Darussalam – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Syiah Kuala menggelar kegiatan edukasi bertajuk “Kesadaran Privasi Digital pada Gen Z Pengguna Instagram dalam Membagikan Informasi Pribadi dan Keluarga” di SMKN 5 Telkom Banda Aceh, Selasa, (27/10/2026). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran mengenai pentingnya literasi digital, khususnya dalam mengelola informasi pribadi dan keluarga yang dapat dibagikan di media sosial terutama Instagram.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh kelompok mahasiswa yang terdiri atas Andry Firza, Oktavia Hikma Pasha S, Pocut Nira Sandrina, Saputra Rahmadhani, dan Zalikha Nur Zahra dari Program Studi Ilmu Komunikasi, FISIP USK sebagai pemenuhan tugas mata kuliah Literasi Media di bawah bimbingan dosen pengampu Novi Susilawati, S.I.Kom., M.I.Kom.
Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh maraknya fenomena di Instagram, seperti unggahan foto diam-diam dengan label “cantik” atau “ganteng”, kasus pencurian identitas untuk akun, serta adanya fitur Instagram Add Yours yang menjadi tren di kalangan gen Z.
Kegiatan diawali dengan penayangan video edukasi, pemaparan materi seputar literasi digital, privasi digital, serta jenis informasi pribadi dan keluarga yang harus dijaga. Lalu dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dari peserta kegiatan.
Kegiatan ditutup dengan pengisian Google Form sebagai alat evaluasi yang nantinya akan menjadi indikator pengukuran pemahaman peserta, lalu diakhiri dengan sesi foto bersama.
Salah satu peserta kegiatan, Bunga, mengungkapkan pentingnya sikap selektif dalam membagikan informasi di media sosial demi menjaga keamanan diri dan keluarga.
“Kegiatan hari ini memberi pengetahuan bahwa kita harus menyaring kembali informasi yang dipublikasikan di media sosial demi keamanan,” ujar Bunga.
Hal senada disampaikan oleh Akbar, peserta lainnya, yang merasa materi yang disampaikan sangat bermanfaat untuk kehidupan sehari-hari.
“Edukasi hari ini informatif dan seru. Saya jadi paham pentingnya menjaga informasi privasi diri dan keluarga demi keamanan dan kenyamanan bersama,” ungkap akbar.
Melalui slogan “Saring Sebelum Sharing,” kegiatan ini menjadi pengingat bahwa pengguna media sosial terutama Instagram yang cerdas bukan berarti harus berhenti membagikan momen, melainkan paham akan batasan informasi yang aman untuk dikonsumsi publik.
Press Release
Editor: Cipa











