Sri Mulyani Singgung Pandemi Munculkan Sisi Terburuk Manusia

Gambar : Google.com

Darussalam – Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebutkan bahwa pandemi ini memunculkan sisi terburuk kemanusiaan. Hal ini dibuktikan dengan masih saja ada pihak yang melakukan tindakan korupsi dan menggunakannya untuk keuntungan pribadi dengan memanfaatkan situasi pandemi Covid19 ini.

Seperti halnya beberapa bulan yang lalu, adanya berita viral mengenai korupsi bansos yang dilakukan oleh Menteri Sosial Juliari Peter. Hal ini membuat masyarakat geram akan perlakuan oknum-oknum pejabat yang melakukan tindak korupsi di situasi seperti ini. Bagaimana tidak, tak sedikit jumlah nominal yang dikorupsikan padahal situasi pandemi cukup membuat perekonomian Indonesia mengalami penurunan. Apalagi bansos ditujukan kepada masyarakat yang mengalami terdampak pandemi sehingga tidak bisa memenuhi kebutuhan hidupnya.

Namun di satu sisi, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengatakan bahwa pandemi ini juga memunculkan sisi terbaik kemanusiaan. Salah satunya dengan kegiatan penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan. “Luar biasa orang Indonesia sikap toleransinya, ini yang patut dijaga dan disyukuri. Modal sosial bisa hilang atau rusak kalau setiap hari diisi dengan racun buruk,” ucap Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Kondisi pandemi juga membuat masyarakat sadar untuk saling tolong menolong. Bendahara negara mengaku melihat banyak aksi dan inisiatif kemanusian positif yang menginspirasi ketika pandemi menekan sebagian perekonomian masyarakat. Berbagai aksi tersebut dilakukan oleh masyarakat dengan berbagai cara di antaranya menggalang dana, menyediakan sembako di depan rumah, dan banyak lainnya.

Tak hanya pemerintah saja, masyarakat juga dapat berkontribusi dengan ikut membantu orang-orang yang terkena imbas pandemi. Dalam hal ini, kita dihimbau untuk meminimalisir munculnya sisi terburuk wajah kemanusiaan. Dengan kita membantu masyarakat sekitar, mereka dapat kembali bahagia dan tetap semangat dalam menjalani kehidupan di situasi seperti ini.

Dan diharapkan sifat-sifat kemanusiaan seperti ini akan terus melekat dalam diri kita sampai kapan pun. Ketika banyak kegiatan positif yang dapat dilakukan, mengapa harus memunculkan sisi-sisi terburuk dari diri sendiri, karena setiap manusia diberikan pilihan untuk menjadi lebih baik. (Perspektif/ Rena )

Sumber : CNN Indonesia

Comments are closed, but trackbacks and pingbacks are open.