Categories
Berita HIMAKA Straight News

Perdana Offline, Himaka Sukses Gelar Seminar Konsentrasi

Darussalam – Memasuki tahun ketiga, Himpunan Mahasiswa Akuntansi (Himaka) kembali menggelar seminar On Concentration and Internship bertajuk “Know Your Consentration and Make Your Choice”. Seminar yang diselenggarakan perdana secara offline ini dilaksanakan pada Sabtu, 26 Maret 2022 di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK). Seminar ini menghadirkan pemateri-pemateri yang andal pada bidang konsentrasinya.

Acara ini dibuka langsung oleh Bapak Dr. rer. pol. Heru Fahlevi, SE.,M.Sc selaku Ketua Jurusan Akuntansi. Dalam sambutannya beliau mengatakan “Menghadapi era dinamis, kadang kala ijazah tidak mencerminkan kompetensi. Untuk sukses di dunia kerja perlu tiga hal penting; legitimasi, skill, dan habit,” terangnya. Beliau juga menyampaikan apresiasinya kepada Himaka atas terselenggaranya seminar kali ini karena dirasa sangat membantu mahasiswa akuntansi untuk lebih terarah dalam memilih konsentrasi ke depannya.

Seminar ini mendapat respon baik dari mahasiswa akuntansi dan para pemateri juga memberikan apresiasi besar atas kegiatan seminar hari ini.

“Apreasiasi kepada Himaka atas seminar kali ini, karena temanya sangat sesuai dengan kebutuhan mahasiswa dalam menentukan peminatan dan konsentrasinya,” tutur Bapak Dr. Nadirsyah, SE., M.Si., Ak., CA.

Seminar ini bertujuan untuk memberikan informasi kepada mahasiswa akuntansi tentang konsentrasi dan magang yang menghadirkan lima narasumber yaitu: Bapak Riha Dedi Priantana, SE, M.Si., Ak , Ibu Dr. Fifi Yusmita, SE. M.Si., Ak , Ibu Yulia Fitri, SE., M.Si., Ak , Bapak Drs. M. Rizal Yahya, M,Ec., Ak., CA., CPA dan Bapak Dr. Nadirsyah, SE., M.Si., Ak., CA . Dalam pemaparannya, Bapak Drs. M. Rizal Yahya, M,Ec., Ak., CA., CPA mengatakan bahwa akuntansi adalah ilmu penting karena merupakan bussiness languange, beliau juga  berharap agar mahasiswa akuntansi dapat memperkuat dasar-dasar akuntansi dan menguasai software akuntansi di era serba digital ini.

Di samping itu, Ibu Dr. Fifi Yusmita, SE., M.Si. yang merupakan pemateri keempat pada konsentrasi Sistem Informasi Akuntansi (SIA) mengatakan bahwasanya konsentrasi SIA merupakan peminatan yang masih tergolong sangat sedikit dalam akuntansi. Beliau mengharapkan setelah selesai pemaparan materi dari seminar ini mahasiswa akuntansi dapat tertarik untuk mengambil konsentrasi Sistem Informasi Akuntansi, karena pada konsentrasi ini ke depannya banyak peluang untuk mahasiswa dalam dunia kerja nantinya.

“Semoga mahasiswa, termasuk saya bisa lebih tau apa yang harus dipilih ke depannya untuk konsentrasi dan langsung terarah ketika pengajuan judul,” tutup Annisa Apriana selaku ketua panitia kegiatan seminar kali ini.

(Perspektif / Husna & Alwida)

Categories
Berita Straight News

Perang Rusia dan Ukraina: Dampak Terhadap Ekspor-Impor Indonesia

Foto : Kabar24.bisnis.com

Darussalam – Demokrasi, kekuasaan, dan moralitas sudah lama dipertaruhkan antara Rusia dan Ukraina. Meski dahulunya bersatu di dalam gabungan negara Uni Soviet, kini Rusia melakukan penyerangan militer ke Ukraina, salah satu negara tetangganya di sebelah barat daya  sejak tanggal 24 Februari 2022.

Bergerak di dunia yang berglobalisasi, setiap negara adalah pelaku ekonomi yang memiliki pengaruh cukup besar terhadap perekonomian sesamanya. Meskipun hal ini hanya berlangsung antara beberapa pihak diplomasi, perang Rusia dan Ukraina  memiliki dampak besar terhadap negara Indonesia terutama  pada sektor perekonomiannya. Dua dampak ekonomi utama tersebut adalah turunnya tingkat produktivitas ekonomi dan naiknya harga komoditas.

Tingkat produktivitas ekonomi yang menurun disebabkan oleh terhambatnya kegiatan ekspor-impor dengan Rusia dan Ukraina. Meski pemerintah nasional sudah menegaskan tidak akan memberi sanksi embargo terhadap Rusia, aktivitas ekonomi tetap akan mengalami kendala.

Berdasarkan data  Kementerian Perdagangan Republik Indonesia (Kemendagri) kegiatan ekspor-impor Indonesia dengan Rusia pada tahun lalu mencapai nilai US$2,75 miliar. Namun, kejayaan hubungan perekonomian tersebut akhirnya terganggu lantaran adanya hambatan pada jalur perdagangan. Signifikansi isu ini muncul sebab  Rusia dan Ukraina berkontribusi cukup besar terhadap produksi komoditas secara internasional, terutama di bidang energi, pangan, dan pertanian.

Sebagai contoh, Rusia dan Ukraina memproduksi 29% jumlah dari gandum di dunia. Jika jalur perdagangan antara Indonesia dan negara tersebut terganggu, maka harga pangan seperti roti dan tepung tentu  akan merangkak naik .Tak heran bila harga mie instan pun kemungkinan akan naik ke depannya.

Kendati demikian, tidak hanya gandum, Bahan Bakar Minyak (BBM) pun akan sulit didapatkan. Sebelum terjadi perang, Rusia dapat mengekspor 6,5 juta tong BBM ke setiap pelosok dunia. Namun, dengan kesulitan jalur perdagangan saat ini, jumlah ekspor tidak akan sebanding dengan dahulunya. Hal ini akan berdampak kepada tingginya harga BBM dan menurunnya daya beli masyarakat.

Di saat dunia baru saja merasakan anjloknya perekonomian pasca pandemi Corona virus Disease-19 (Covid-19) sekarang dunia terpaksa harus melalui malapetaka barunya. Namun, jika kondisi diplomatik yang meregangkan antara Rusia dan Ukraina cepat membaik, besar kesempatan bagi pemerintah global untuk memperbaiki kondisi perekonomian dunia termasuk Indonesia dan berkontribusi kembali dalam meningkatkan produktivitas perdagangan. (Annysya & Raiyan)

Categories
Straight News

Sah, Pojok Pajak USK Diresmikan

Darussalam – Di era sekarang ini, salah satu wujud nyata masyarakat dalam membangun bangsa yakni dengan membayar pajak secara disiplin. Maka demi mewujudkan hal tersebut, pada hari Selasa (23/3) Kepala Kantor Wilayah DJP Aceh, Imanul Hakim bersama dengan Rektor Universitas Syiah Kuala (USK), Prof. Dr. Ir. Syamsul Rizal M.Eng meresmikan Pojok Pajak Universitas Syiah Kuala di Lobby VIP Gedung AAC Dayan Dawood, Universitas Syiah Kuala, Banda Aceh.

Dengan diresmikannya Pojok Pajak USK menjadikan terjalinnya hubungan antara Kantor Wilayah DJP Aceh dengan Universitas Syiah Kuala, dimana Pojok Pajak USK bertujuan untuk memberikan bantuan langsung kepada para dosen dan tenaga kependidikan di lingkungan USK serta masyarakat umum untuk melaporkan SPT tahunan bagi mereka yang belum malaporkan. Nantinya akan tersedia beberapa relawan dari Pojok Pajak USK untuk membantu  mengisi SPT Tahunan yang akan berlangsung dari tanggal 22-26 Maret 2021, dari pukul 09.00 – 15.00 WIB.

“Harapan terbesar ialah kepatuhan, kepatuhan terhadap perpajakan semakin meningkat, asumsi kita  kenapa selama ini kepatuhan pajak tidak bagus melihat beberapa tahun kebelakang, disebabkan karena dalam mengakses kantor pajak begitu susah dan membingungkan. Pengetahuan Wajib Pajak tentang apa itu pajak juga rendah. Maka dengan hal ini menjadikan akses terhadap pajak lebih mudah dan kegiatan tax center ini membantu memperkenalkan kepada Wajib Pajak agar paham tentang aspek perpajakan,” ucap Irwan Martis, Ak., M.Ak., selaku Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh saat usai acara.

Kemudian Dr. Nuraini A, SE., M.Si.Ak selaku ketua prodi D-III perpajakan juga menuturkan “Semoga program ini akan terus berjalan dan membantu Wajib Pajak, sehingga diharapkan semua wajib pajak patuh khususnya di lingkungan Universitas Syiah Kuala.”

Dengan adanya e-Filling dan e-Form juga menjadikan Wajib Pajak lebih mudah melaporkan SPT Tahunan dengan cara mengakses website djponline.pajak.go.id secara mandiri yang dapat dilakukan di mana saja dan kapan saja. Kondisi di tengah pandemi Covid-19 juga membuat orang-orang harus menjaga jarak sehingga Wajib Pajak tidak perlu datang ke kantor pajak.

Acara ini juga turut mengundang Kepala Kanwil DJP Aceh, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Banda Aceh, Kepala Kantor Pelayanan Pajak Pratama Aceh Besar, Kepala Bidang Penyuluhan Pelayanan dan Hubungan Masyarakat serta seluruh penjabat Eselon IV di lingkungan Kanwil DJP.

Setelah acara pembukaan, Rektor USK melakukan pengisian SPT Tahunan didampingi oleh Kepala Kanwil DJP Aceh kemudian selanjutnya civitas akademika pada acara tersebut juga terlihat bersama relawan untuk melaporkan penghasilan mereka diakhir tahun. (Yodi / Perspektif)

Editor : Jannah

 

Categories
Straight News

Ormawa FEB USK Tahun 2021 Resmi Dilantik

Darussalam – Pelantikan Organisasi Mahasiswa (Ormawa) dalam lingkungan Fakultas Ekonomi & Bisnis (FEB) USK tahun 2021 dilangsungkan pada Jumat, (5/3/2021) siang bertempat di Aula FEB USK. Pelantikan ini berlangsung dengan kondusif yang dipimpin oleh Wakil Rektor III USK, Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur, BC dan Dekan FEB USK, Prof. Nasir, S.E,. MBA. Pelantikan juga dilaksanakan dengan menjalankan protokol kesehatan ketat sesuai aturan yang berlaku.

Pelantikan ormawa kali ini diikuti oleh seluruh organisasi mahasiswa yang berada dalam naungan FEB USK. Tercatat pelantikan ini diikuti oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) FEB, Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) FEB, empat Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ), enam Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM), serta enam forum mahasiswa diploma. Acara pelantikan berlangsung khidmat diikuti seluruh ormawa.

Dalam sambutannya, Dekan FEB USK, Prof. Nasir, S.E,. MBA, menyampaikan pesan nasehat kepada setiap pengurus ormawa yang dilantik.

“Di tengah situasi pandemi, semoga tidak menghilangkan semangat dan kreativitas semua ormawa di lingkungan FEB USK. Kami sebagai pemangku kebijakan, pada dasarnya siap mendukung semua kegiatan,” tuturnya.

Arief Ramadhan, selaku ketua BEM FEB USK terpilih tahun 2021 juga menyampaikan harapannya terkait kepengurusan ormawa di lingkungan FEB.

“Semoga kepenguran ormawa bisa amanah, dan tetap menjaga koordinasi. Semoga para ketua dan pengurus dapat bekerja keras menyelesaikan semua program kerjanya di tahun ini,” katanya.

Rangkaian acara ditutup dengan pembacaan Doa, dan foto Bersama seluruh ormawa FEB USK beserta tamu undangan. (Aufar / Perspektif)

Categories
Straight News

Mahasiswa PSDKU Gayo Lues Nyatakan Dukungan Penuh kepada Pasangan Calon 01 Dalam Pemira USK 2021

Deklarasi Dukungan kepada Pasangan Calon 01 Fikrah Aulia – Ikhlasul Amal

Gayo Lues — Pasangan calon Ketua BEM dan Wakil Ketua BEM USK nomor urut 01 Fikrah Aulia – Ikhlasul Amal beserta tim pemenangan bertolak menuju Gayo Lues pada hari pertama Kampanye, Kamis 11 Februari 2021. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka silaturahmi dan menyerap aspirasi dari mahasiswa PSDKU Gayo Lues serta penyampaian gagasan dari paslon. Kunjungan paslon dan tim pemenangan dilakukan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan.

Ketua BEM PSDKU Gayo Lues, Sukran Sujudi, mengatakan bahwasanya kunjungan ini disambut antusias oleh mahasiswa PSDKU Gayo Lues. Dari ketiga pasangan calon hanya paslon nomor urut 01 yang mengkonfirmasi akan berkunjung ke Gayo Lues.

Dalam kunjungan ini Pasangan Calon 01 Pemira BEM USK 2021 dapat mendengar berbagai permasalahan yang selama ini kurang diketahui mahasiswa USK yang berkuliah di Banda Aceh. Paslon mengatakan jika terpilih kedepannya BEM USK akan membersamai seluruh mahasiswa termasuk mahasiswa USK yang berkuliah di Gayo Lues dalam memperjuangkan hak-haknya.

Akhir dari pertemuan ini Mahasiswa PSDKU diwakili oleh ketua BEM menyatakan sikap terkait dukungan penuh kepada pasangan nomor urut 01.

“Saya mewakili mahasiswa PSDKU Gayo Lues mengucapkan berterima kasih karena telah berkunjung, dan kami mendukung penuh pasangan calon 01 dalam Pemira BEM USK 2021. Semoga segala gagasan serta aspirasi yang kami berikan dapat diperjuangkan dengan semestinya,” tutupnya.

Categories
Straight News

Wali Kota Banda Aceh Apresiasi Produk FEB USK Official Brand

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Aminullah Usman memberikan apresiasi kepada para mahasiswa dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Syiah Kuala atas rancangan produk FEB USK Official Brand.

Hal itu disampaikan Aminullah usai menyambut kedatangan Plt. Ketua BEM FEB Edo Widia Irawan, Wakil Ketua BEM FEB Muhammad Zuhdi, Sekertaris Fahmi Farabi, beserta Kepala Bidang (Kabid) Pendidikan Rafi Rinaldi, dan Kabid Kewirausahaan Qamarul Achyar di Pendopo Wali Kota, kawasan Blang Padang, Selasa (9/2).

Dalam sambutannya, Wali Kota menyampaikan untuk menjadi pengusaha harus dimulai dari bisnis yang kecil.

“Jangan berharap menjadi pengusaha besar, tetapi mulailah dengan usaha yang kecil seperti produk yang sudah dibuat pada hari ini,” katanya.

Aminullah menghimbau agar mahasiswa berfikir kritis, setelah lulus kuliah bukan semata-mata berharap menjadi pegawai negeri atau pegawai swasta.

“Tetapi mahasiswa harus berfikir dari dua sisi yaitu; sisi wiraswasta dan sisi usaha mandiri.”

 

“Seperti produk FEB USK Official Brand ini terus dikembangkan. Jadi orang ekonomi harus mampu berpikir dengan cara berbisnis,” ungkapnya.

Mantan Dirut Bank Aceh mencontohkan, seperti Kota Yogyakarta dan Bandung banyak terdapat usaha ekonomi kreatif.

