Band Under South Korean? Day6 the answer, si #SobatAmbyar!

Cover by team Grafis/Perspektif

Perspektif – Apa yang terlintas dibenak mu bila mendengar kata ‘Korea Selatan’? Drama? Oppa? Boyband? Atau Hyung? Siapa sih yang tidak asing lagi dengan negara Korea Selatan? Semua orang tau bahwasannya Korea Selatan cukup mendunia, baik di dunia serial televisi atau drama, film, musik, bahkan hingga aspek kulinernya yang terkenal unik.

Mungkin sekarang lagi ramai-ramainya nih drama bergenre family dan romance, yakni The World of the Married. Kalau kata netizen sih, “Pada waktunya, semua akan ke-korea-an,” terlebih Arief Muhammad atau Pocongggggg, Joshua, dan masih banyak artis Indonesia lainnya yang sudah merasa teracuni dengan suguhan drama negeri Ginseng tersebut.

Berbanding terbalik dengan hal di atas, sangat disayangkan masih banyak orang awam yang ada di Indonesia tidak menyukai, bahkan menghina Korea Selatan dengan sebutan negara Plastik, hal ini tak luput dari stigma yang mengatakan bahwa rata-rata orang sana melakukan operasi plastik.

Padahal urusan mereka untuk melakukannya, toh tidak merugikan dengan meminta kita menanggung biaya operasinya yakan? Ayo lebih chill out untuk tidak mengurusi urusan orang lain, Hyung. Malah kita bisa memilih untuk melewati atau mengabaikan tentang Korea, dengan tidak menghina. Selesai bukan urusan?

Oke, mari kita bahas sesuatu yang tidak banyak diketahui orang luar. Tahukah bahwa di Korea Selatan tidak hanya semata-mata ada Boy/Girl group seperti Girls Generation atau Super Junior loh. Disana juga ada band, malah gak cuman lelaki saja, ada yang perempuan juga. Keren gak sih?

Perkenalkan ada Honesty, Lunafly, Royal Pirates, CN Blue, FT Island, N.Flying, Day6, dan masih banyak lagi lainnya! eits, tapi disini kita bakalan membahas salah satu band yang telah menjadi #SobatAmbyar bagi para fans K-Popers, yakni Day6.

Let me guide you.

Day6 adalah band satu-satunya bentukan dari agency JYP Entertainment, yang mana ada artis lainnya bernaung dibawahnya, seperti 2PM dengan lagu hits ‘Put Your Hands Up’, Wonder Girls dengan ‘Nobody’ yang diparodykan oleh Sule dan Andre, TWICE dengan ‘TT’ yang membuat para remaja lelaki tergila-gila, dan masih banyak artis lainnya.

Debut pada 7 September 2015 dengan lagu pertama mereka The Day, Day6 awalnya mempunyai 6 anggota member, namun setelah tahap Pra-debut, menyisihkan tinggal 5 anggota saja, yakni ada Sungjin dengan posisi leader, vokalis utama, dan gitaris, lalu ada Wonpil sebagai vokalis juga serta memainkan keyboard, Young K dengan posisi bassis, vokalis sekaligus rapper, Jae dengan posisi sebagai gitaris utama, vokalis dan rapper, dan Dowoon si drummer yang dapat mencuri hati.

Apa bagusnya sih band Day6?

Jangan salah, Hyung. Lagu-lagu yang ditulis, dinyanyikan, diaransemen dengan sendirinya membuat Day6 cukup bertalenta, ditambah dengan cara mereka memainkan alat musik dipanggung dapat mengguncang pesta.

Ohya, di Korea Selatan, mereka yang berprofesi sebagai artis tak semata-mata menjual wajah saja lo. Mereka juga dituntut harus bertalenta, pintar, dan harus mempunyai nilai lebih dari dirinya.

Tak jarang artis Korea mengalami tekanan batin atau gangguan pada dirinya karena lingkungan sekitar serta tuntutan yang terlalu besar. Sangat disayangkannya, JYP Entertainment baru-baru ini memberikan kabar yang kurang mengenakkan.

Agency Day6 itu memutuskan untuk mengistirahatkan artis mereka atau sebutannya Hiatus dari dunia entertainment dalam sementara waktu hingga pemulihan kesehatan mental sang artis. Tapi sebelum rehat, Day6 sudah comeback dengan album Demon, beserta beberapa lagu didalamnya yang sukses membuat fansnya melepas kerinduan akan musik mereka.

Tidak hanya Demon dengan Zombie, masih banyak lagu Day6 yang sukses meng-ambyar-kan suasana hati bila kita pahami lirik versi englishnya. Mari kita berkenalan dengan beberapa lagu Day6 sebagai obat untuk #SobatAmbyar;

Congratulations. Ini lagu yang paling ambyar bagi para MyDay, sebutan untuk fans Day6. Bercerita tentang perasaan seorang pria yang tengah bersedih namun berusaha untuk selalu tegar setelah ditinggalkan kekasihnya. Bukannya membenci mantan kekasihnya, Ia malah memberikan ucapan selamat pada sang mantan, karena telah berhasil move on dan menemukan yang baru.

Letting Go. Lagu ini menceritakan pengorbanan seorang pria demi kebahagiaan sang kekasih, dengan cara rela meninggalkan wanita yang dicintainya. Lirik yang emosional menyatakan bahwa meskipun Ia sebenarnya masih mencintai kekasihnya tersebut, Ia tidak ingin menjadi penghambat bagi kebahagiaan kekasihnya.

I Wait. Salah satu lagu pembuka bagi album Day6 yang bertajuk ‘Every Day6’ adalah yang mengusung genre pop rock electro. Lagu ini mengingatkan para pendengar dengan musik band rock Jepang, One Ok Rock.

I Wait sendiri menceritakan seorang pria yang lelah berada didalam suatu hubungan dengan wanita yang disukainya namun tidak ada kejelasan, atau Hubungan Tanpa Status mungkin ya. Dengan lagu ini, Ia mengharapkan wanita tersebut memberikan kejelasan atas hubungan yang terjalin.

How Can I Say. Mungkin nada dalam lagu ini terdengar seperti soundtrack dalam anime Jepang. Musik yang ditemani oleh beat suara drum dan gitar, menjadi hal yang paling mengena saat mendengarkan lagu tersebut. Instrumen yang cukup menghentakan khas ciri band rock ini, dibuat dengan video klip yang sederhana―justru membuat MyDay lebih fokus untuk menikmati lagunya.

All Alone. Tak melulu soal cinta, Day6 menuangkan sebuah lagu dengan rasa kesepian yang selalu dirasakan oleh anak muda, dibuatkan secara akustik serta emosional yang ditanamkan―sukses membuat para MyDay tenggelam didalamnya. “Aku berharap ada yang menyambutku saat pulang, dan mengatakan bahwa aku telah bekerja keras,” demikian sebaris arti lirik lagu ini.

I’m Serious. Day6 berani mengeksplor kemampuan mereka dengan merilis lagu yang berbeda. Bila biasanya Day6 hadir dengan lagu bernuansa rock, maka berbeda dengan lagu ini, yang lebih terdengar sangat easy listening sehingga cocok dinikmati saat musim semi. Dengan nada yang ceria dan lebih santai, video klipnya juga terihat sangat ceria dan santai karena mengajak para penonton menikmati keindahan laut.

Dan lagu yang paling ambyar serta paling diagung-agungkan oleh MyDay jatuh pada You Were Beautiful. Musik Video ini menjadi sekuel dari kisah dalam lagu Congratulation, lagu ini sendiri bercerita mengenai sepasang kekasih yang sudah putus.

Dengan menggunakan sudut pandang si wanita setelah berselingkuh. Wanita yang ada di dalam MV tesebut terlihat sedang melihat foto dan video kenangan bersama sang mantan. Ditambah lirik lagunya menggunakan sudut pandang sang pria yang belum bisa melupakan kenangan mereka.

Terakhir ada lagu Love Me Or Leave Me dalam album Demon serta lagu Zombie sebagai lagu utama comeback-nya Day6 di tahun 2020. Dari judulnya saja sudah terbaca ya, cintai aku atau tinggalkan aku. Masih dengan sudut pandang sang pria, Ia sedang merasakan ke-putus-asa-an terhadap sang kekasih, mengenai hubungannya.

Tak hanya lagu yang disebutkan tadi saja yang sukses membuat Ambyar, namun masih banyak lagi. Penasaran? Yuk kepo’in lebih lagi Day6!

“Hidup akan lebih tenang, bila menghargai satu sama lain dengan tidak menghina selera lagu, film, makanan, minuman orang lain―yang memiliki perbedaan dengan kesukaan kita. Memiliki perbedaan dalam hal kesukaan, bukan berarti dia memiliki selera yang buruk atau dibawah standar kita. Bukankah seharusnya perbedaan itu menyatukan? Bukan malah memisahkan.” (Vanna/Perspektif)

Editor: Jamaludin Darma

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.