Mahasiswa Ekonomi Unsyiah Juara Agam Wakil III & Agam Favorit Duta Wisata Banda Aceh 2014

AGAM INONG BANDA ACEH 2014

Furqan Maudhudy (kiri) & M. Edly Fachrurozzy (kanan) sedang memperlihatkan plakat penghargaan yang diraih pada Malam Penobatan Duta Wisata Banda Aceh 2014 (Arsika/Perspektif)

 

Banda Aceh | Kedua serdadu dari balik layar Perspektif yakni Furqan Maudhudy & Muhammad Edly Fachrurrozy berhasil membanggakan almamater Fakultas Ekonomi dalam bidang seni budaya. Mereka berhasil mendapat gelar bergengsi di ajang “Pemilihan Agam & Inong (Duta Wisata) Kota Banda Aceh 2014 : Everyone is a Tourism Ambassador” pada Malam Penobatan Duta Wisata Banda Aceh 2014 di Aula Gedung Balai Kota Banda Aceh, Sabtu, 22 Maret 2014 lalu. Furqan Maudhudy dinobatkan sebagai Wakil III Agam Duta Wisata Kota Banda Aceh 2014 setelah berhasil melewati berbagai test dan seleksi menuju babak final tersebut.

Mahasiswa IAP (International Accounting Program) Fakultas Ekonomi Unsyiah ini dengan mantap menjawab pertanyaan dari Plh. Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal mengenai kekurangan dari sistem pariwisata Kota Banda Aceh saat ini. “Menurut saya, transportasi dan kebersihan menjadi permasalahan penting yang cukup menghambat perkembangan sektor pariwisata di kota Banda Aceh ini. Semoga ke depan nya pemerintah memiliki jalan keluar agar dapat menunjang peningkatan kunjungan wisatawan ke kota tercinta kita ini.” ungkap Furqan (22/3/2014).

Berbeda dengan Furqan, mantan Pimpinan Umum UKM LPM Perspektif periode 2012-2013, Muhammad Edly Fachrurrozy yang akrab disapa ‘Ojik’. Pemuda kelahiran Medan penggemar olahraga futsal dan sejarah ini berhasil mengalahkan 14 video pasangan pesaingnya dan menyabet gelar “Juara Favorit” dengan memperoleh ‘like’ terbanyak dan views sejumlah lebih dari 1000 views dari video yang diunggah nya di YouTube. Video yang di unggah tersebut berjudul “Wet Wet Gam” & diakui terinspirasi dari serial variety show di YouTube yakni “Jalan–jalan Men”. Video berdurasi 5 menit ini berceritakan tentang promosi wisata budaya, sejarah, dan kuliner kota Banda Aceh. [Mia]