Ketua MPR RI: Jangan Mau Jadi Kuli Di Negeri Sendiri  

Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan (tiga dari kanan) menabuh rapai pertanda dimulainya Pekan Ilmiah Akuntansi 2017 (Jauhar/Perspektif)

Darussalam – Acara Seminar yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) FEB UNSYIAH yaitu Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) yang ke XX dengan tema Seeking Identity Of Accounting Profession  To Deal With The Great Challenges In Digital Era pada hari senin (30/10).

Dihadiri oleh ketua MPR RI Dr. H. Zulkifli Hasan SE,MM sebagai pembuka acara, merupakan ‘kado ulang tahun’ untuk acara PIA tahun ini yang genap diselenggarakan 20 kali oleh HIMAKA. Acara diawali dengan seminar bertaraf Internasional. Kehadiran beliau disambut antusias oleh para dosen serta mahasiswa baik dari ekonomi maupun dari berbagai fakultas lainnya yang ada di Unsyiah.

Dalam pembukaannya Dr. H. Zulkifli Hasan SE,MM menyampaikan bagaimana membentuk atau kiat-kiat menjadi bangsa yang maju. “Syarat untuk menjadi bangsa yang maju mestilah mempunyai ilmu pengetahuan, kebijakan-kebijakan yang dibuat haruslah untuk kepentingan bersama, dan mempunyai nilai-nilai sosial”.

Ia juga menambahkan bahwa ilmu pengetahuan itu terdapat didalam pendidikan, dan pendidikan di kampus mempunyai peran yang sangat penting. Kampus juga menunjukkan wajah dari bangsa tersebut.

Selain itu ia juga turut menyemangati mahasiswa terkait peran mahasiswa yang diharapkan dapat memberikan pendidikan politik dalam artian bagaimana memilih pemimpin, mengetahui keadaan provinsi, bangsa, dan negaranya.

“Mahasiswa perlu memperkuat diri, dengan bergabung kedalam organisasi-organisasi dan menumbuhkan kesadaran akan pentingnya pendidikan sehingga bisa melakukan sebuah perubahan untuk kebaikan anak negeri masa depan yang memiliki daya saing tinggi, dan berinovasi agar tidak menjadi kuli di negeri sendiri” Tutupnya. (Feb)