DPM USK Sukses Gelar Kegiatan Sekolah Parlemen I dan II

Darussalam – Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) Universitas Syiah Kuala sukses menggelar kegiatan Sekolah Parlemen I dan II. Pelaksanaan Sekolah Parlemen yang diselenggarakan berjalan lancar dan mahasiswa sangat antusias dengan kegiatan tersebut. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 6 dan 9 Desember 2021 melalui via Zoom.

Sekolah Parlemen I mengusung tema “Implementasi Qanun Aceh Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pokok-Pokok Syari’at Islam” pemateri pada kegiatan ini yaitu Drs. H. Alaidin, M.H.( Hakim Tinggi Mahkamah Syar’iyah Aceh) , Jalaluddin, S.H., M.M ( Kepala Satpol PP dan WH Aceh ) , Ahmad Rifqi Nurilmi, S.H., M.kn ( Praktisi Hukum ), kegiatan ini membahas mengenai aspek penting dalam kehidupan masyarakat aceh terutama tentang qanun penerapan syariat islam di aceh.  

Kegiatan Sekolah Parlemen II mengusung tema Membangun Karakter Legislator Muda Terhadap Implementasi Demokrasi Indonesia yang diisi oleh pemateri pertama yaitu Bapak ketua DPD RI (AA LaNyalla Mahmud Mattalitti ) yang membahas tentang independensi dan perlunya amandemen presidensial threshold bahwa masyarakat penentu kebijakan melalui sistem demokrasi. Pemateri selanjutnya Ir. H.T.A. Khalid, M.M. (Komisi IV DPR RI),  Refly Harun, dan Rocky Geurung yang membahas mengenai sistem demokrasi yang ada diindonesia tidak sesuai dengan penerapan yang terjadi di lapangan sehingga butuh pengawasan lebih oleh masyarakat agar sistem demokrasi yang ada di Indonesia dapat berjalan sesuai dengan arahnya.

“Harapan saya dengan adanya kegiatan ini dapat menambah wawasan luas terhadap penerapan Qanun Syariat Islam yang ada diaceh langsung dari pemangku kebijakannya  dan masyarakat dapat lebih mengetahui tentang implementasi demokrasi yang terjadi diindonesia saat ini yang dimana kurangnya rasa kepedulian masyarakat dan mahasiswa terhadap isu yang ada terhadap perubahan konsitusi pemerintahan yang sedang terjadi belakangan ini,” Ujar Muhammad Rizky Ramadhan selaku ketua panitia.

Arfah Syuhada selaku Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa Universitas Syiah Kuala juga mengatakan bahwa webinarSekolah Parlemen ini bermaksud untuk menghasilkan danmerevitalisasi perkaderan dalam dunia legislatif yang manapada masa yang sekarang ini kurang digagas dan dioptimalkandaripada perkaderan eksekutif. Dan juga untuk membentuklegislator yang memiliki pemikiran yang solutif dan inovatifterkait dengan permasalahaan yang menjadi hal urgensi.

(Ana Zakia)