Pelantikan ORMAWA FEB Unsyiah Periode 2019; Dekan Harap Harumkan Kampus Kuning

Dekan FEB Unsyiah dalam pelantikan Ormawa FEB Unsyiah (foto: Nur)

Darussalam –  Rabu (29/12) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala telah menggelar acara pelantikan bersama Organisasi Mahasiswa (ORMAWA) di aula FEB Unsyiah. Acara ini bertujuan meresmikan pengisi kursi presidium periode 2019 teruntuk  Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Dewan perwakilan Mahasiswa (DPM), Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), serta Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FEB Unsyiah, yang memang telah dipilih serta diamanahkan kepemimpinannya untuk setahun kedepan.

Untuk meresmikan acara tersebut, Pelantikan Bersama ini turut dihadiri oleh Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, merupakan Wakil Rektor (WR) III Unsyiah Bidang Kemahasiswaan serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala yaitu Prof. Dr. Nasir Aziz, S.E., M.B.A., yang memberikan kata sambutannya. Beliau berpesan untuk semua Presidium  yang sudah terpilih agar bisa menjadi panutan, teladan, dan pacuan bagi mahasiswa FEB Unsyiah. Beliau juga mengatakan  bahwa yang terpilih untuk setiap kursi presidium periode 2019 merupakan orang – orang terbaik di bidangnya, dan diharapkan agar dapat mengharumkan nama Fakultas Ekonomi beserta Unsyiah di mata khalayak di bawah kepemimpinan mereka ke depannya.

Orang – orang yang terpilih, yang dilantik hari ini adalah yang mempunyai kemampuan, dan diharapkan dapat menjadi motivasi dan tauladan untuk mahasiswa lainnya. Untuk  yang terpilih hari ini, saudaralah yang akan menjadi orang – orang hebat di masa mendatang, yang akan memimpin aceh ini, yg akan memimpin unsyiah ini, yg akan memimpin masyarakat di seluruh dunia. Oleh sebab itu, apa yang sudah dipercayakan kepada saudara, agar dapat menjalankan amanah tersebut. Jangan buat kecewa orang – orang yang telah memilih anda. Ungkap Dekan  FEB Unsyiah.

Mengakhiri sambutannya, beliau menambahkan beberapa saran lagi untuk seluruh mahasiswa FEB Unsyiah, “Yang menentukan suksesnya seorang mahasiswa, bukanlah lagi hanya terpaku pada IPK. Bukan lagi hanya terpaku pada knowledge, tapi mahasiswa wajib memiliki 10 skills yang paling dibutuhkan pada periode 2019 dan seterusnya. Salah satunya adalah sopan santun, etika. Sopan santun itu adalah yang harus dibina, yang harus diterapkan dalam segala hal. Dan itu semua musti ditampilkan oleh anak – anak kami.” Pungkasnya. (Mol)

Dekan FEB Unsyiah Lantik Pengurus Baru DPM,BEM, UKM, dan HMJ FEB Unsyiah Periode 2019

foto bersama Dekan FEB Unsyiah dengan Ormawa FEB Unsyiah (foto: Nur)

Darussalam – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah telah menyelenggarakan acara
pelantikan pengurus baru ORMAWA ( organisasi mahasiswa) pada hari Rabu (29/12)
bertempat di Aula FEB Unsyiah. Pelantikan dipimpin langsung oleh Dekan FEB Unsyiah,
Prof. Dr. Nasir Aziz, SE., MBA.

Terpilih Ketua Umum DPM (Dewan Perwakilan Mahasiswa) periode 2019, Dico Wiranto
menggantikan Reza Zulfianda dan Ketua BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), Muhammad Aziz
menggantikan Rais Mukhayar.

Pengurus baru UKM dan HMJ terpilih periode 2019 diantaranya : UKM PA-LH METALIK
oleh Rizqie Maulana, UKM LDF Al-Mizan oleh M. Harris Asrari, UKM INKUBATOR oleh
Qamarul Achyar, UKM BESTEK oleh M. Riski Riadi, UKM LPM Perspektif oleh Hasan
Basri, UKM EOC oleh M. Ifaldi Phonna, HIMAKA (Himpunan Mahasiswa Akuntansi) oleh
Umar Meldego, IESA (Islamic Economic Student Assosiation) oleh Firja Juliansyah, HMM
(Himpunan Mahasiswa Manajemen) oleh Faizal Haris, dan HIMADIPA (Himpunan
Mahasiswa Ekonomi Pembangunan) oleh Heri Tarmizi.

Sangat diharapkan, di bawah kepemimpinan yang baru ini Fakultas Ekonomi
dan Bisnis dapat menjadi lebih baik serta dapat mengharumkan nama Unsyiah tentunya dan
berintegritas dalam meneruskan kejayaan para pemimpin sebelumnya. (Mol)

Selenggarakan MCF, Himpunan Mahasiswa Manajemen Angkat Isu Industri Kreatif

Selenggarakan MCF, Himpunan Mahasiswa Manajemen Angkat Isu Industri Kreatif (foto:Ayu)

Darussalam – Memasuki era revolusi industri 4.0, perkembangan teknologi semakin canggih dan terdepan. Menghadapi tantangan tersebut, dunia industri harus menjadi semakin kreatif. Menghadapi fenomena tersebut, Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala mengusung tema, “Creative Industry in Digital Business Era” dalam seminar yang diselenggarakan pada acara Management Creativity Festival (MCF) 2018, Rabu (24//10).

Seminar yang diadakan di gedung AAC Dayan Dawood Unsyiah ini menghadirkan tiga tamu istimewa diantaranya  Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Akt.  sebagai Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia, Zainal Arifin Lubis sebagai Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh, dan Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng yang merupakan Rektor Universitas Syiah Kuala.

Dalam kesempatannya, Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Akt. selaku Wakil Menteri Keuangan Republik Indonesia menyampaikan materi tentang industri kreatif di Indonesia serta peran pemerintah untuk menyukseskan perekonomian dalam masyarakat. Ia mengharapkan dengan adanya kemajuan teknologi yang berkembang pesat dalam masyarakat dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya. Sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat itu sendiri, dan juga pemikiran kreatif yang harus ditumbuhkan guna mendukung kemajuan industri di Indonesia.

“Kami sangat mendukung seminar ini, dan hasil dari seminar ini akan disampaikan ke DPR Aceh.” Ungkap Zainal Arifin pada pidato sambutannya. Kepala Bank Indonesia Provinsi Aceh tersebut mendukung penuh seminar yang diadakan oleh HMM FEB Unsyiah dengan harapan isu industri kreatif yang diangkat dalam seminar ini mampu membuka pikiran masyarakat perihal pentingnya peran industri kreatif dalam meningkatkan perekonomian bangsa kedepannya. (Mev)

 

Mewujudkan ekonomi enklusifness

Indonesia adalah negara dengan jumlah penduduk 264 juta jiwa. Jumlah penduduk yang sedemikian banyak merupakan tantangan yang berat bagi perekonomian Indonesia.

Pada  Industri Digital saat ini, kehidupan kita menjadi lebih mudah dan serba computarized. Namun, kita yang berada di era ini harus teliti dalam menghadapi kompleksivitas yang dibawa serta. Dengan tantangan yang kompleks, kita harus menyelaraskan perekonomian dan menciptakan inovasi baru.

Kemiskinan adalah musuh yang patut diperangi. Masih ada keparahan dalam kemiskinan kita. Prof. Dr. Mardiasmo, MBA., Akt. menyampaikan bahwa, salah satu cara mengatasi kemiskinan adalah dengan mewujudkan ekonomi enklusifness melalui pengembangan ekonomi kreatif.

Ekonomi kreatif berdampak sangat luas bagi perekonomian, selain tidak membutuhkan modal yang besar, ekonomi kreatif juga tidak membutuhkan tenaga manusia yang terlalu banyak. Inovasi dan kreativitas paling dibutuhkan dalam ekonomi kreatif yang merupakan karakteristik utama di Revolusi Digital atau Digital Era. Menariknya, ekonomi kreatif ini ternyata di dominasi oleh perempuan sebagai pelaku utama sebanyak 54,96%.

Bapak Mardiasmo juga memaparkan  bahwa ada 16 subsektor ekonomi kreatif. Fashion, kuliner dan kriya menjadi tiga unggulan utama. Kuliner menjadi daya tarik utama karena menggambarkan peradaban dan kebudayaan Indonesia. Namun, ada tiga subsektor lainnya yang mulai menjadi perhatian. Aplikasi dan pengembangan permainan, film dan diikuti musik yang sedang dikembangkan. (Sul)

HMM Ajak Mahasiswa Kreatif Melalui PKM Inspiring Talkshow

Kegiatan Talkshow PKM 2017 (Fazil)

Darussalam – Sabtu (13/5) Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) kembali menyelenggarakan acara PKM Inspiring Talkshow 2017, kegiatan ini bertema “Peningkatan Pemahaman Mahasiswa dalam Segi Krativitas dan Wawasan memalui PKM” dan berlangsung di Balai Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.

PKM merupakan suatu program yang dibentuk oleh Direktorat Jenderal Kementerian Riset Teknologi Dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti)  dalam memfasilitasi kemampuan serta potensi yang dimiliki mahasiswa untuk mengkaji, mengembangkan, dan menerapkan ilmu dan teknologi yang telah dipelajarinya di perkuliahan kepada masyarakat luas.

Kegiatan ini tidak hanya diikuti oleh kalangan Fakultas Ekonomi dan Bisnis saja, tetapi juga diikuti oleh mahasiswa dari Fakultas lain yang ada di Unsyiah.

Caesar Naufal selaku Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Manajemen 2017 berharap dengan diadakannya acara PKM Inspiring Talkshow ini dapat membantu dan mengembangkan kreativitas mahasiswa dalam membuat proposal PKM serta dapat mengaplikasikannya di kehidupan sehari-hari. (Fik)

Mahasiswa Ekonomi Unsyiah Gelar Bakti Sosial Untuk Korban Gempa Pidie Jaya

Mahasiswa Ekonomi Gelar Bakti Sosial Ke Pijay (Dok. Panitia)

Mahasiswa Ekonomi Gelar Bakti Sosial Ke Pijay (Dok. Panitia)

Meuredu – Keluarga Besar Mahasiswa (KBM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah berhasil menggelar Bakti Sosial untuk korban gempa di Mukim Peuduek, Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya. Kegiatan difokuskan ke 2 Desa, yaitu Gampong Tuha dan Gampong Panton Raya

Kegiatan ini merupakan serangkaian kegiatan amal yang dilakukan oleh KBM FEB Unsyiah. Sebelumnya juga telah dilakukan konser amal yang berlangsung di Aula FEB Unsyiah sabtu malam.

Total dana sumbangan yang terkumpul sebesar Rp15.106.000, seluruhnya digunakan untuk membeli keperluan sembako dan perlengapan tidur untuk pengungsi disana.

Tim Relawan FEB Unsyiah bergerak dari Kampus pukul 15.00 WIB, tim relawan yang terdiri dari 57 mahasiswa FEB Unsyiah berangkat menggunakan motor dengan sistem touring yang dipandu langsung oleh anggota UKM Economic Otomotif Club (EOC).

Mahasiswa Ekonomi Membagikan Sembako dan Pakaian Anak (Dok. Panitia)

Mahasiswa Ekonomi Membagikan Sembako dan Pakaian Anak (Dok. Panitia)

Tim Relawan FEB berfokus memberikan bantuan di 2 Desa, yaitu Gampong Tuha dan Gampong Dayah Raya, keduanya berlokasi di Kecamatan Trienggadeng, Pidie Jaya.

Kondisi getak geografis kedua desa yang jauh dari jalan raya dan merupakan desa buntu, pengungsi di kedua desa ini pun kekurangan kebutuhan pangan dan pakaian anak.

Menurut pantauan tim relawan, setidaknya 70% dari rumah penduduk di kedua desa tersebut mengalami kerusakan, rumah milik Bapak Adnan yang tak jauh dari Meunasah Gampong Tuha misalnya, rumahnya kini tak lagi bisa dihuni, ruang tamu dan kamar tidurnya hancur setelah dihentak Gempa 7 Desember lalu.

Kini separuh dari penduduk kedua desa terpaksa mengungsi di halaman meunasah dan halaman rumah penduduk yang cukup untuk didirikan tenda. Mereka masih shock dengan bencana gempa bumi Rabu lalu, mereka kini berharap agar cepat dating bantuan dari pemerintah untuk membangun kembali rumah mereka yang rusak akibat Gempa Bumi.

