Darussalam – Nutrifood Indonesia berhasil menyelenggarakan kegiatan Round Table Discussion dengan tema “Staying Stronger and Longer: How HMB Fights Sarcopenia and Supports Healthy Aging” di Nutrihub Aceh, Jum’at (9/10/2026). Kegiatan yang mengundang mahasiswa kedokteran, dokter umum, PPDS dan dokter spesialis ini bertujuan untuk bertukar ilmu pengetahuan terkait masalah yang diangkat.
Acara dibuka dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya sebagai simbol penghormatan terhadap negara. Sambutan resmi sekaligus pembukaan acara disampaikan oleh Dr. Mardi Wu, selaku CEO dari PT Nutrifood Indonesia. Pembukaan acara berisi perkenalan singkat mengenai PT Nutrifood yang memiliki visi menjadi yang terdepan dalam membantu masyarakat hidup sehat dengan pembatasan gula, garam, dan lemak (#BatasiGGL), serta misi untuk menginspirasi gaya hidup bernutrisi (Inspiring a nutritious life) serta mendorong dan menumbuhkan kehidupan yang sehat dan menyenangkan, baik secara fisik maupun mental, melalui produk-produk berkualitas tinggi seperti Tropicana Slim, HiLo, NutriSari, L-Men, Lokalate, dan W’dank.
Hal tersebut mereka tuangkan dengan menyelenggarakan kegiatan Round Table Discussion yang menghadirkan Dr. dr. Rudy Kurniawan, Sp.PD, MM, MARS, Dip.TH, Dip.SN, DCD, FINASIM, FRSPH, IDF-F sebagai narasumber utama untuk membahas konsumsi HMB (beta-hydroxy-beta-methylbutyrate) sebagai suplemen dalam mencegah penyakit sarcopenia dan mendukung healthy aging.
Selain HMB, Dr. Rudy juga memaparkan beberapa zat lain yang mendukung healthy aging, yaitu kreatin, omega-3, peptida kolagen, vitamin D, koenzim Q10, dan resveratrol. Setiap zat memiliki perannya tersendiri, misalnya dalam menambah kekuatan otot, meredam inflamasi, menjaga kesehatan sendi dan tulang, serta mendukung energi sel.
Dr. Rudy juga mengangkat permasalahan dari segi ekonomi masyarakat yang cukup terbatas untuk dapat mengonsumsi suplemen kesehatan yang mengandung HMB, kreatin, omega-3, peptide kolagen dan lainnya. Kemudian, beliau memberikan alternatif konsumsi agar tetap dapat memenuhi zat gizi, seperti tempe dan tahu sebagai makanan dengan protein tinggi yang mudah dijangkau.
“Suplemen adalah pendukung. Perlu diketahui bahwa hal yang harus dipenuhi terlebih dahulu adalah karbohidrat, protein dan gizi lainnya melalui makanan yang dikonsumsi sehari-hari,” ujarnya.
Menanggapi persoalan tersebut, Dr. Mardi juga mengakui bahwa tidak semua produk Nutrifood terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Karena itu, perusahaan berupaya menyediakan pilihan dengan berbagai tingkat harga dan terus melakukan edukasi. Upaya ini ditopang kerja sama dengan institusi pendidikan, tenaga ahli, dosen, dan profesor, serta keterlibatan mahasiswa di pusat riset Nutrifood.
Seiring perkembangan zaman, Dr. Mardi optimistis kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya hidup sehat terus meningkat, sehingga produk dan jasa kesehatan pun semakin berkembang. Namun, perkembangan itu perlu diiringi tanggung jawab. Menurutnya, klaim pada produk harus sesuai ketentuan dan benar-benar memberi manfaat, sementara setiap inovasi baru harus diuji melalui penelitian.
Di penghujung acara, Dr. Mardi berharap semakin banyak generasi muda yang tertarik mendalami bidang kesehatan. “Bidang kesehatan merupakan bidang yang menarik untuk diteliti. Semoga semakin banyak orang yang tertarik untuk mendalaminya, termasuk di berbagai bidang terkait,” pesannya.
Perspektif/ Nurul Fitriani, Raissya Rania Nursaputri
Editor: Aisyah Hidayat