“Saya berharap mahasiswa juga harus bisa kreatif dalam berbisnis seperti itu,” jelasnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua BEM FEB Muhammad Zuhdi mengatakan mahasiswa FEB telah membuat satu program bidang usaha serta merancang produk FEB USK Official Brand.

“Produk pertama FEB USK Official Brand semacam merchandise baju kaos yang berlogo gedung Fakultas Ekonomi dan Bisnis,” katanya.

Lebih lanjut, dia menyampaikan latar belakang pembuatan produk FEB USK Official Brand merupakan ide kreatifitas dari mahasiswa ekonomi melalui produk usaha.

“Kami melihat FEB banyak belajar tentang teori bisnis tapi masih sangat kurang dalam mempraktekkan bisnis, sehingga kami buat kreasi produk tersebut,” tutupnya.

*Rilis dari BEM FEB USK

Categories
Berita Straight News

IBEP Unsyiah Gelar IVE 2020 : IBEP’s Virtual Event dengan Skala Internasional

Dokumentasi : Panitia

International Business Economics Program (IBEP) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah melalui lembaga kemahasiswaannya yaitu International Business Economic Student Club (IBESC) menggelar kegiatan virtual bertajuk “IBEP Virtual Event (IVE)”. IVE 2020 menggabungkan dua rangkaian acara tahunan bergengsi IBEP yaitu Workshop & Meet and Greet IBEP 2020 dan WCRP (World Class Research Program). IVE 2020 dilaksanakan pada Sabtu – Senin, 26 – 28 Desember 2020 secara virtual.

Kegiatan Workshop & Meet and Greet 2020 yang diadakan pada Sabtu, (26 / 12) sejak pukul Sembilan pagi mendapat antusiasme tinggi dari seluruh peserta. Workshop & Meet and Greet 2020 sendiri merupakan acara yang mempertemukan seluruh mahasiswa Kelas Internasional dengan mahasiswa baru program Kelas Internasional di awal masa perkuliahan. Melalui kegiatan ini, maka akan terjalin relasi dan komunikasi yang baik khususnya antara para mahasiswa baru dengan mahasiswa lama program Kelas Internasional. Kegiatan ini juga dibarengi dengan Workshop bertaraf internasional dengan pemateri yang berasal dari London yaitu Mr. John Hopkin. Beliau merupakan seorang profesional yang sukses dengan catatan progresif pencapaian tinggi dalam pengembangan B2B dalam sektor komoditas, transportasi, ritel dan rekreasi, dan pasar keamanan.

Dalam pemaparannya, beliau menjelaskan tentang pentingnya aktualisasi diri terhadap perkembangan zaman saat ini. Menurutnya, sebagai mahasiswa di rumpun ilmu ekonomi, setiap mahasiswa juga harus peka terhadap isu-isu ekonomi terkini. Sementara kegiatan World Class Research Program (WCRP) diadakan pada Minggu – Senin (27 – 28 / 12). WCRP merupakan program yang yang ditujukan kepada seluruh mahasiswaguna menambah wawasan terkait publikasi sitasi ilmiah dan kemampuan dalam melakukan riset. Program ini diharapkan dapat berujung pada peningkatan kualitas civitas akademika yang ada.

Acara bertaraf international ini mengundang beberapa pemateri, antara lain; yaitu Gordon Studebaker yang merupakan seorang Property Assessor di T.A USAID. Beliau membawakan materi terkait peluang pekerjaan di bidang penelitian.  Dari internal FEB, kegiatan ini diisi oleh pemateri yang tidak kalah berkelas. Di antaranya ada Dr. M. Shabri, S.E., M.Ec., dosen kedua terbaik Indonesia dengan 23 riset terbaik Asia. Ia menjelaskan tentang bagaimana pengenalan dan awal mula penelitian yang baik. Kemudian ada Dr. rer. pol. Heru Fahlevi, S.E., M.Sc., yang termasuk dalam 25 peneliti dunia di Hamburg, Jerman. Dr. Heru turut membawakan materi terkait analisa metodologi dan hasil penelitian. Lalu juga ada Dr. Abd. Jamal, S.E., M.Si., yang merupakan wakil dekan bidang akademik di Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah dan juga dosen serta peneliti dengan spesialisasi Ekonomi Regional dan Perkotaan. Dr. Abd. Jamal sendiri menerangkan beberapa materi terkait kajian literature dalam penelitian ilmiah.