Proses distribusi bantuan pun berjalan dengan lancar, bantuan sembako dan pakaian anak diterima langsung oleh Geuchik dari kedua desa tersebut. Setelah proses penyerahan bantuan, anak-anak dari kedua Desa pun diajak untuk bermain bersama untuk memulihkan psikis anak-anak korban gempa dari trauma. (Jo, Abu)

HMM Gelar Seminar Konsentrasi

Seminar Konsentrasi HMM (Toso/Perspektif)

Seminar Konsentrasi HMM (Toso/Perspektif)

Darussalam – Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala, Sabtu (16/4/2016) menggelar Seminar Konsentrasi yang mengusung tema “Know your path, know your future”, di Balai Sidang Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah.
Acara yang dibuka langsung oleh Ketua Umum HMM, Thariq Faturrahman pada pukul 09.00 WIB berlangsung dengan khidmat. Pemateri dari masing-masing bidang konsentrasi diantaranya, yaitu Dr.Permana Hornita Lubis, S.E., MM sebagai pemateri Pemasaran, Drs.Saiful Bahri, MS sebagai pemateri Operasional, Fathurrahman, S.E., Mph sebagai pemateri Keuangan, dan Fairuz Abadi, S.E., Msj sebagai pemateri Sumber Daya Manusia (SDM).

Pemateri menyampaikan bagaimana cara pembelajaran dan prospek kedepan dalam konsentrasi tersebut.
Seminar ini difokuskan untuk leting angkatan tahun 2014 dan 2015 yang ingin mengambil konsentrasi di semester selanjutnya. “Semoga leting 14 dan 15 bisa dengan bulat menentukan jalannya sehingga masa depan lebih cerah, lebih teratur dalam memilih dan lebih mengetahui skil mereka”, papar Mirza Reziansyah selaku Sekretaris Panitia. (Toso)

 

Editor: FAA

FEB UNSYIAH Gelar Raker Bersama

Rapat Kerja DPM FE 2016 (7/2/2016)(Fitri/Perspektif

               Rapat Kerja DPM FE 2016 (Fitri/Perspektif)

Darussalam – Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Syiah Kuala (DPM FEB Unsyiah) menggelar acara rapat kerja Keluarga Besar Mahasiswa bersama lembaga-lembaga internal, yang terdiri dari: Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang terdiri dari UKM BESTEK, UKM LPM Perspektif, UKM PA-LH METALIK, UKM EOC, UKM Inkubator, UKM LDK Al-Mizan, juga beberapa Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) yaitu Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM), Himpunan Mahasiswa Prodi Pembangunan (HIMADIPA), Himpunan Mahasiswa Akutansi (HIMAKA), Islamic Economics Students Association (iESA), dan Forum-Forum D-3 Fakultas Ekonomi & Bisnis UNSYIAH yang bertempat di Balai Sidang Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Syiah Kuala, Minggu (7/2/2016).

Dihadiri oleh 63 mahasiswa yang beberapa diantaranya anggota DPM FEB Unsyiah, kegiatan ini mengusung tema “Sinergisitas Dalam Perencanaan Program Bersama”. Diawali dengan pembacaan ayat suci Al-qur’an, dilanjutkan dengan laporan ketua panitia, kata sambutan dari Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa, dan rangkaian terakhir yaitu pembukaan acara oleh Wakil Dekan III, Bapak Nashrillah Anis SE, MM. Setelah menyampaikan kata sambutan dan beberapa masukan untuk mahasiswa terkait beberapa hal mengenai kepengurusan periode 2016, acara formal ditutup dengan pembacaan do’a.

Perwakilan setiap lembaga memaparkan program kerjanya dalam bentuk presentasi dihadapan seluruh hadirin dengan total program kerja sebanyak 156 program yang berskala internal, lokal, regional wilayah, nasional serta internasional.

“Harapannya kegiatan ini dapat menyambung komunikasi yang baik dengan seluruh civitas akademika sekaligus menyinkronkan waktu penyelenggaraan kegiatan antara lembaga-lembaga terkait agar tidak terjadinya saling tumpang tindih diantara kegiatan-kegiatan yg akan dilaksanakan, juga untuk semua pihak baik eksternal dan internal dapat memberikan dukungan baik itu secara moril maupun materil untuk dapat mensukseskan kegiatan-kegiatan yang berkualitas kedepannya.” tutur Nuzul Tantawi selaku ketua DPM FEB Unsyiah. (FAA)

HMM Ajak Mahasiswa Kreatif Dalam Berwirausaha

sIMG_6125

Pembukaan MCF 2015 dihadiri sejumlah pejabat dan akademisi Unsyiah (Asysyura/Perspektif)

Darussalam – Management Creativity Festival (MCF) yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah kemarin (21/10/2015) resmi dibuka. Acara yang berlangsung selama 21-24 Oktober 2015 ini mempunyai empat rangkaian acara induk, yaitu kuliah umum, debat, festival makanan dan minuman, serta diakhiri dengan seminar nasional yang mendatangkan pemateri yang kompeten.

Opening ceremony yang dilaksanakan kemarin di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah ini dibuka oleh Samsul Rizal selaku Rektor Unsyiah dan dihadiri oleh Asisten III Sekda Provinsi Aceh, pihak Dinas Koperasi, pihak Dinas Pertambangan, Pembantu Dekan III Bidang Kemahasiswaan, dan pihak internal kampus. HMM menyuguhkan kuliah umum dengan tema “Penguatan Peran Industri Kreatif sebagai Pondasi Ekonomi Aceh Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015.” Kuliah umum yang dihadiri oleh lebih dari 200 orang peserta mempunyai tujuan yang telah disesuaikan dengan kondisi yang dihadapi masyarakat pada saat ini, yakni untuk mengahadapi MEA 2015 dengan menghadirkan pemateri Ketua HIPMI Provinsi Aceh dan Lampung.

“Acara ini sangat menarik, dan sangat bermanfaat bagi pemuda untuk terus kreatif dalam menjalankan bisnis. Semoga acara ini akan terus berlanjut, dan kedepannya agar pesertanya lebih banyak lagi, karena acaranya sangat bermanfaat,” ucap salah satu peserta kuliah umum.

Selain itu ada National Business Seminar yang merupakan acara puncak dari rangkaian acara MCF yang akan dilaksanakan pada Sabtu, 24 Oktober 2015 dengan salah satu pembicaranya adalah salah satu penggerak sebuah wirausaha kreatif di Indonesia yaitu  Keenan Pearce yang dikenal sebagai Cofounder dan Director Euphoria Project. Selain itu, juga menghadirkan Dr. Mukhlis Yunus, S.E., MS, seorang pakar ekonomi Aceh dan Dr. Iskandarsyah majid, S.E., MM. penggerak wirausaha terbaik se-Indonesia. Diadakannya seminar ini bertujuan untuk mempersiapkan MEA dengan industri kreatif dan bisnis-bisnis yang menarik oleh para wirausahawan di Indonesia khususnya di Aceh.

“Karena ini acara pertama, saya berharap untuk pengurus kedepannya dapat dikembangkan lagi, MCF dapat terus berjalan sampai ada MCF II, MCF III, dan seterusnya, dengan tema yang disesuaikan dengan kondisi yang sedang dihadapi oleh masyarakat,” ucap Riandar Putra selaku ketua panitia MCF 2015. SP

Sehat Bersepeda Melalui Manajemen Gowes Club

HMM putih

Poster Gowes

Banda Aceh | ‘Sehat itu mahal’ itulah yang sering sekali kita dengar jika kita sedang merasa sakit. Dalam menjaga kesehatan, khususnya mahasiswa, Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) mengadakan Manajemen Gowes Club yang merupakan sebuah komunitas sepeda untuk menyalurkan hobi, bakat dan beraktivitas khususnya bagi mahasiswa jurusan manajemen ( S1 Manajemen, D3 Perbankan, D3 Pemasaran, D3 Perusahaan dan D3 Prodis).

“Kegiatan yang juga bertujuan melepas penat kuliah ini akan diadakan rutin satu kali dalam rentang waktu dua minggu dan acara puncaknya adalah pada pelaksanaan Lustrum XI Fakultas Ekonomi Unsyiah dalam memperingati hari jadi Fakultas Ekonomi Unsyiah ke 55th dengan nama  ” Gowes To Lustrum”, kata Sadikin, selaku panitia pelaksana Manajemen Gowes Club(14/4).

keep-calm-and-always-gowes-4

Pada hari Minggu lalu (13/4), kegiatan perdana gowes telah dilaksanakan, baik mahasiswa dan dosen berkumpul di stadion H. Dimurtala Lampineung untuk bersama-sama bersepeda ria dengan rute perjalanan yang dimulai dari Lampineng sampai pelabuhan Ulheu-lheu dan dilanjutkan sampai ke Pantai Lampuuk.

Meliva, salah satu anggota gowes club mengatakan, ” Kegiatan ini sangat asyik dan sekaligus memperat hubungan silaturrahmi, yang lain harus ikutan juga karena legiatan ini seru banget”. []