Straight News

Siapkan Tenaga Medis Tanggap Bencana, TBM FK USK Gelar Mercusuar 2026

×

Siapkan Tenaga Medis Tanggap Bencana, TBM FK USK Gelar Mercusuar 2026

Sebarkan artikel ini
By Tatia

Darussalam – Tim Bantuan Medis (TBM) Fakultas Kedokteran Universitas Syiah Kuala (FK USK) mengadakan kegiatan TBM Mercusuar 2026 untuk mempersiapkan tenaga medis yang tanggap dan mampu dalam menghadapi kesiapsiagaan bencana. Mengangkat tema “Gempa Bumi”, kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (13/9/2026) di kawasan FK USK.

Rangkaian kegiatan TBM Mercusuar diawali dengan pembukaan oleh MC dan kata sambutan dari Direktur TBM FK USK, Muhammad Fathir. Dilanjutkan dengan persiapan lokasi pelaksanaan simulasi dan korban yang akan berperan dalam proses evakuasi dan tindakan medis. TBM Mercusuar berfokus pada elemen utama seperti simulasi penyelamatan, mulai dari proses penanganan korban hingga seluruh rangkaian simulasi selesai dilakukan. Kegiatan ini diikuti langsung oleh mahasiswa kedokteran yang tergabung dalam TBM USK yang berperan sebagai beberapa tim commander terpisah sesuai fungsi masing-masing agar simulasi berjalan dengan terorganisir.

Sebagai salah satu program kerja dari TBM FK USK, TBM Mercusuar merupakan pelatihan bagi mahasiswa kedokteran untuk meningkatkan kemampuan medis dalam situasi tanggap bencana. Kegiatan ini diadakan setiap tahun dengan mengusung tema yang berbeda agar mahasiswa dapat lebih adaptif terhadap segala jenis bencana.

Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh kondisi geografis Aceh yang rawan terhadap bencana.

“Beberapa waktu lalu Aceh juga terkena siklon, dan kita juga masih mengingat bencana tsunami pada tahun 2004. Artinya, karena wilayah kita memang termasuk daerah yang rawan bencana, kita sebagai masyarakat daerah, terutama mahasiswa, harus memiliki kesadaran yang tinggi tentang bagaimana menangani dan bagaimana bersikap ketika bencana terjadi,” ujar Direktur TBM FK USK.

Selain itu, Ketua Panitia, Muhammad Asyura, juga turut menyampaikan bahwa TBM Mercusuar menggabungkan beberapa bidang keilmuan yang akan menjadi fondasi bagi mahasiswa kedokteran untuk diaplikasikan dalam dunia kerja.

“Intinya memang untuk memberikan bekal pengetahuan dan pengalaman, khususnya dalam menghadapi situasi kebencanaan. Mungkin ada anggota yang belum mendapatkan materi tertentu sebelumnya, tetapi melalui kegiatan ini mereka sudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman lebih awal,” tambahnya.

Melalui kegiatan TBM Mercusuar, panitia berharap kegiatan simulasi bencana ini dapat memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa kedokteran agar siap dalam menghadapi segala jenis bencana yang mungkin akan terjadi di masa depan..

Penulis: Tatia Salsabila dan Nurul Fitriani

Editor: Intan Dwi Yanti

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *