Foto by Panitia IBF

Darussalam – Islamic Book Fair  (IBF) kembali diselenggarakan oleh UKM LDF AL – Mizan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah. Tahun ini merupakan tahun ketiga kegiatan ini dilaksanakan yang mana berlangsung selama tiga hari yakni dimulai sejak tanggal 8 sampai 10 November 2019 dengan mengangkat tema “ Increasing the Spirit Literation of Islam”.

Berbagai rangkaian acara yang tersusun sejak hari pertama ,yaitu seminar nasioanal yang menghadirkan inspirator muslimah sekaligus penulis buku.  Dwi Nur Aisyah namanya,  salah satu karya tulis yang kini dikenal dengan judul  Salihah Mom’s Diary. Kemudian di hari berikutnya diadakan  lomba rangking satu dan sebagai penutupan acara, IBF juga mengadakan kegiatan  bedah buku nasional dimana mereka membedah isi buku yang berjudul “untukmu yang rindu perubahan “ karya Ustad Edgar Hamas. Maksud dan tujuan memebedah buku disini ialah agar pembaca dapat memahami  dan memilah setiap kata yang dituliskan.

Di acara IBF ini juga tersedia bazar buku yang merupakan kerja sama dari beberapa toko buku yang ada di Banda Aceh. Buku-buku tersebut di bazarkan dengan berbagai judul dari seluruh toko yang berkerja sama. Mereka juga menyediakan pree oder (PO)  bagi yang ingin membeli buku “ untukmu yang rindu perubahan”.

Eko Waluyo selaku ketua panitia IBF tahun ini berharap kegiatan ini dapat meningkatkan minat literasi terhadap buku, khususnya kepada kalangan mahasiswa. Menurut Eko, minat membaca buku di Aceh bagi kalangan mahasiswa  sangat kurang maka dengan adanya kegiatan ini dapat menambah minat untuk membaca.

M.Haris Asrari pun turut menyampaikan harapan sebagai Ketua Umum  UKM LDF AL – Mizan FEB Unsyiah dengan terselenggaranya IBF tahun ini dapat kembali terselenggara di tahun depan dan menjadikan pembelajaran untuk acara IBF selanjutnya . Ia pun menyampaikan bahwa acara IBF tahun ini berjalan dengan lancar dan sukses. (Cyn/Nur/Perspektif)