Darussalam — Himpunan Mahasiswa Statistika (Himasta) Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Syiah Kuala kembali menghadirkan Statistics Explore 2026, sebuah rangkaian kegiatan yang menjadi wadah bagi mahasiswa, pelajar, akademisi, dan masyarakat untuk memperluas wawasan serta mengembangkan kemampuan di bidang statistika dan analisis data. Tahun ini, Statistics Explore mengangkat tema “Statistical Insights into Environmental Disaster Risks: Leveraging Big Data Analytics to Support Sustainable and Resilient Development.” Tema tersebut menyorot peran statistika dan pemanfaatan Big Data dalam memahami risiko bencana lingkungan. Melalui pendekatan statistik dan analitik data, informasi dapat diolah menjadi dasar yang lebih akurat dalam mendukung upaya mitigasi serta pembangunan yang tangguh dan berkelanjutan.
Rangkaian Statistics Explore 2026 menghadirkan berbagai kegiatan yang memadukan kompetisi, forum ilmiah, dan pengembangan keterampilan di bidang statistika serta analisis data. Beragam kegiatan tersebut dirancang untuk mendorong peserta mengembangkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan kreatif dalam memanfaatkan data dan teknologi untuk memahami persoalan nyata, khususnya terkait risiko bencana dan pembangunan berkelanjutan.
Kegiatan diawali dengan Opening Ceremony Statistics Explore 2026 yang dilaksanakan di Multipurpose Auditorium FMIPA Universitas Syiah Kuala dan disiarkan melalui YouTube. Pembukaan tersebut diisi dengan penampilan Tari Ranup Lampuan oleh Departemen Optimalisasi Sumber Daya Mahasiswa (OSM) Himasta, laporan ketua panitia, serta sambutan dari pimpinan dan tamu undangan.
Salah satu rangkaian utama Statistics Explore 2026 adalah Seminar Nasional yang terbuka untuk umum dan diselenggarakan secara gratis. Mengangkat tema “Evidence-Based Disaster Risk Assessment for Strengthening Mitigation Frameworks and Fostering Sustainable Resilience”, seminar ini menghadirkan Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Aceh, Agus Andria, S.S.T., M.Si., serta Aljikri Yanto, S.T., sebagai pembicara. Melalui pemaparan dan diskusi, peserta diajak memahami bagaimana data dan pendekatan berbasis bukti dapat berperan dalam menilai risiko bencana, memperkuat strategi mitigasi, serta mendukung ketahanan yang berkelanjutan.
Di sisi pengembangan keterampilan, Statistics Explore 2026 menghadirkan Pelatihan Software QGIS dengan topik “Enhancing Disaster Risk Awareness through Statistical Analysis and Data Visualization”. Pelatihan ini menghadirkan Fahmi Aulia, S.T., M.T., sebagai pemateri. Peserta memperoleh pengalaman praktis dalam menggunakan QGIS untuk mengolah dan memvisualisasikan data spasial, khususnya dalam memahami berbagai persoalan yang berkaitan dengan risiko bencana.
Sementara itu, bidang kompetisi menjadi ruang bagi peserta untuk mengembangkan kemampuan dalam pengolahan Big Data, data science, visualisasi data, penyajian informasi berbasis infografis, serta forum ilmiah melalui Student Forum. Berbagai kompetisi tersebut mendorong peserta menghasilkan gagasan dan solusi terhadap permasalahan nyata melalui pendekatan berbasis data, termasuk dalam upaya pengurangan risiko bencana secara berkelanjutan.
Rangkaian Statistics Explore 2026 kemudian ditutup melalui Closing Ceremony sebagai momentum apresiasi atas seluruh proses dan partisipasi peserta. Acara diisi dengan sambutan Ketua Himpunan Mahasiswa Statistika USK, Aditya Arrahman, dan Kepala Departemen Statistika USK, Prof. Dr. Zurnila Marli Kesuma, S.Si., M.Si. Selanjutnya, Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan, Alumni, dan Kemitraan FMIPA USK, Dr. Meutia Faradilla, S.Si., M.Si., Apt., turut menyampaikan sambutan sekaligus menutup rangkaian Statistics Explore 2026 secara resmi.
Melalui penyelenggaraan Statistics Explore 2026, Himasta FMIPA USK terus berupaya menghadirkan ruang bagi generasi muda untuk memahami statistika tidak hanya sebagai ilmu pengolahan data, tetapi juga sebagai bagian dari upaya memahami dan menjawab persoalan di kehidupan nyata. Dengan menghubungkan ilmu, data, dan teknologi, Statistics Explore 2026 diharapkan dapat mendorong peningkatan literasi data serta melahirkan generasi yang mampu mengolah informasi secara kritis dan menghadirkan solusi yang relevan bagi masyarakat dan lingkungan.
Press Release: Shiba Nasywa Zubaira
Editor: Mazaya Kayyisa











