Darussalam — Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) FASTANA TDMRC menggelar Opening Ceremony dan International Seminar U-DARE 4.0 di Auditorium FMIPA Universitas Syiah Kuala, Kamis (15/10/2026).
Tahun ini, U-DARE 4.0 mengusung tema “Facing Climate Change and Hydrometeorological Disaster through Global Resilience: Reflections from Cyclone Senyar.” Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat terhadap perubahan iklim, bencana hidrometeorologi, serta refleksi penanganan siklon senyar.
Rangkaian U-DARE 4.0 diikuti oleh 300 peserta seminar serta 18 tim yang berkompetisi dalam empat cabang lomba, yakni Popular Scientific Papers on Disaster Competition(PSPDC), Disaster Short Movie Competition (DSMC), Disaster Poster Competition (DPC), dan Disaster Futuristic Idea Competition (DFIC). Peserta berasal dari 34 perguruan tinggi, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Seminar internasional ini menghadirkan tiga narasumber utama, yaitu Wali Kota Banda Aceh, Hj. Illiza Sa’aduddin Djamal, S.E; Pakar Kebencanaan USK, Prof. Dr. Ir. Ella Meilianda, S.T., M.T., IPU; serta peneliti kebencanaan internasional, Bessie Kei Yiu Lai. Materi seminar yang dibahas berfokus pada sains di balik siklon senyar dengan kebijakan dan praktik ketangguhan serta kesadaran terhadap bencana hidrometeorologi.
Ketua Panitia U-DARE 4.0, Najma Gina Assyifa, menyampaikan bahwa agenda ini bertujuan mendorong kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometeorologi.
“Tujuan seminar ini adalah agar masyarakat lebih sigap dan aware terhadap dampak bencana, seperti yang pernah terjadi di akhir tahun 2025 lalu,” ujar Najma.
Ketua Umum UKM FASTANA TDMRC, Farhan, berharap forum ini melahirkan terobosan dan solusi baru dalam penanggulangan bencana hidrometeorologi.
“Melalui tema baru U-DARE 4.0, kami berharap lahir inovasi-inovasi konkret yang membantu masyarakat dalam memahami dan menanggulangi dampak siklon,” tutur Farhan.
Melalui kegiatan ini, UKM FASTANA TDMRC berharap seluruh peserta dapat mengaplikasikan wawasan yang diperoleh untuk meningkatkan kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.
Perspektif/ Hafizin dan Rizky
Editor: Syifa Aulia Putri











