Foto by Yosa

Banda Aceh – Bertempat di Pelataran Stadion H. Dimurthala, Lampineung, kegiatan Saturday Fever yang menjadi acara tahunan UKM Bengkel Seni dan Teater Ekonomi (BESTEK) FEB Unsyiah kembali digelar. Menggaet solois dan kreator lagu Julian Alka serta 10 Band lokal Banda Aceh, Saturday Fever 2019 yang hadir dengan konsep Live music dalam balutan 360°stage sukses disuguhkan dengan ciamik. Kesepuluh band lokal yang ikut andil dalam memeriahkan kegiatan tersebut antara lain Lovandra, Mocca Float, Fourtones, Pouch, Scorsing Dua Semester, Galaxy, Thread Needle, Conceptor, Projecta dan Skena Rusuh.

Pada tahun 1989 awal berdirinya BESTEK, kegiatan tersebut rutin dilaksanakan. Sayangnya, ketika itu Saturday Fever hanyalah kegiatan kecil yang berisi penampilan musik dan digelar di area kampus setiap hari Sabtu. Barulah pada tahun 2017, UKM seni ini  mulai menggarap Saturday Fever menjadi acara tahunan dalam skala besar. Pada edisi perdananya di 2017, pelataran Stadion H Dimurthala jadi tempat penyelenggaraanya, lalu pada 2018 acara Saturday Fever digelar di sekitaran Pantai Lampu’uk. Serta pada 2019 kali ini, kembali digelar di pelataran Stadion H Dimurthala.

Di tahun ketiganya ini, penonton tak hanya dimanjakan oleh live music  saja, namun Live mural atau pertunjukan melukis di atas media dinding, tembok atau permukaan luas yang bersifat permanen juga dipersembahkan oleh Komunitas Akar Imaji. Ditambah lagi, showcase otomotif oleh UKM Economics Otomotif Club (EOC) juga tak luput jadi objek pertunjukkan pada saat itu. Berlangsung pada Sabtu, 30 November 2019 mulai pukul 16:00 hingga 23:00 WIB, kegiatan ini menyuguhkan kesan memorable di akhir bulan November ini.

“Ini merupakan salah satu program kerja tahunan kita, harapannya dengan adanya kegiatan ini musisi dan band lokal bisa lebih dikenal bahkan hingga kancah nasional”, ujar Farras Hidayatullah selaku ketua panitia dalam kegiatan tersebut. (James/Yosa/perspektif)