Darussalam – Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Asy-Syifaa’ Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) menyelenggarakan Orientasi Keislaman Assyifa (OKA) ke-34 bagi mahasiswa baru semester satu. Kegiatan yang dilaksanakan pada 1 November 2026 ini bertujuan untuk memperkenalkan nilai-nilai keislaman serta membangun fondasi spiritual mahasiswa dalam menjalani kehidupan akademik dan kemahasiswaan.
OKA ke-34 tahun ini dilaksanakan lewat dua rangkaian kegiatan utama, yakni Pra-OKA dan kegiatan puncak OKA. Sesi Pra-OKA diselenggarakan pada tanggal 24–25 Oktober 2026 dengan pembagian kegiatan terpisah antara Pra-OKA ikhwan dan akhwat.
Kegiatan ini dikemas dalam suasana kebersamaan melalui penyampaian materi keislaman, Focus Group Discussion (FGD), serta pelaksanaan salat tahajud berjamaah. Rangkaian kegiatan tersebut menjadi sarana bagi peserta untuk memperdalam pemahaman keislaman sekaligus membangun interaksi dan ukhuwah antarmahasiswa baru.
Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan acara puncak OKA yang berlangsung pada 31 Oktober hingga 1 November 2026 di Aula Gedung Baru Lantai 3 Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala. Kegiatan puncak ini menghadirkan berbagai rangkaian agenda, mulai dari kajian keislaman, penampilan mini project oleh peserta, hingga sesi simulasi tajhiz mayit.
Praktik simulasi tajhiz mayit menjadi salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus. Melalui sesi ini, peserta diharapkan tidak hanya memperoleh pemahaman secara teoritis, tetapi juga mengenal secara langsung tata cara pengurusan jenazah sesuai tuntunan syariat Islam. Pengetahuan ini menjadi salah satu bekal penting bagi mahasiswa, baik dalam kehidupan bermasyarakat untuk melaksanakan fardhu kifayah maupun dalam menjalankan peran kemanusiaannya kelak.
OKA ke-34 juga memiliki relevansi dengan agenda pembangunan berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Kegiatan ini sejalan dengan SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan ruang pembelajaran nonformal yang mendukung pengembangan pengetahuan, karakter, dan keterampilan mahasiswa. Selain itu, pembinaan calon tenaga kesehatan yang mengintegrasikan kompetensi akademik dengan nilai kemanusiaan dan kesejahteraan spiritual turut memiliki keterkaitan dengan SDG 3 (Kehidupan Sehat dan Sejahtera). Penanaman nilai moral, tanggung jawab, dan kepedulian sosial juga menjadi bagian dari upaya membentuk masyarakat yang berintegritas sebagaimana semangat SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh).
Ketua panitia, Ahmad Yasin, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda orientasi bagi mahasiswa baru, melainkan juga menjadi langkah awal dalam membangun kesadaran akan pentingnya keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan nilai-nilai keislaman.
Melalui penyelenggaraan OKA ke-34, LDF Asy-Syifaa’ FK USK berharap nilai-nilai yang diperoleh selama kegiatan tidak berhenti sebagai pengetahuan semata, melainkan dapat diterapkan dan menjadi bagian dari karakter mahasiswa dalam menjalani kehidupan perkuliahan maupun kehidupan bermasyarakat.
Press Release
Editor: Aliza Riski Aulia











