FIPA Hadir Dengan Strategi Baru Dalam Memanfaatkan Bonus Demografi 4.0

Pembukaan Forum Ilmiah Pembangunan 2019. Foto Oleh Farhana Atikah

Darussalam – Senin (21/10) Himpunan Mahasiswa Ekonomi Pembangunan (HIMADIPA) kembali menyelenggarakan salah satu event terbesarnya yaitu Forum Ilmiah Pembangunan atau disingkat dengan FIPA yang berlangsung sejak di Aula Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Kali ini FIPA mengusung tema Strategi Indonesia Dalam Menghadapi bonus Demografi di Tengah Era Revolusi Industri 4.0 Guna Mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Kegiatan yang berlangsung mulai tanggal 21-24 Oktober 2019 ini resmi dibuka oleh Dr.Ir. Alfiansyah Yulianur B.C selaku wakil rektor III Unsyiah  yang juga mendukung penuh atas kegiatan ini. “Usia Produktif sangat mempengaruhi dalam era demografi dibandingkan dengan usia non produktif,dalam menggapai prestasi pun bukan hanya diperlukan dalam bidang akademik akan tetapi diperlukan juga dalam bidang non akademik, melalui kegiatan inilah dipersiapkan generasi muda guna menyukseskan di era emas 2045.” Ujarnya.

FIPA hadir setiap tahunnya dengan beberapa rangkain acara diantaranya Seminar Nasional pada tanggal (22/10), dilanjutkan dengan Debat Ekonomi Nasional, Olimpiade Ekonomi, Expo serta Field Trip yang dapat diikuti oleh mahasiswa maupun siswa/i SMA Sederajat.

Dengan antusiasnya, semua kalangan seperti dosen, mahasiswa, delegasi fakultas serta  pihak kedinasan maupun pihak pemerintah kota pun turut menyukseskan kegiatan ini. Dr. Muhammad Nasir, S.E, M.Si, M.A selaku  Ketua Jurusan Ekonomi Pembangunan  menyampaikan bahwa kegiatan ini sangat penting sebagai penunjang untuk meningkatkan prestasi mahasiswa serta ajang persahabatan antar Universitas. “ untuk ke depan, harapannnya insha Allah akan diwujudkan piala bergilir untuk olimpiade ekonomi nasional” tambah beliau.

Berbeda pada  tahun sebelumnya yang hanya 14 Universitas  ikut berpartisipasi mengikuti debat ekonomi nasional, tahun ini 16 Universitas se-Indonesia pun ikut berpartisipasi untuk memperebutkan juara debat ekonomi nasional.

“Dengan diadakan Forum Ilmiah Pembangunan (FIPA) ini dapat menjadi salah satu wadah para generasi muda kedalam era digitalisasi di tahun 2045.” harap Ridha Mulia selaku ketua panitia.

“Jika tidak di persiapkan dari sekarang takutnya di tahun mendatang akan menjadi bencana bagi kita sendiri dan Semoga FIPA berlanjut di tahun kedepannya serta dapat mengangkat tema sesuai kondisi Indonesia sehingga pemikiran generasi muda dapat disalurkan lebih luas lagi.” Tutup Ridha dengan tangkas. (Ika, Jhn)