di Masa yang Akan Datang”

Tim ekspedisi sendiri terdiri dari 7 orang, dan ke-tujuh anggota sendiri telah menjalani pelatihan Caving terlebih dahulu “Semua tim ekspedisi siap untuk berangkat baik dari segi materil maupun skill, namun kami berharap doa dari kawan-kawan semua agar kami dapat menjalankan tugas ekspedisi ini dengan lancar” ujar Dedek Kurniawan selaku ketua panitia

Tim ekspedisi caving kali ini mengemban tugas untuk mencari sumber air yang ada dalam gua karst.  Mereka berniat untuk mencari mata air yang ada dalam gua agar dapat digunakan oleh masyarakat sekitar.Dalam pelepasan tim ekspedisi beberapa waktu lalu, Nashrillah Anis selaku Wakil Dekan III bidang Kemahasiswaan Fakultas Ekonomi Unsyiah berpesan agar tim ekspedisi dapat memaparkan hasil ekspedisi  mereka kepada masyarakat agar masyarakat dapat menikmati hasil observasi Metalik.

“saya berharap semoga tim ekspedisi kali ini supaya dapat menemukan sumber air dalam gua dan dapat berguna kepada masyarakat sekitar, karena salah satu dari tujuan kegiatan mahasiswa adalah memberi pengaruh dan manfaat kepada masyarakat” Ujarnya.

Di saat yang sama, Rizal Alsa yang merupakan Ketua UKM PA-LH Metalik juga berpesan agar tim ekspedisi dapat  menjaga keselamatan dan dapat kembali dengan selamat “saya berharap agar tim ekspedisi dapat menjaga kesehatan selama menjalankan tugas ini, jangan lakukan hal-hal yang beresiko dan diluar batas kemampuan anggota”

“Intinya kita doakan tim ekspedisi pergi dalam keadaan sehat, pulang dalam keadaan sehat pula”, tutupnya. “Tim Ekspedisi rencananya akan pulang pada kamis ini”, tambahnya. (Jo)