12 Oktober sebagai Hari Sanger Sedunia

Foto: google.com

Darussalam – Istilah sanger tidak terdengar asing bagi masyarakat Aceh. Minuman yang merupakan sajian kopi khas Aceh dengan campuran sedikit gula dan susu ini memiliki cita rasa yang manis dari susu dan wangi kopi yang khas.

Namun tahukan kamu, dibalik minuman yang sering dijumpai di warung kopi ini ternyata punya tanggal peringatannya tersendiri loh. Tanggal 12 Oktober disepakati menjadi peringatan hari sanger sedunia. Pencetusan hari sanger sedunia ini muncul tanpa sengaja, bermula di Twitter. Sekitar pukul 9 malam, 11 Oktober 2013, Fahmi Yunus, sang pencetus, mencuit di akun Twitter-nya. Ia mengajak warga Aceh agar besok hari atau tepatnya tanggal 12 Oktober merayakan Hari Sanger.

Dilansir dari kumparan Saat itu Fahmi tak memikirkan makna tanggal 12 Oktober apakah ada suatu peringatan lain pada tanggal yang sama di belahan dunia lain. “Sederhana sekali, jadi tidak pikir-pikir panjang pemaknaan tanggalnya atau segala macam,” katanya.

Cuitan ini kemudian mendapat antusiasme tinggi daripengguna twitter di Aceh. Mereka pun memulai cuitan serupa dengan menuliskan pagar #internasionalsangerday #sanger day. Namun peringatan hari sanger perdana pada saat itu belum meriah, hanya melalui media sosial saja. Baru pada tahun 2015 perayaan hari kopi sanger dilaksanakan secara meriah di depan Pasar Aceh, Banda Aceh. Karena acara peringatan tersebut, Fahmi Yunus kemudian dijuluki sebagai “ Bapak Sanger”.

Internasional sanger day diharapkan dapat menjadi salah satu bentuk promosi wisata dan kuliner di Aceh terkhusus untuk minuman sanger kepada dunia internasional dan mengangkat sanger sebagai salah satu ikon minuman di Aceh. (PutriA/Perspektif)

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.