LPM Perspektif FEB UNSYIAH Gelar PJTD 2017

Iqbal Wahdi (Pemimpin Umum LPM Perspektif) sedang memberikan materi kepada anggota baru (Razi/Perspektif)

Indrapuri– Pelatihan Jurnalistik Tingkat Dasar (PJTD) 2017 merupakan salah satu acara tahunan yang dilgelar oleh Lembaga Pers Mahasiwa (LPM) Perspektif FEB Unsyiah sebagai ajang pelatihan anggota baru. Bertempat di Krueng Jreu, Aceh Besar, acara bernada kemah jurnalistik ini dilaksanakan dari tanggal 21 sampai 22 Oktober 2017 ini di ikuti oleh 27 peserta.

PJTD 2017 mengunsung tema “ the real of journalism”. Maksud dari tema ini adalah sebagai cerminan individu yang benar-benar memilki jiwa jurnalistik yang sebenarnya dalam memperoleh informasi untuk disajikan pada khalayak ramai.

Seperti yang diungkapkan sendiri oleh Wahyu Santoso selaku ketua panitia acara tersebut mengungkapkan bahwa PJTD itu sangat berperan dalam menciptakan individu-individu yang mempunyai bakat dalam bidang fotografi, videografi, pengembangan web, dan desain grafis terutama dalam hal jurnalistik dalam satu wadah.

Acara yang berlangsung selama dua hari penuh  ini dimulai sejak Sabtu-Minggu (21-22/10). Pelatihan ini diisi dengan berbagai games dan materi-materi yang bermanfaat.

Materi hari  pertama disampaikan oleh Nanda Khalisa S.E selaku senior Perspektif tentang teknik wawancara yang baik sebagai bekal agar peserta mampu menguasai teknik dalam wawancara dengan cermat.

Materi kedua disampaikan oleh Jauhar selaku Sekertaris Redaksi LPM Perspektif.  ia menyampaikan materi tentang jurnalistik yang berfungsi untuk memberikan pemahaman bagi para peserta mengenai kiat-kiat dalam menulis.

Menurutnya dalam pengolahan berita mahasiswa harus kritis dalam menyikapi berbagai situasi di ranah kampus.

Kemudian disusul oleh materi dan praktik fotografi oleh Iqbal selaku pimpinan umum Perspektif 2017.

Sedangkan materi di hari kedua berupa Pelatihan Manajemen Organisasi Mahasiswa(PMOM) oleh Angga Rizkqi Dermawan selaku Pemimpin Redaksi.

Perbedaan PJTD tahun ini dan sebelumnya adalah jumlah peserta yang meningkat drastis. Dimana pada tahun sebelumnya peserta hanya berjumlah 19 orang  tetapi tahun ini 27 orang. Selain dihadiri oleh senior-senior dari  LPM Perspektif, pelatihan ini juga turut dihadiri oleh UKM PA-LH Metalik dan Provos yang membantu jalannya acara.

PJTD tahun ini sangat memberikan dampak positif bagi para peserta seperti yang di ungkapkan sendiri oleh Salsa. “alhamdulillah acaranya seru. Itu sangat luar biasa sekali dan penguatan mental bagi kami semua” ungkapnya antusias.

Sedangkan menurut Zahrina salah satu peserta pelatihan dari jurusan Ekonomi Islam mengaku bahwa PJTD sangat bermanfaat untuk melatih kekompakan, keberanian sebagai seorang jurnalis yang siap menghadapi rintangan, dan berbagai games yang didalamnya mengandung moral.

Iqbal berharap dengan adanya PJTD ini terjalin kinerja antar panitia yang baik dimana sangat berfungsi dalam pembentukan kaderisasi kedepannya (Lis)

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

OJK Sosialisasikan Pasar Modal di Kalangan Akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah

Darussalam – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali menggelar seminar pada Rabu(7/9) yang bertempat di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala dalam rangka mensosialisasikan Pasar Modal Indonesia kepada seluruh kalangan akademika Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Seminar diahdiri lebih dari 200 peserta yang sangat antusias mulai dari dibukanya pendaftaran. Hal ini terlihat pada saat registrasi, peserta seminar memuat antrian yang panjang mulai pukul 08.12 WIB. Selain dari kalangan akademika kampus sendiri, seminar ini juga dihadiri oleh beberapa siswa/i Sekolah Menengah Atas.

Darmawan, Kepala bagian Pengaturan Emiten, Perusahaan Publik, dan Pasar Modal Syariah Aceh mengajak mahasiswa atau seluruh peserta yang hadir untuk mencoba berinvestasi dalam dunia saham. Ia juga menegaskan membuka atau membeli saham bukanlah datang membawa uang kepada kantor OJK, tapi cukup dengan mendaftar dan melengkapi administrasi hanya melalui gadget.

OJK 2016

Darmawan memaparkan materi mengenai Pasar Modal Indonesia. (7/9) (Foto: Dimas/Perspektif)

Dalam seminarnya ia juga memamaparkan bahwa peran OJK dalam pengawasan pasar modal Indonesia dan juga hasil survey nasional Literasi Keuangan yang menunjukkan bagaimana tingkat pemahaman dan pemanfaatan dari Perbankan, Asuransi, Pegadaian, Pembiayaan, Dana Pensiun, dan Pasar modal.

Dalam kesempatan ini, juga hadir pembicara dari akademisi internal Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah yaitu Said Musnadi dengan bahasan tentang peranan dari capital market dalam membangun ekonomi. “Ada hipotesis yang menjelaskan bahwa dengan adanya instrument investasi modal dapat mendorong pertumbuhan ekonomi, lapangan kerja semakin luas, pendapatan semakin besar. oleh sebab itulah ekonomi kita menjadi lebih baik”. Ungkapnya.

Bagi yang sudah membuka akun saham, mereka akan mendapat user ID dan password yang tidak bisa diakses oleh orang lain. “Biaya yang harus dikeluarkan untuk membuka account saham cukup denagn membayar Rp.100.000. Dalam hal jual dan beli saham, OJK memaparkan kemudahan dalam bertransaksi yaitu melalui aplikasi bagi yang sudah memiliki ID dan password. (Feby)

Editor: (Ftrdafya)