Kepala program IBEP, Talbani Farlian, S.E., M.A dalam kata sambutannya menyampaikan beberapa harapannya terkait kegiatan ini.

“Saat ini, program IBEP yang terdiri dari tiga jurusan yaitu Ekonomi Pembangunan, Manajemen, dan Akuntansi. Ini adalah peluang yang bagus untuk berkolaborasi antar program. Saat ini, banyak lulusan dari program IBEP yang sudah sukses berkarir di level terbaik bidang pekerjaannya masing-masing. Ini harus menjadi motivasi bagi seluruh mahasiswa IBEP. Melalui kegiatan ini, semoga seluruh mahasiswa IBEP dapat meningkatkan kemampuannya,” tutupnya.

Editor : Abi Rafdi Nst

Categories
Berita Straight News

LDF Al-Mizan Gelar Islamic Book Fair Edisi ke – 4

Darussalam – Minggu (06/12), Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Al-Mizan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Unsyiah menyelenggarakan  kegiatan tahunannya yaitu Islamic Book Fair (IBF) ke 4 dengan mengusung tema “Today A Reader, Tomorrow A Leader”. Seluruh rangkaian kegiatannya dilakukan secara daring melalui Zoom dan YouTube. Kegiatan ini berlangsung selama tujuh hari yakni dimulai sejak tanggal 6 sampai 12 Desember 2020. Rangkaian acara IBF 4 ini berisi Webinar Kemuslimahan, Bedah Buku Nasional (BBN), serta beberapa perlombaan seperti Ranking 1, Pidato, dan Menulis Essay.

IBF 4 dibuka dengan Webinar Nasional Kemuslimahan dengan tema: New Normal is New Me (Muslimah Kece Anti Insecure) dengan mengundang Farah Qoonita seorang aktivis, pegiat media, dan penulis sebagai pemateri. Pelaksanaan webinar ini berlangsung secara virtual melalui zoom meeting dan diikuti oleh peserta yang berasal dari berbagai daerah. Acara webinar ini dibuka dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an lalu disambung dengan kata sambutan oleh ketua panitia pelaksana yaitu Muhammad Azwar, serta sambutan sekaligus pembukaan resmi oleh Evi Mutia, S.E., M.Si selaku Dosen FEB Unsyiah.

Setelah Webinar Nasional Kemuslimahan dan lomba-lomba lainnya selesai diselenggarakan, akan dilaksanakan Bedah Buku Nasional pada Sabtu (12/12) sebagai penutup rangkaian kegiatan dari IBF 4 ini. Pada kegiatan bedah buku nasional yang mengusung tema: “Ada Apa Denganmu Sekarang” mengundang Dr. Mizaj Iskandar, LC., LLM sebagai pemateri. Ia merupakan seorang pendakwah alumni Universitas Al-Azhar Kairo dan Omdurman Islamic University of Sudan. Bedah buku nasional ini juga melibatkan Alfi Alghazi sebagai penulis dari buku yang akan dibedah yang berjudul “Maaf Tuhan, Aku Hampir Menyerah”.

“Dengan tema ini tentunya diharapkan agar setiap individu bisa meningkatkan semangat dan literasi membaca untuk bisa menjadi agent of change for the better future,” tutur Muhammad Azwar selaku ketua panitia IBF 4.

Dengan berlangsungnya seluruh kegiatan IBF 4 ini, diharapkan agar setiap mahasiswa dapat berpartisipasi di setiap kegiatan sesuai minat dan kemampuan masing-masing dengan tujuan dapat mengasah kemampuan setiap individunya. IBF 4 dapat menjadi salah satu sarana para mahasiswa untuk mengembangkan minat dan kemampuan tersebut.

“Selanjutnya dengan terselenggaranya acara ini diharapkan juga dapat menjadi awal yang baik untuk menumbuhkan niat dan tekad kita dalam membaca, sebagai acuan untuk menjadi  pemimpin bijak dengan wawasan yang luas dimasa yang akan dating, demi terwujudnya “Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghafur,” tutup Azwar. (Dwik & Aufar)

Editor : Abi Rafdi

 

Categories
Berita Straight News

Dukung Inklusi Keuangan, Unsyiah Investment Club dan OJK Aceh Gelar AKSSESKU

Unsyiah Investment Club (UNIC) baru saja  menyelenggarakan kegiatan bertajuk Satukan Aksi Keuangan Inklusif Untuk Indonesia Maju (AKSSESKU), bersama Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Aceh.  Dalam rangkaian kegiatan tersebut, lomba trading saham untuk Masyarakat Aceh dan  Mahasiswa Nasional yang diikuti 70 kampus di seluruh Indonesia telah sukses dilaksanakan setelah para peserta bertanding merebut gelar jawara dari tanggal 2 hingga 27 November 2020. Puncaknya, pada Senin, (30/11) diadakan Webinar nasional dengan tema “Strategi Momentum Pasar Modal dalam Meningkatkan  Pertumbuhan Ekonomi di Era Millenial ditengah Resiko Resesi Global 2020” menjadi penutup dalam kegiatan tersebut.

Dibuka langsung oleh Rektor Universitas Syiah Kuala, Prof. Dr. Ir. Samsul Rizal, M. Eng, ia berharap kegiatan ini menjadi media strategis dalam rangka meningkatkan literasi investasi bagi Masyarakat Aceh, khususnya Mahasiswa Unsyiah.

Setelah rangkaian pembukaan webinar dilaksanakan, webinar yang dipandu oleh Fathurrahman Anwar S.E., MBA pun dilangsungkan dengan menghadirkan tiga pembicara ahli di bidang pasar modal. Hasan Fauzi selaku Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI) menjadi pembicara pertama yang membahas seputar pasar modal ketika resesi akibat pandemi. Selanjutnya Muhammad Touriq selaku Direktur Direktorat Statistik dan Informasi Pasar Modal menjelaskan lebih rinci seputar data-data serta statistik pasar modal ketika pandemi. Terakhir, Frisca Devi Choirina, founder Investor Saham Pemula dan penulis buku Yuk Belajar Saham memberikan insight terkait dunia investasi yang memang sudah seharusnya dilakukan oleh kaum millennial.

Muhammad Rizki Ramadhan atau akrab disapa Madan, selaku ketua umum UNIC berharap ke depannya agar event yang dibuat UNIC lebih terbuka pada semua lapisan serta dengan skala yang lebih besar. Masih menurut Madan, dengan diselenggarakannya acara AKSSESKU ini ia berharap mahasiswa yang telah terlibat pada kegiatan ini akan melek terhadap dunia pasar modal dan memulai investasi sejak dini.

Senada dengan Madan, Duta Ananda Pratama selaku Ketua Panitia juga berharap kegiatan ini meningkatkan literasi keuangan serta memberikan insight terkait ranah dan sistem yang ada di pasar modal.

“Semoga investasi di pasar modal nantinya menjadi gaya hidup bagi seluruh masyarakat Indonesia, bukan hanya masyarakat elit ataupun eksklusif,” yutup Duta dengan penuh harap. (Jamal)

Editor : Abi Rafdi

Categories
Berita Straight News

Dinamika Transformasi Bisnis UMKM dalam Era Pandemi : Be Digital!

