Darussalam — Komisi Pemilihan Raya (KPR) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala (FEB USK) terus melanjutkan tahapan Pemilihan Raya (Pemira) 2026. Rangkaian kegiatan telah berjalan mulai dari pembukaan pendaftaran calon Ketua dan Wakil Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM), seleksi administrasi, hingga pelaksanaan tes ngaji Al-Qur’an.
KPR menjelaskan bahwa setelah tahap seleksi administrasi, peserta mengikuti tes ngaji sebagai bagian dari proses seleksi. Selanjutnya, tahapan Pemira akan memasuki masa kampanye, sebelum dilaksanakannya fit and proper test yang dijadwalkan pada Rabu, 8 April 2026.
Pelaksanaan tes ngaji Al-Qur’an dilakukan dengan menyesuaikan waktu yang dianggap paling memungkinkan. KPR mempertimbangkan penentuan penguji serta penyesuaian waktu yang strategis agar seluruh peserta dapat mengikuti tahapan tersebut dengan optimal.
Terkait penyesuaian jadwal Pemira, KPR menyampaikan bahwa perubahan timeline dilakukan dengan mempertimbangkan penundaan sebelumnya yang bertepatan dengan cuti bersama Idulfitri. Oleh karena itu, penyesuaian jadwal ditetapkan berdasarkan hasil keputusan forum yang telah disepakati.
Dalam tahapan pencalonan, saat ini terdapat satu pasangan calon Ketua BEM. Sementara itu, calon Ketua Dewan Perwakilan Mahasiswa (DPM) akan ditetapkan melalui sidang struktural DPM.
Untuk calon anggota DPM, jumlah pendaftar tercatat sebanyak 31 orang. Dari jumlah tersebut, sebanyak 26 orang dinyatakan lolos verifikasi berkas. Setelah proses perbaikan administrasi, jumlah keseluruhan calon anggota DPM menjadi 33 orang, termasuk tambahan dari IMADEA dan BISDIG.
KPR juga menjelaskan bahwa perbaikan berkas yang dilakukan oleh sebagian calon umumnya berkaitan dengan kelengkapan administrasi, seperti Kartu Rencana Studi (KRS) serta surat rekomendasi dari ketua Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM).
Sementara itu, tahapan fit and proper test telah dilaksanakan dalam forum KBM pada malam Senin. Untuk pelaksanaan resmi, fit and proper test calon Ketua BEM akan dilaksanakan pada Rabu, 8 April 2026. Adapun untuk calon Ketua DPM akan dilaksanakan melalui sidang beberapa hari setelah tahapan tersebut.
KPR berharap pelaksanaan Pemira FEB USK ke depan dapat berjalan secara cermat dan optimal, dengan timeline yang jelas serta tanpa pengunduran waktu yang berkepanjangan. Selain itu, diharapkan jumlah calon Ketua BEM tidak hanya satu pasangan, sehingga proses Pemira dapat berlangsung lebih partisipatif sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Press Release











