Tuntaskan Penasaran dan Berbagi Ilmu Melalui “Smith” Study Club

Tuntaskan Penasaran dan Berbagi Ilmu Melalui “Smith” Study Club (Nella/Perspektif)

Darussalam – Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) mengadakan study club mingguan, Smith. Kegiatan tersebut merupakan salah satu program kerja dari BEM yang bertujuan untuk membuat kegiatan belajar di luar kuliah. Smith yang diadakan pertama kalinya pada 22 maret 2018  ini mengundang Lavina Sabila dan Cut Nada Nabila sebagai pemateri dengan mengangkat topik mengenai tips and tricks ‘How to pass XLFL and Djarum Scholarship.’

Study club berbasis  sharing session ini berlangsung selama 90 menit dan menarik untuk diikuti. Peserta mendapatkan banyak manfaat berupa ilmu tanpa biaya masuk atau free ticket. Bahkan kedua pematerinya menggambarkan dengan jelas bagaimana cara mendapatkan beasiswa Djarum dan XLFL itu sendiri.

Cut Nada Nabila merupakan mahasiswa S1 Akuntasi yang juga sebagai penerima beasiswa Djarum ini mengatakan bahwa “Being unique is the key” untuk menarik perhatian pemberi beasiswa. Selain itu, Nada juga menyarankan agar pelamar beasiswa dapat mempersiapkan dokumen-dokumen sejak dini karena selain memudahkan juga dapat menghindari dari keteledoran atau ketidak lengkapan dokumen nantinya.

Beasiswa XLFL sendiri berbeda dengan beasiswa Djarum yang berbentuk tunai dan beberapa pelengkap lainnya. Beasiswa XLFL berbentuk training atau pelatihan leadership. Maka, Lavina Sabila selaku penerima beasiswa XLFL menyarankan agar mahasiswa yang berminat agar mempersiapkan skill dibagian kepemimpinan. Selain itu, lavina juga menyarankan untuk mengutamakan bahasa Inggris selama proses seleksi.

“Kita dari bem berharap kegiatan seperti ini bisa dapat respon positif dari mahasiswa dan animo mahasiswa untuk mengikuti kegiatan ini juga meningkat. Sehingga pengurus tetap semangat untuk membuat kegiatannya,” pungkas Rais Mukhayar selaku ketua BEM FEB Unsyiah.

Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan berlangsung menyenangkan. Ketertarikan peserta juga dapat dilihat dari antusiasme mereka dalam bertanya. Cut Nadia Faisal selaku ketua panitia mengatakan bahwa Smith tidak hanya mengangkat topik non akademik, namun juga topik akademik yang mungkin akan dijalankan minggu depannya. (Sul)