Ilustrasi : Muchsal

Hari ini, Senin (30/11), acara tahunan seminar nasional yang diadakan oleh Management Creativity Festival (MCF) kembali digelar. Dengan mengusung tema yang sesuai dengan era kekinian, yaitu “Dinamika dan Transformasi Bisnis UMKM dalam Memanfaatkan Sistem E-Commerce di Era Pandemi”, dengan implementasi pengembangan UMKM di masa sekarang. Kegiatan ini dilangsungkan secara virtual melalui Zoom Meeting dan dimulai sekitar pukul 08.00 WIB. Seminar ini menghadirkan tiga narasumber; yaitu Dr. Wildan, M.Pd selaku Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Provinsi Aceh, Hendy Setiono selaku CEO & Founder Kebab Turki Baba Rafi, dan Yulia A Hamid selaku CEO & Founder Nadhly Venture SDN Bhd. Kegiatan ini dipandu Dr. Iskandarsyah, S.E, M.M selaku moderator.

Kegiatan webinar dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian dibuka dengan kata sambutan oleh ketua umum HMM 2020, Muammar Akram yang mengatakan bahwa pengangkatan tema “Dinamika dan Transformasi Bisnis UMKM dalam Memanfaatkan Sistem E-commerce di Era Pandemi” didasarkan atas banyaknya pelaku UMKM terkena dampak dari Pandemi Covid-19 ini. Setelah itu dilanjutkan dengan kata sambutan oleh Walikota Banda Aceh, H. Aminullah Usman, S.E., Ak., M.M yang mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada Himpunan Mahasiswa Manajemen (HMM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala yang telah melaksanakan MCF 2020 ini.

“Beralih ke online menjadi solusi bagi para pelaku UMKM untuk dapat bertahan pada masa pandemi,” tutur Aminullah.

Kepala Dinas Koperasi & UMKM Aceh yang diwakilkan oleh Radius selaku Konsultan bidang Pemasaran Pusat Layanan Usaha Terpadu UMKM Provinsi Aceh, menyebutkan bahwa perlu terobosan baru agar para pelaku UMKM di Aceh bisa terus berkembang.

“Harus melakukan transformasi digital, agar bisa berjualan di market place,” katanya.

Memang saat ini pemprov Aceh yang bersinergi dengan layanan LinkAja telah menciptakan market place lokal yaitu AcehSale.co.id, yang menyediakan ruang / tempat kepada seluruh pelaku bisnis untuk melaksanakan transaksi kegiatan jual beli kepada konsumen di seluruh Indonesia dengan sistem online. Perlu diketahui sekitar 92% UMKM di Aceh tidak menggunakan internet dalam mendukung berkembangnya proses kegiatan jual beli.

Kemudian dilanjutkan oleh Hendy Setiono yang banyak bercerita mengenai pengalamannya saat berbisnis, serta menegaskan bahwa kata kunci agar dapat melawati masa kritis adalah sinergi dan kolaborasi.

“If you want to go fast, go alone. But, If you want to go far, go together,” tambahnya.

“Sekarang bukan eranya menjadi menjadi Superman, tapi eranya menjadi Avengers. Fokus pada kekuatan masing – masing dan saling menutupi kelemahan agar bisa survive di masa pandemi,” lanjutnya.

Selain itu ia juga menambahkan bahwa target pasar merupakan hal penting dalam berbisnis. Ia juga menyampaikan kepada seluruh anak muda di Indonesia untuk merealisasikan ide atau rancangan bisnis yang ada.

“Ide itu murah, eksekusi yang mahal”, tutupnya.

Selanjutnya disambung oleh pemateri ketiga, Yulia A Hamid yang juga merupakan perempuan asal provinsi Aceh yang kini sukses menjalankan bisnis nya di bidang kosmetik di negeri jiran, Malaysia. Ia menegaskan bahwa research dan menentukan target pasar merupakan hal yang penting dalam berbisnis.

“Tentukan target dan banyak membaca serta memasarkan produk di market place adalah hal yang penting”, tambahnya.

Dengan adanya webinar ini, diharapkan mampu memotivasi anak muda untuk terus berinovasi dan memiliki jiwa entrepreneur serta mampu bertahan di era pandemi ini. Acara seminar nasional ini kemudian ditutup dengan pembacaan pemenang lomba yang diselenggarakan selama hari sabtu dan minggu, serta sesi foto bersama panitia serta peserta acara. (Yasmina, Dhanty Nst)

Editor : Abi Rafdi