Pembukaan PIA ke-22 (Foto oleh : Fahmi)

Darussalam – Tepat hari Senin (14/10) di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah telah terselenggaranya sebuah event terbesar dari Himpunan Mahasiswa Akuntansi (HIMAKA) yang ke-22 kalinya yaitu Pekan Ilmiah Akuntansi (PIA) mengusung tema “Accounting in The Crossroad : Business Revolution and The Deterioration of Accounting information”. Menurut Malik, ketua panitia PIA 2019 dirinya melihat adanya keresahan dan kekhawatiran civitas akademika Akuntansi seiring revolusi bisnis dan kemajuan zaman, Akuntansi yang awalnya selalu menjadi acuan awal dalam pengambilan keputusan bisnis, kini tak lagi selalu menjadi faktor utama pengambilan keputusan bisnis. Maka dari itu, melalui PIA XXII ingin mencari tahu bersama sama akan fenomena ini.

Antusias mahasiswa dalam menghadiri pembukaan Pekan Ilmiah Akuntansi XXII ini cukup memadati ruangan yang bersejarah itu, bahkan tak hanya dihadiri mahasiswa namun ketua jurusan Akuntansi Dr. Nadirsyah, S.E., M.Si., Ak.Ca., serta Aminullah Usman SE., Ak., M.M selaku Walikota Banda Aceh sekaligus alumni jurusan akuntansi FEB Unsyiah pun turut hadir memeriahkan kegiatan tersebut dengan memberikan kata sambutannya. Kegiatan tahunan ini pun resmi dibuka oleh Dr. Ir. Alfiansyah Yulianur BC, selaku wakil rektor III Unsyiah.

Kegiatan yang terhitung mulai 14-19 Oktober’19 ini diisi dengan berbagai rangkaian acara menarik yang dapat diikuti oleh mahasiswa maupun siswa/I SMA sederajat. Salah satu rangkaiannya berupa Seminar Internasional yang mengangkat tema “Is Business Revolution Really Distorting The Usefulness of Accounting Information?” yang diisi  oleh Keynote Speaker Syafriadi, S.E, M.Ec, Ph.D yang merupakan Tenaga Pengkaji Bidang Perbendaharaan Kementrian Keuangan. Kemudian pemateri internasional Dr. Rahayu Abdul Rahman dari UiTM perak-malaysia dan pemateri nasional yang dibawakan langsung oleh Drs. M. Jusuf Wibisana, M.Ec sebagai partner PWC Indonesia.

Setelah berlangsungnya Seminar Internasional, akan banyak rangkaian acara lainnya yang dapat menunjang kemampuan mahasiswa maupun siswa yang ikut serta. Begitupun tanggapan ketua umum HIMAKA saat menyampaikan manfaat adanya PIA ini. “Kegiatan ini berasal dari kreatifitas mahasiswa Akuntansi yang ingin mencoba suatu hal yang baru diluar kegiatan akademik. saya harap, dengan diadakannya Pekan Ilmiah Akuntansi ini, dapat meningkatkan kesadaran siswa maupun mahasiswa atas peluang dan tantangan yang di hadapi
dalam bidang ekonomi, khususnya Akuntansi” tutur Umar.

PIA XXII merupakan ajang kolaborasi terbesar dari seluruh mahasiswa dan dosen Akuntansi untuk menciptakan sebuah karya, tambah Muntasir selaku Sekretaris Panitia PIA XXII.

Terakhir, tutur dan doa disampaikan oleh ketua panitia ini agar acaranya berjalan lancar. “Semoga PIA tahun ini memberikan banyak ilmu serta pengalaman kepada para peserta maupun panitia yang ikut berpartisipasi dalam menyukseskan acara ini, guna memberikan manfaat dimasa mendatang” Tutup Abdul Malik Fajri. (Abi, Yosa)