Universitas Syiah Kuala : Wajibkan Vaksinasi bagi Seluruh Mahasiswa Baru

Desain by : Daffa

Darussalam – Aturan wajib vaksinasi untuk setiap mahasiswa baru Universitas Syiah Kuala (USK) telah diberlalukan oleh pihak kampus agar dapat mengikuti kuliah tatap muka. Atutan baru ini diperkuat dengan dikeluarkannya Surat Edaran Rektor No 2101/UN 11/WA.00.00/2021 tentang kalender akademik pada (5/7/2021).

Dikutip melalui laman https://unsyiah.ac.id/berita/usk-wajibkan-mahasiswa-baru-vaksin-covid-19 ,  Wakil Rektor I Prof.Dr.Ir Marwan menjelaskan bahwa kebijakan vaksin bagi mahasiswa baru ini adalah bentuk persiapan USK dalam menghadapi pembelajaran semester baru. Dimana untuk semester depan mahasiswa baru diwajibkan untuk melakukan vaksin karena akan ada kegiatan perkuliahan secara luring. Vaksinasi dapat dilakukan di mana saja dan untuk sertifikat yang di-upload boleh vaksin yang pertama atau kedua.

Setelah mahasiswa USK melakukan vaksinasi, diharapkan untuk segera meng-upload sertifikat atau surat bukti telah melakukan vaksin saat melakukan pengsisan KRS (Kartu Rencana Studi) online pada laman https:/krsonline.Unsyiah.ac.id/. Menurut kalender Akademik USK tahun 2021/2022 pengisian KRS online dimulai sejak tanggal 20 Juli sampai dengan 5 Agustus 2021. Selanjutnya, bagi mahasiswa yang terkendala untuk melakukann vaksinasi dikarenakan alasan kesehatan dapat menyertakan surat keterangan dari puskesmas atau RSP USK.

Sampai hari ini (7/5/2021) USK belum mengeluarkan aturan wajib vaksin bagi mahasiswa lama. Namun, Prof.Dr.Ir Marwan menjelaskan bahwa USK juga segera mengeluarkan aturan wajib vaksin bagi mahasiswa lama. Mengingat sebagian mahasiswa lama melakukan aktivitas di kawasan kampus seperti penelitian maupun kegiatan organisasi kampus.

Beberapa mahasiswa USK pun turut memberikan pendapat mereka terkait kebijakan baru wajib vaksinasi oleh USK

“Menurut saya dengan kebijakan vaksinasi ini tepat dilakukan karena sebagai langkah yang tepat agar mencegah penularan Covid-19 yang masih tinggi penularannya, saya sendiri sudah melakukan vaksin di puskesmas sebelum dikeluarkan kebijakan mengenai wajib vaksin oleh pihak kampus,” Ujar Fajar Hidayat mahasiswa Ekonomi Pembangun angkatan 2020.

Selain itu, masih banyak mahasiswa yang bimbang untuk segara melakukan vaksinasi, banyak faktor yang menjadi keresahan para mahasiswa, seperti khawatir akan adanya efek samping yang ditimbulkan dari vaksin tersebut.

“Kalau dari saya sendiri sebenarnya masih bimbang dengan adanya kebijakan tersebut, orang tua saya pun belum mengizinkan untuk divaksin karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Banyak berita yang beredar setelah vaksin akan timbul beberapa efek samping, seperti yang pernah kita dengar di berita bahwa ada yang setelah di vaksin mengalami lumpuh, ” Jelas Alief Nugraha mahasiswa baru Ekonomi Akuntansi 2021.

“untuk saat ini, saya masih bingung dengan kebijakan tersebut. Kebijakan ini masih dikeluarkan untuk mahasiswa baru sedangkan untuk mahasiswa lama belum dikeluarkan, tetapi menurut kabar yang ada kita (mahasiswa lama) akan diwajibkan juga. Sampai saat ini, saya belum melakukan vaksin karena masih  bingung dan takut dengan dampaknya, di daerah saya tinggal vaksin juga masih jarang dilakukan, ”Ujar Diva Tricahya mahasiswi Ekonomi Pembangunan 2019.

Sebagai warga negara Indonesia tentunya kita ingin merasakan rasa aman melakukan aktivitas seperti sediakala. Salah satu usaha yang dapat kita lakukan dengan mendukung program vaksinasi dan mempersiapkan hal yang penting dilakukan sebelum dan setelah vaksinasi Covid-19. Tak lupa juga berdoa untuk hasil yang terbaik. (Pm)