Tulisan “Fakultas Ekonomi dan Bisnis” yang Tak Lagi Purna

Tulisan “Fakultas Ekonomi dan Bisnis” yang tak lagi purna (foto:Abi)

Darussalam – Pemandangan yang kurang elok dilihat oleh Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah maupun orang yang berlalu-lalang di sekitar Fakultas Ekonomi dan Bisnis menjadi hal yang biasa akhir-akhir ini. Penyebabnya ialah tulisan “Fakultas Ekonomi Dan Bisnis” yang terletak di pagar luar area kampus kuning yang terlihat mulai rusak.

Sejatinya, tulisan “Fakultas Ekonomi dan Bisnis” ini seharusnya mampu memberikan citra positif bagi orang lain yang melihatnya. Namun dengan kondisi seperti ini, agaknya citra itu sedikit luntur.

Menurut pendapat beberapa mahasiswa Fakultas Ekonomi Dan Bisnis yang sempat diwawancarai oleh Perspektif, mereka cukup sedih dengan kondisi tersebut. Berbagai harapan terlontar sebagai bentuk keinginan akan adanya perbaikan secepatnya pada tulisan tersebut.

“Ya sebenarnya hal ini tidak enak dilihat ya . Apalagi kita ini kan fakultas tertua di Unsyiah,  seharusnya mampu memberikan contoh pada fakultas lain, setidaknya dari urusan tulisan nama saja.” tutur  M. Ayyash, salah satu mahasiswa jurusan Ekonomi Pembangunan.

Ditemui terpisah, Midrar Yusya, salah seorang mahasiswa jurusan Manajemen juga menambahkan, “Kita berharap ada perbaikan pada tulisan itu. Semoga bisa dilakukan secepatnya.”

Penyebab dari rusaknya tulisan tersebut kemungkinan besar adalah karena faktor alam, seperti hujan deras dan terik matahari yang menyebabkan  beberapa huruf pada tulisan tersebut terlepas. Hal ini tentunya mengundang tanda tanya beberapa pihak, akankah ada perbaikan pada tulisan tersebut?

Menanggapi hal itu, Wakil Dekan 2 FEB Unsyiah, Dr. Ridwan Ibrahim, SE, MM pun memberikan tanggapan.

“Sudah ada rencana penataan ulang. Ini memang harus kita benahi, karena memang gak enak kalau dilihat ada tulisan yang rusak. Sebenarnya ini masalah besar juga, namun sepertinya sebelumnya kurang terpantau.” Imbuhnya.

Tentunya kita semua berharap bahwa tulisan tersebut dapat segera dibenahi. Karena bagaimanapun, Tulisan “Fakultas Ekonomi Dan Bisnis” yang terpampang anggun menghadap kemegahan gerbang Kopelma Darussalam adalah wajah dan citra dari Fakultas itu sendiri.(Abi)

 

Mahasiswa FEB Unsyiah Wakili Aceh pada Kompetisi Nasional “Stocklab Competition”

Yaskur dan Hafiz saat menjadi juara di Lomba Stocklab di Banda Aceh (Dok. Istimewa)

 

Banda aceh-Kamis, 23/3/17 Dalam rangka memperingati 40 tahun diaktifkannya kembali Pasar Modal Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Mandiri Sekuritas, dan Indonesian Stock Exchange (IDX) menyelenggarakan lompetisi Nasional “Games Investasi Pasar Modal Stocklab dan Nabung Saham GO tahun 2017” yang bertempat di kantor Regional OJK Aceh, Pango.

Dalam penyelenggaraan kompetisi tersebut, OJK akan menyaring 2 (dua) orang terbaik yang menjadi perwakilan dari beberapa provinsi dan kota yang nantinya akan berkompetisi bersama perwakilan lainnya untuk tingkat nasional di Jakarta Agustus mendatang.

Sebuah kebanggan tersendiri yang dirasakan oleh Yaskur Rizqullah (D3 Akuntansi 2014)  dan Muhammad Hafiz (D3 Akuntansi 2014) yang memenangkan kompetisi tersebut yang mengharumkan nama baik Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala. Dalam kompetisi ini 2 (dua) mahasiswa tersebut berhasil mewakili Aceh nantinya pada 9 Agustus 2017 di Jakarta.Yaskur Rizqullah mendapatkan juara 1 (satu) dalam seleksi di Aceh dan rekannya Muhammad Hafiz atau sering disapa (Iblin) mendapatkan juara 2 (dua) .

Keduanya mengatakan bahwa yang memotivasi mereka mengikuti “STOCKLAB” ini karena Games nya asyik dan pembawaan yang santai serta tidak menguras pikiran dalam permainannya. Yaskur Rizqullah termotivasi mengikuti games ini karena dukungan orangtuanya yang senantiasa selalu ada untukknya. Sedangkan Muhammad Hafiz termotivasi karena hal pertama dari salah seorang satpam di tempat ia nge-Job pada saat itu dan alasan lainnya adalah orang tua dan karib dekatnya sendiri, Yaskur rizqullah.

Sebagai Mahasiswa sangatlah sulit untuk mengimbangkan waktu antara kuliah dan kegiatan diluar, akan tetapi berbeda dengan dua orang mahasiswa FEB Unsyiah ini yang dapat memanajemenkan waktunya dengan baik hingga mendapatkan prestasi yang mereka raih seperti sekarang ini. Selain itu, Yaskur dan Hafiz juga membagikan trik-trik dalam pengambilan kartu pada games tersebut,yaitu saat games itu dimulai “kita harus pandai-pandai mengambil kartunya,jangan salah langkah,dibutuhkan kerjasama,dan yang paling penting adalah doa yang akan mengimbangi usaha kita”katanya pada saat diwawancarai.

Dalam kutipan terakhirnya, Yaskur memberikan sepatah dua patah kata harapan untuk Mahasiswa FEB Unsyiah. “Semoga mahasiswa itu jangan KUPU-KUPU (kuliah-pulang-kuliah-pulang). Tapi cobalah berinovasi untuk hal-hal yang bersifat positif” katanya pada saat diwawancarai. Pemenang kedua yang mewakili Aceh menambahkan perkataan Yaskur, “kita sebagai mahasiswa janganlah mudah menyerah dan berputus asa,pikiran yang optimis akan memberikan bukti yang nyata”, katanya dengan penuh harapan. (Sw)